Meskipun secara resmi operasionalnya masih berstatus tutup sejak 6 Agustus 2025, antusiasme masyarakat buat main ke Bandung Zoo ternyata nggak ada lawan.
Pada momen libur tahun baru, Jumat (2/1/2026), destinasi ikonik di Kota Kembang ini terpantau dipadati pengunjung yang penasaran.
Walaupun gate pintu masuk utama masih terkunci rapat, warga nggak kehilangan akal dengan masuk melalui akses pintu keluar demi bisa melihat satwa dari dekat.
Persoalan internal manajemen memang sempat bikin kebun binatang ini vakum dari kunjungan umum demi menjaga kesejahteraan satwa.
Tapi, kekuatan media sosial memang luar biasa; beredar kabar di TikTok bahwa kawasan ini bisa diakses sebagai ruang terbuka hijau.
Alhasil, antrean pengunjung pun mengular sampai petugas harus turun tangan mengatur arus keluar-masuk yang jadi satu jalur.
Serunya Piknik Sambil Donasi Pakan Satwa Seikhlasnya
Kandangan primata, terutama monyet Si Amang, jadi pusat perhatian paling pecah karena tingkah laku mereka yang atraktif.
Pengunjung yang didominasi keluarga dan mahasiswa tampak asyik mengabadikan momen pakai ponsel pintar mereka saat para primata bergelantungan.
Nggak cuma itu, area kandang singa, harimau, dan jerapah juga tetap jadi spot favorit buat foto-foto sambil menggelar karpet buat makan bareng keluarga.
Menariknya, banyak pengunjung yang datang nggak cuma buat refreshing, tapi juga membawa “buah tangan” berupa donasi pakan.
Sebagaimana tren yang viral, warga membawa kangkung, wortel, hingga uang tunai untuk dimasukkan ke kotak donasi.
Meskipun tautan donasi resmi sudah ditutup karena adanya bantuan dari kementerian, kepedulian warga secara langsung tetap mengalir deras sebagai bentuk support moral buat keberlangsungan hidup para satwa.
Suara Hati Warga: Bandung Zoo Harus Tetap Eksis di Tengah Kota
Salah satu pengunjung, Agus (46), yang datang dari wilayah Cikutra, mengungkapkan bahwa Bandung Zoo punya nilai sejarah yang mendalam buat warga lokal.
Baginya, tempat ini bukan sekadar kebun binatang, tapi lokasi edukasi paling dekat sejak ia masih kecil.
Agus berharap siapa pun pengelolanya nanti, lokasi Bandung Zoo jangan pernah dipindah karena sudah menjadi memori kolektif warga Bandung dari generasi ke generasi.
Sentimen serupa juga datang dari pengunjung muda seperti Tedi (28) yang merasa prihatin melihat kondisi beberapa satwa yang tampak kurang fit.
Meskipun antusiasme tinggi, wajah Bandung Zoo saat ini memang terlihat butuh perhatian lebih agar bisa kembali normal seperti dulu.
Harapan besar tertuju pada Pemerintah Kota Bandung untuk segera memberikan kepastian terkait pengelolaan yang sah agar fasilitas edukasi wisata ini bisa pulih total.
Penjelasan Pengelola Soal Status Ruang Terbuka Hijau
Pihak pengelola melalui Kurator Satwa Bandung Zoo, Rohman, memberikan klarifikasi bahwa secara regulasi mereka sebenarnya masih menutup kunjungan.
Namun, desakan masyarakat yang berbondong-bondong datang sejak hari Kamis membuat pengelola harus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Dishub.
Akhirnya, kawasan dibuka terbatas dengan narasi sebagai ruang terbuka hijau agar masyarakat bisa tetap masuk secara tertib.
Rohman juga mengimbau agar pengunjung tidak memberikan pakan secara langsung ke kandang demi kesehatan satwa.
Semua pakan yang dibawa pengunjung dikumpulkan di pintu masuk untuk diperiksa oleh dokter hewan sebelum diberikan sesuai porsi.
Hingga kini, pihak pengelola masih menunggu keputusan resmi dari Pemerintah Kota Bandung mengenai masa depan operasional penuh kebun binatang legendaris ini.
Statement:
Rohman, Kurator Satwa Bandung Zoo
“Sebetulnya di IG beberapa hari lalu sudah disampaikan bahwa kita tutup untuk kunjungan. Tapi masyarakat datang berbondong-bondong, mereka menyampaikan di TikTok Pak Wali sudah menyampaikan buka sebagai ruang terbuka hijau. Akhirnya kami dengan berat hati koordinasi dengan kepolisian dan Dishub. Statusnya tetap tutup, tapi ketika pengunjung menyampaikan bisa dikunjungi sebagai ruang terbuka hijau, ya akhirnya kita buka.”
3 Poin Penting:
-
Antusiasme Tinggi: Meski status operasional masih tutup, ribuan warga tetap mendatangi Bandung Zoo dengan memanfaatkan akses pintu keluar sebagai jalur masuk.
-
Gerakan Donasi: Pengunjung berinisiatif memberikan donasi pakan berupa sayuran dan uang tunai secara langsung sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan satwa.
-
Status Ketidakpastian: Pengelola masih menunggu keputusan final dari Pemerintah Kota Bandung terkait kepastian manajemen agar kebun binatang bisa beroperasi normal kembali.

![Pantai Ora Maluku [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/68d3a7625e9d7-keindahan-pantai-ora-maluku_bali.jpg-300x169.webp)
![wisata sukabumi [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/1671867685_63a6ad2527f1c_3mkjumMlEEhWOOie3qmz-300x169.jpg)
