Waduh! Ternyata Depok Duduk di Atas Sesar Aktif Tersembunyi, Potensi Gempa 6,9 SR

Minggu, 7 Desember 2025

Gempa Depok (BMKG)

Guys, tahu gak sih kalau Kota Depok yang padat penduduk itu ternyata duduk di atas struktur geologi yang lumayan serem? Namanya Depok blind thrust.

Ini adalah bagian kecil dan tersembunyi dari sistem sesar aktif yang lebih gede, yaitu West Java back-arc thrust. Secara gampang, ini adalah patahan naik yang enggak muncul ke permukaan, alias tersembunyi di bawah tanah.

Blind thrust ini lokasinya ada di sisi selatan Jakarta, dan menurut peneliti, lipatan-lipatan yang kita lihat di permukaan Depok kemungkinan besar terbentuk karena aktivitas sesar ini.

Kebetulan banget, Depok memang jadi wilayah yang sering disorot soal isu bencana.

Bergerak 3,2 mm per Tahun dan Melintasi Area UI

Peneliti Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Sonny Aribowo, menjelaskan pentingnya aware dengan sesar ini. Hasil kajian menunjukkan bahwa Depok blind thrust ini aktif, artinya setidaknya bergerak sekali dalam 11.000 tahun.

Menurut Sonny, penelitian terakhir juga menyebutkan bahwa sesar di sisi selatan Jakarta ini bergerak dengan kecepatan 3,2 mm per tahun. Enggak terlalu cepat sih gerakannya, tapi yang perlu diwaspadai adalah bentangannya.

Sesar ini diperkirakan membentang dari kawasan Universitas Indonesia (UI) ke arah barat Depok, hingga mendekati Sungai Cisadane.

Potensi 6,9 SR dan Gak Akan Terjadi dalam Waktu Dekat

Dengan panjang sekitar 25 kilometer, Depok blind thrust ini disinyalir punya potensi memicu gempa hingga magnitudo 6,9. Angka ini memang masih tentatif (sementara) karena masih dihitung berdasarkan panjang segmennya.

Tapi tetep aja bikin deg-degan, ya.

Untungnya, buat warga Depok, potensi gempa diperkirakan tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Walaupun sesar ini aktif, gempa enggak terjadi setiap hari. Setiap jenis gempa punya periodenya tersendiri, bisa 100 tahun, 1.000 tahun, atau bahkan 5.000 tahun sekali.

Mitigasi Simpel di Rumah: Kuatkan Bangunan dan Edukasi

Secara rekam jejak, Depok blind thrust memang belum pernah terbukti bereaksi dan menyebabkan gempa.

Meskipun ada catatan gempa besar di sekitar Jakarta pada tahun 1699, 1780, dan 1834 yang pernah dikaitkan dengan patahan aktif, penyebab pastinya enggak bisa dipastikan.

Nah, daripada panik, mitigasi itu penting banget. Sonny menekankan bahwa langkah paling sederhana yang bisa kita lakukan adalah memperkuat pengait di seluruh barang yang dipasang di dinding rumah.

Yang paling utama adalah penguatan bangunan karena wilayah Jawa Barat sering mengalami kerusakan parah meski gempa di bawah M 6,0.

Statement:

Sonny Aribowo, Peneliti Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN 

“Kita menamakannya sebagai segmen Depok blind thrust, dari sistem West Java back-arc thrust yaitu sistem yang lebih dikenal banyak orang, kalau segmen ini berada di sisi selatan Jakarta.”

“Kalau sesar aktif biasanya kan yang dia bisa menimbulkan kekerasan karena gempa. Jadi ketika tidak gempa, kita (sebagai warga) tidak bisa merasakan efek apa pun.”

“Oleh karena itu, perlu ketahanan dari bangunan, langkah mitigasi bencana ke anak usia dini dan sekolah biar mereka tertanam bahwa mereka hidup di tanah rawan bencana.”

3 Poin Penting Sesar Depok

  1. Keberadaan Sesar Aktif Tersembunyi: Kota Depok berada di atas struktur geologi aktif bernama Depok blind thrust, yang merupakan segmen dari sistem sesar West Java back-arc thrust. Sesar ini bergerak dengan kecepatan 3,2 mm per tahun.

  2. Potensi Gempa dan Lokasi: Sesar Depok diperkirakan membentang sepanjang 25 kilometer dari kawasan Universitas Indonesia (UI) ke arah barat, dan memiliki potensi memicu gempa hingga magnitudo 6,9 (data masih tentatif).

  3. Langkah Mitigasi Bangunan: Peneliti BRIN menyarankan warga untuk melakukan mitigasi sederhana seperti memperkuat pengait barang di dinding rumah dan mengutamakan ketahanan bangunan, mengingat potensi kerusakan di Jawa Barat meski gempa berkekuatan sedang.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam Terakhir

Sepekan Terakhir