Wahana Musik Indonesia (WAMI) memberikan tanggapan resmi terkait kritik keras dari musisi Ari Lasso mengenai besaran royalti dan dugaan salah transfer.
Dalam pernyataan tertulis di akun Instagram resminya, WAMI menegaskan bahwa perhitungan dan distribusi royalti untuk Ari Lasso sudah dilakukan dengan benar.
Menanggapi keluhan Ari Lasso yang hanya menerima ratusan ribu rupiah dari nominal royalti yang mencapai puluhan juta, WAMI menjelaskan bahwa nominal tersebut bukan merupakan total keseluruhan royalti.
WAMI Akui Ada Kesalahan Teknis
WAMI mengakui adanya kesalahan teknis berupa salah kirim email laporan kepada Ari Lasso, namun kesalahan tersebut langsung diperbaiki. Pihak WAMI pun telah mengirimkan klarifikasi resmi dan penjelasan detail kepada Ari Lasso melalui surat.
Sebagai bentuk transparansi, WAMI menyatakan bahwa laporan keuangan mereka selalu diaudit oleh kantor akuntan publik setiap tahun dan dipublikasikan di media cetak serta situs resmi mereka.
Mereka juga berkomitmen untuk melakukan perbaikan berkelanjutan, termasuk pengetatan prosedur verifikasi dan peningkatan sistem demi memastikan ketepatan dan keamanan distribusi informasi.
Keluhan dari Ari Lasso ini menambah panjang daftar polemik pengelolaan royalti di Indonesia yang melibatkan LMK.
Sesuai dengan UU Hak Cipta dan PP Nomor 56 Tahun 2021, LMK bertugas menghimpun dan mendistribusikan royalti yang dikoordinasikan oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) kepada para musisi.
Kutipan:
WAMI
“Laporan royalti tersebut hanya mencakup periode distribusi Juli 2025 dan bukan keseluruhan royalti yang diterima selama setahun penuh.”


![dmasiv ngga jadi bubar [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/Dmasive-bantah-bubar-Rabu.jpg-300x169.webp)
![lagu resmi piala dunia [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/b0d8eb51-5efe-4471-82d4-a926c407d2aa-300x155.jpg)