Gengs, drama Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) belum selesai nih. Setelah sempat bikin pusing soal utang, sekarang muncul jurus baru dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
Chief Operating Officer, Dony Oskaria, bilang kalau peran Danantara dalam persoalan ini cuma akan fokus di aspek operasional Whoosh.
Katanya, ini udah jadi arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Jadi, urusan kereta ngacir di rel itu tanggung jawab Danantara. Keren ya, kayak lepas tangan dari urusan dapur.
Dony sih yakin banget kalau solusi ini super positif, katanya bakal bikin layanan Whoosh lebih optimal, ujung-ujungnya perekonomian nasional ikutan naik.
Tapi, ternyata utang yang membelit moda transportasi ini emang bikin gerah. Makanya, Presiden ngasih tugas ke Kementerian dan Danantara buat ngeberesin.
Dony bilang, porsi Danantara jelas di operasional, sementara porsi Pemerintah udah pasti urusan infrastruktur. Semoga operasionalnya gak ikutan pusing kayak utangnya, ya!
Utang Disulap Jadi Cicilan 60 Tahun dan Subsidi PSO
Nah, ini dia bagian yang paling seru. Selain urusan operasional, Danantara juga bocorin kalau Indonesia dan China udah sepakat buat Restrukturisasi Utang KCJB alias Whoosh sampai 60 tahun!
Bayangin, nyicil utang sampai dua generasi!
Dony optimistis negosiasi ini bakal selesai tahun ini juga, karena katanya gak rumit, toh EBITDA PT KCIC sudah positif. Tinggal masalah cicilan aja yang perlu diutak-atik.
Di sisi lain, CEO Danantara, Rosan Roeslani, nyebut ada angin segar lagi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah rencananya bakal menerapkan Subsidi PSO Kereta Cepat (Public Service Obligation) buat operasional Whoosh.
FYI, Whoosh itu gak dapat subsidi PSO kayak moda transportasi lain. Rosan bilang, udah sesuai Undang-Undang kalau prasarana dan mass transportation itu tanggung jawab Pemerintah.
Jadi, fix, Pemerintah hadir buat nanggung beban operasional Whoosh. Asal jangan sampai jadi beban APBN forever, ya!
Nego Utang ke China: Bunga, Mata Uang, dan Gak Ragu-Ragu
Urusan nego ke China buat Jangka Waktu Pinjaman gak cuma soal tenor 60 tahun, loh. Dony bilang tim negosiasi yang melibatkan Pemerintah dan KCIC bakal terbang lagi buat ngediskusiin term-term pinjaman lain.
Poin negosiasinya meliputi suku bunga, dan yang paling penting: mata uang yang bakal dipakai buat pembayaran. Ribet juga ya, kayak milih paket skincare!
Enaknya, Presiden Prabowo udah ngasih jaminan keras: masyarakat gak perlu khawatir soal utang Whoosh. Negara punya kemampuan buat bayar cicilan utang proyek yang nilainya mencapai USD7,27 miliar (setara Rp117,3 triliun) itu.
Presiden bilang, uang yang seharusnya buat koruptor udah dihemat, jadi duit buat rakyat bakal banyak. Pokoknya nggak masalah, katanya, karena manfaatnya udah banyak, mulai dari ngurangin macet, polusi, sampai transfer teknologi. Sip deh, tinggal tunggu janji Utang Whoosh Selesai 2025!
Statement:
Dony Oskaria, Chief Operating Officer Danantara
“Itu kan masalah yang menurut saya yang enggak terlalu sulit sebenarnya secara korporasi. Karena secara korporasi kan perusahaannya EBITDA positif. Tinggal masalah cicilannya mau gimana, kan itu aja. Jadi enggak rumit dan pasti akan kita selesaikan.”
3 Poin Penting Kereta Cepat Whoosh dan Danantara
-
Fokus Operasional Danantara: BPI Danantara bertanggung jawab penuh pada aspek operasional Whoosh sesuai arahan Presiden, sementara infrastruktur menjadi porsi Pemerintah.
-
Restrukturisasi dan Subsidi PSO: Utang Whoosh akan direstrukturisasi hingga 60 tahun dengan pihak China, dan Pemerintah berencana menerapkan Subsidi PSO untuk menanggung beban operasional kereta cepat.
-
Utang Diselesaikan Tahun Ini: Danantara menargetkan negosiasi restrukturisasi utang dengan China (meliputi tenor, suku bunga, dan mata uang) dapat selesai pada tahun 2025 karena perusahaan pengelola (KCIC) sudah memiliki EBITDA positif.

![Ketua Ombudsman RI [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/PENANGKAPAN-KEJAGUNG-Ketua-Ombudsman-RI-Hery-Susanto-ditangkap-860x484-1-300x169.webp)

![Satpol PP [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/28082024121157_0-300x200.jpeg)