Search

Debat GOAT Berakhir? Eks Bintang Real Madrid Pilih Messi Ketimbang Ronaldo

Kamis, 5 Februari 2026

CR7 dan Messi (AFP)

Dunia sepak bola memang nggak pernah sepi dari perdebatan siapa yang paling layak menyandang gelar Greatest of All Time alias GOAT antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Baru-baru ini, mantan bek tangguh Real Madrid, Ezequiel Garay, ikut buka suara dan memberikan pilihan yang cukup mengejutkan. Meski pernah berbagi ruang ganti dengan Ronaldo di Santiago Bernabeu, Garay ternyata lebih condong menjatuhkan pilihannya kepada sang rival, Lionel Messi.

Pengakuan ini bukan sekadar omong kosong belaka, karena Garay adalah satu dari sedikit pemain beruntung yang pernah merasakan magis kedua megabintang tersebut secara langsung. Ia mencatatkan pengalaman bermain bersama Ronaldo di level klub dan Messi di level internasional.

Perbandingan yang dibuatnya lahir dari pengamatan mendalam selama bertahun-tahun merumput di lapangan hijau bersama kedua fenomena sepak bola dunia tersebut.

Memori di Madrid dan Chemistry Bareng CR7

Menilik ke belakang, Ezequiel Garay sempat membela panji Los Blancos pada musim 2009-2010 dan 2010-2011. Dalam kurun waktu dua musim itu, ia tercatat tampil bersama Cristiano Ronaldo sebanyak 23 kali di berbagai ajang bergengsi.

Kolaborasi mereka di lapangan terbilang cukup sukses dengan raihan satu trofi yang berhasil dibawa pulang ke lemari juara Real Madrid, membuktikan betapa dominannya Ronaldo sejak awal kedatangannya di Spanyol.

Meski mengakui kehebatan Ronaldo yang luar biasa dalam urusan fisik dan produktivitas gol, Garay tampaknya memiliki penilaian tersendiri yang membuatnya tidak memilih rekan setimnya di Madrid tersebut.

Pengalaman bermain bersama Ronaldo memang memberinya perspektif tentang kerja keras dan ambisi besar sang bintang Portugal, namun hal itu belum cukup untuk menggeser posisi Messi di mata pemain yang juga pernah membela Benfica ini.

Duet Maut Bareng La Pulga di Timnas Argentina

Beralih ke kancah internasional, hubungan Garay dengan Lionel Messi ternyata jauh lebih dalam dan emosional. Ia tercatat telah tampil bersama Messi sebanyak 41 kali, mulai dari level kelompok umur hingga tim nasional senior Argentina.

Kedekatan ini memberikan Garay kesempatan emas untuk melihat langsung bagaimana Messi mampu mengubah jalannya pertandingan hanya dengan satu sentuhan jenius yang sering kali dianggap tidak masuk akal oleh akal sehat.

Kesuksesan Garay saat bermain bersama Messi juga tergolong lebih mentereng jika dilihat dari koleksi trofi. Keduanya sukses mengawinkan dua gelar bergengsi untuk negara mereka, yakni menjuarai Piala Dunia U-20 tahun 2005 dan menyabet medali emas di Olimpiade Beijing 2008.

Rentetan sejarah manis dan chemistry yang kuat di lapangan inilah yang tampaknya memperkuat keyakinan Garay bahwa Messi memiliki kelebihan yang sulit ditandingi oleh siapa pun.

Keputusan Final Sang Bek Tangguh

Setelah merasakan sensasi bermain bareng dua pemain terbaik sejagat, Garay akhirnya memantapkan hatinya pada sosok La Pulga. Keputusan ini didasari oleh pemahamannya yang mendalam terhadap karakteristik permainan kedua GOAT tersebut.

Baginya, Messi memiliki sisi magis yang unik yang menempatkannya satu tingkat di atas pemain lain, termasuk Ronaldo yang sangat ia hormati secara profesional sebagai mantan rekan setim di Madrid.

Statistik pertemuan dan jumlah gelar yang diraih saat bermain bersama kedua pemain tersebut menjadi bukti konkret yang memperkuat argumen Garay.

Meskipun perdebatan ini bakal terus berlanjut di kalangan fans, testimoni dari pemain yang pernah merasakan bermain di dua kubu seperti Garay memberikan bobot tersendiri dalam sejarah rivalitas abadi ini.

Messi tetap menjadi yang terbaik dalam versi sejarah sepak bola seorang Ezequiel Garay.

Statement:

Ezequiel Garay

“Setelah memiliki kesempatan untuk bermain bersama keduanya, saya selalu ditanya hal yang sama. Bagi saya, Lionel Messi adalah pemain terbaik yang pernah ada. Kemampuannya di lapangan sangat sulit dipercaya.”

3 Poin Penting:

  1. Ezequiel Garay secara resmi memilih Lionel Messi sebagai pemain terbaik (GOAT) mengungguli mantan rekan setimnya di Real Madrid, Cristiano Ronaldo.

  2. Pengalaman bermain Garay bersama Messi lebih banyak (41 laga) dengan raihan dua gelar internasional dibandingkan dengan Ronaldo (23 laga) di level klub.

  3. Garay menilai kualitas permainan Messi memiliki keunikan tersendiri yang sulit ditandingi setelah mengamati kedua pemain dari dekat di lapangan.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan