Search

Minum Air Es Saat Buka Puasa Sih Segar, Tapi Jangan Langsung Hajar!

Rabu, 18 Februari 2026

air es [dok. web]
air es [dok. web]

Momen azan Magrib memang waktu paling krusial buat memuaskan dahaga setelah seharian penuh berjuang melawan lapar dan haus.

Bayangan segelas es teh manis atau air es yang dinginnya maksimal sering kali jadi impian nomor satu yang ingin segera dieksekusi begitu waktu berbuka tiba.

Namun, sebelum kalian langsung “hajar” minuman es sebagai menu pertama, ada baiknya cek fakta dulu biar kesehatan lambung nggak jadi taruhannya selama Ramadan 2026 ini.

Minum air es saat berbuka puasa sebenarnya tidak sepenuhnya dilarang secara medis, tapi sangat tidak disarankan untuk dijadikan asupan pembuka.

Masalahnya, perut kita yang sudah kosong selama 12 hingga 16 jam berada dalam kondisi suhu tubuh yang stabil namun sensitif.

Memasukkan suhu ekstrem dingin secara mendadak bisa memicu respons kejutan pada sistem internal yang berisiko mengganggu kenyamanan ibadah kalian di malam hari.

Risiko Perut Kaget dan Gangguan Kinerja Lambung

Dampak paling nyata yang sering dirasakan adalah perut terasa kaget yang memicu kontraksi otot perut secara mendadak.

Hal ini bisa menyebabkan kram perut atau sensasi kembung yang bikin perut terasa begah dan nggak nyaman saat mau lanjut makan berat atau salat Tarawih.

Suhu dingin yang ekstrem memaksa otot lambung bekerja lebih keras untuk menyesuaikan suhu cairan tersebut agar setara dengan suhu internal tubuh kita.

Selain bikin kembung, air es juga terbukti mampu memperlambat kinerja lambung dalam memproses nutrisi.

Suhu dingin yang masuk ke perut kosong dapat menghambat aktivitas enzim serta produksi asam lambung yang sangat dibutuhkan untuk memulai proses pencernaan awal.

Alih-alih mendapatkan energi dengan cepat, sistem pencernaan kalian justru harus “mengerem” kinerjanya karena sibuk menormalkan suhu dingin yang masuk tadi.

Bahaya bagi Penderita GERD dan Mitos Air Es Bikin Gemuk

Bagi kalian yang punya riwayat penyakit maag atau GERD, minum air es sebagai menu buka puasa adalah ide yang kurang bijak.

Suhu dingin bisa memicu kenaikan asam lambung secara tiba-tiba dan memperparah gejala peradangan pada tenggorokan jika kondisi fisik sedang menurun.

Alih-alih merasa segar, kalian justru berisiko mengalami mual atau perih di ulu hati yang bisa merusak momen kebersamaan buka puasa dengan teman-teman.

Di sisi lain, penting juga untuk meluruskan mitos bahwa air es bisa menyebabkan lemak di perut membeku dan bikin gemuk secara permanen.

Secara ilmiah, air putih nol kalori tidak akan menambah berat badan, namun gangguan kenyamanan perut akibat air es itulah yang jadi masalah utamanya.

Jadi, fokusnya bukan pada risiko obesitas, melainkan pada bagaimana menjaga fungsionalitas organ pencernaan agar tetap produktif selama menjalankan ibadah puasa satu bulan penuh.

Strategi Alternatif Berbuka yang Lebih Sehat dan Nyaman

Solusi paling “sat-set” dan aman bagi tubuh adalah mengawali berbuka dengan air putih hangat atau teh manis hangat dalam suhu ruang.

Air hangat berfungsi untuk menormalkan suhu tubuh secara perlahan serta mengembalikan kadar gula darah tanpa memberikan tekanan mendadak pada dinding lambung.

Setelah suhu tubuh mulai beradaptasi dan lambung terisi sedikit makanan ringan, barulah kalian bisa menyusul dengan minuman dingin jika memang sangat diinginkan.

Dengan strategi ini, kalian tetap bisa menikmati kesegaran es tanpa harus mengorbankan kesehatan jangka panjang.

Memberikan jeda waktu bagi lambung untuk “pemanasan” adalah langkah cerdas bagi anak muda yang ingin tetap tampil prima dan anti-lemas sepanjang bulan suci.

Mari jadikan Ramadan kali ini sebagai ajang untuk lebih peduli pada sinyal yang diberikan tubuh demi kualitas ibadah yang lebih maksimal dan penuh berkah.

3 Poin Penting:

  • Minum air es sebagai menu pertama berbuka puasa berisiko menyebabkan perut kaget, kram otot lambung, dan sensasi kembung yang tidak nyaman.

  • Suhu dingin ekstrem dapat menghambat aktivitas enzim pencernaan dan memperlambat metabolisme tubuh dalam menyerap nutrisi setelah berpuasa.

  • Penderita maag dan GERD sangat disarankan menghindari air es saat berbuka untuk mencegah kambuhnya asam lambung dan iritasi tenggorokan.

[gas/man]

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan