Minggu sore yang seharusnya tenang berubah jadi mencekam di kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi.
Gunungan sampah raksasa di Zona 4 mendadak longsor pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 15.29 WIB, menimbun aktivitas warga dan kendaraan yang ada di bawahnya.
Kejadian ini sontak bikin geger karena skalanya yang masif dan dampaknya yang cukup fatal bagi mereka yang sedang mengais rezeki di sana.
Situasi di lapangan terpantau sangat emosional sekaligus menegangkan saat tim evakuasi mulai menyisir tumpukan material sampah.
Aktivitas di zona tersebut memang sedang padat-padatnya, dengan banyak truk sampah yang mengantre serta warga yang beraktivitas di sekitar warung-warung semipermanen.
Sayangnya, alam berkata lain ketika stabilitas gunungan sampah tersebut mencapai titik jenuh dan runtuh menutupi area di sekitarnya.
Identitas Korban dan Proses Evakuasi Tim SAR

Pihak berwenang bergerak cepat untuk melakukan proses pencarian dan penyelamatan di tengah medan yang sulit dan berbau menyengat.
Berdasarkan laporan terbaru, empat orang dinyatakan meninggal dunia akibat tertimbun material longsoran tersebut.
Tim SAR gabungan terus berupaya mencari kemungkinan adanya korban lain yang masih terjebak di bawah reruntuhan sampah yang sangat dalam dan tidak stabil.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengonfirmasi bahwa identitas para korban tewas telah teridentifikasi.
Mereka adalah Enda Widayanti (25) dan Sumine (60) yang merupakan pemilik warung di lokasi, serta Dedi Sutrisno yang berprofesi sebagai sopir truk sampah.
Kepergian mereka meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan kerja yang setiap hari menggantungkan hidup di “gunung emas” Bekasi tersebut.
Pernyataan Resmi dari Kapolresta Metro Bekasi Kota

Kapolresta Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, turun langsung ke lokasi untuk memantau situasi keamanan dan koordinasi evakuasi.
Beliau menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan semua titik longsor sudah disisir dengan teliti agar tidak ada korban tertinggal.
Pengamanan di sekitar Zona 4 juga diperketat guna mencegah warga mendekat ke area yang masih berpotensi mengalami longsor susulan.
“Saat ini korban yang ditemukan meninggal dunia ada empat orang. Ada beberapa yang lain masih kita cari,” ujar Kusumo saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Pihak kepolisian juga sedang menyelidiki lebih lanjut mengenai pemicu pasti longsornya gunungan sampah tersebut, apakah murni karena faktor cuaca atau ada kendala teknis dalam manajemen pembuangan sampah di zona terkait.
Evaluasi Manajemen Sampah dan Langkah Antisipasi ke Depan
Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi para pemangku kepentingan mengenai urgensi pengelolaan sampah yang lebih aman dan berkelanjutan.
Kapasitas TPST Bantargebang yang terus dipacu melampaui batas menjadi isu krusial yang perlu segera dicarikan solusinya agar tragedi serupa tidak terulang kembali di masa depan.
Keselamatan para pekerja dan warga di area lingkar sampah harus tetap menjadi prioritas di atas target operasional harian.
Masyarakat diharapkan tetap waspada, terutama bagi mereka yang beraktivitas di sekitar area pembuangan sampah saat cuaca ekstrem melanda.
Harapannya, evakuasi berjalan lancar dan semua korban dapat ditemukan segera agar proses pemakaman bisa dilakukan oleh keluarga masing-masing.
Tragedi ini menjadi catatan kelam di awal Maret 2026 yang menuntut aksi nyata dari pemerintah daerah dan pusat.
3 Poin Penting:
-
Longsor terjadi di Zona 4 TPST Bantargebang pada Minggu sore pukul 15.29 WIB.
-
Total korban jiwa yang teridentifikasi sebanyak 4 orang, termasuk pemilik warung dan sopir truk.
-
Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban lain yang diduga masih tertimbun.
[gas/man]
![banjir kampung cogreg [dok. tribun]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/BANJIR-TANGERANG-6H8.jpg-300x169.webp)
![Banjir di U-turn Samsat Jakarta Barat [dok. X/@TMCPoldaMetro]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/full_1772943230180953_806b21a990_berita_pusat-pemberitaan-300x168.webp)
![sungai dengkeng [dok. antara]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/KALI-DENGKENG-MELUAP-1-300x200.webp)
![banjir bali [dok. bbc]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/1dd2da60-8dff-11f0-9cf6-cbf3e73ce2b9.jpg-300x200.webp)