Search

Surat Terbuka Nicky Hogan Viral, Mantan Direktur BEI Minta Maaf kepada Investor Saham

Senin, 8 Juni 2026

Nicky Hogan (kompas.com)

Sebuah surat terbuka yang ditulis oleh mantan Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015-2018, Nicky Hogan, mendadak ramai diperbincangkan di media sosial dan kalangan pelaku pasar modal.

Melalui tulisan yang diawali dengan sapaan “Semua yang Terkasih“, Nicky mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi pasar saham saat ini yang dinilai membuat banyak investor kehilangan harapan.

Dalam surat tersebut, Nicky mengenang masa ketika dirinya aktif menjadi bagian dari kampanye “Yuk Nabung Saham”, sebuah gerakan yang mengajak masyarakat dari berbagai latar belakang untuk mulai berinvestasi di pasar modal.

Menurutnya, tujuan utama kampanye itu bukan untuk membuat orang cepat kaya, melainkan membantu masyarakat menjaga nilai uang dari ancaman inflasi dan membangun kesejahteraan jangka panjang.

Dari Mimpi Investasi Menjadi Kekecewaan

Nicky mengaku tidak pernah membayangkan bahwa semangat mengajak masyarakat menjadi investor justru berujung pada situasi yang menurutnya menyakitkan.

Ia menyoroti kondisi di mana sejumlah saham yang selama ini dianggap layak menjadi tempat menyimpan dana pendidikan anak maupun tabungan masa tua, kini mengalami penurunan yang membuat banyak investor merugi.

Dalam suratnya, ia menggambarkan banyak investor yang kebingungan menghadapi situasi pasar. Sebagian bahkan disebut kehilangan arah untuk menyampaikan aspirasi, sembari berusaha menyelamatkan sisa investasi yang nilainya terus menyusut.

Kondisi tersebut, menurut Nicky, membuat impian sederhana untuk hidup lebih sejahtera perlahan memudar.

Imbau Simpan Dulu “Benih Investasi”

Menggunakan analogi pertanian, Nicky menyebut investasi sebagai benih yang membutuhkan tanah subur untuk bertumbuh. Ia mengingatkan bahwa benih yang kuat sekalipun tidak akan berkembang apabila ditanam di lingkungan yang tidak mendukung.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk sementara waktu menahan diri dan tidak terburu-buru menanamkan modal baru.

Dalam pandangannya, langkah tersebut menjadi cara untuk menjaga “benih-benih mimpi” agar tidak hilang di tengah kondisi yang dianggap kurang kondusif bagi pertumbuhan investasi.

Permintaan Maaf yang Menyentuh Investor

Bagian yang paling menyita perhatian publik adalah ketika Nicky Hogan secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang dahulu ia ajak untuk menjadi investor saham.

Ia mengaku selama ini percaya bahwa negara akan selalu hadir untuk mendukung dan melindungi para investor, namun kenyataan yang ia rasakan kini berbeda.

Surat terbuka tersebut pun memicu beragam respons dari warganet dan komunitas pasar modal.

Sebagian menyampaikan dukungan atas keberanian Nicky menyuarakan kegelisahan investor, sementara sebagian lainnya menilai surat itu sebagai refleksi atas tantangan yang tengah dihadapi pasar modal Indonesia.

Kutipan:

Nicky Hogan, Mantan Direktur Bursa Efek Indonesia periode 2015-2018

“Kekecewaan kalian adalah kekecewaan saya. Kemarahan kalian adalah kemarahan saya. Tangisan kalian adalah tangisan saya. Saya mengira negara ini selamanya akan baik-baik saja, mendukung kita, melindungi kita. Karenanya saya mengajak kalian menjadi investor saham. Saya salah. Saya mohon maaf.”

3 Poin Penting:

  • Surat terbuka Nicky Hogan viral di media sosial karena berisi refleksi dan permintaan maaf kepada masyarakat yang dahulu diajak berinvestasi melalui kampanye “Yuk Nabung Saham”.
  • Nicky menilai banyak investor saat ini mengalami kekecewaan akibat kondisi pasar yang membuat nilai investasi terus menurun dan menggerus harapan untuk hidup lebih sejahtera.
  • Melalui analogi “benih investasi”, ia mengajak masyarakat menahan diri untuk sementara waktu, hingga situasi dianggap lebih kondusif bagi pertumbuhan investasi.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan