Search

Telkomsel Reshuffle Pengurus, Siap Gaspol Perkuat 5G dan AI untuk Hadapi Persaingan Digital

Minggu, 14 Juni 2026

Telkomsel (ist)

Operator seluler terbesar di Indonesia, Telkomsel, resmi melakukan penyegaran jajaran komisaris dan direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta pada Kamis (11/6/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat tata kelola korporasi sekaligus menjawab tantangan industri telekomunikasi yang semakin kompetitif dan dinamis.

RUPST yang diselenggarakan oleh para pemegang saham Telkomsel, yakni PT Telkom Indonesia dan Singtel, menetapkan susunan baru pengurus perusahaan.

Penyegaran ini diharapkan mampu memperkuat arah bisnis Telkomsel dalam menjaga pertumbuhan yang sehat, meningkatkan profitabilitas, serta mempercepat transformasi digital nasional.

Fokus Perkuat Kepemimpinan Strategis

Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menjelaskan bahwa perubahan susunan komisaris dan direksi dilakukan untuk memastikan perusahaan memiliki kepemimpinan yang kuat dalam menghadapi perubahan pasar dan perkembangan teknologi yang terus bergerak cepat.

Berdasarkan hasil RUPS, posisi Komisaris Utama masih dipercayakan kepada Diaz F.M. Hendropriyono.

Sementara itu, Nugroho tetap menjabat sebagai Direktur Utama Telkomsel dan akan memimpin perusahaan bersama jajaran direksi lainnya untuk menjalankan strategi bisnis jangka panjang yang berfokus pada inovasi dan layanan digital.

Strategi 5G dan Layanan Beyond Connectivity

Dalam menghadapi era digital, Telkomsel menargetkan akselerasi pertumbuhan melalui penguatan layanan core connectivity atau konektivitas inti.

Strategi ini akan diwujudkan melalui investasi berkelanjutan pada pengembangan jaringan 5G, perluasan layanan konvergensi, hingga peningkatan kualitas jaringan di berbagai wilayah Indonesia.

Tak hanya itu, Telkomsel juga akan memperluas layanan beyond connectivity, yakni berbagai solusi digital yang melampaui layanan telekomunikasi konvensional.

Segmen yang dibidik mencakup pelanggan individu, korporasi, hingga sektor industri yang membutuhkan transformasi digital berbasis teknologi terkini.

AI Jadi Senjata Baru Telkomsel

Selain penguatan jaringan, Telkomsel juga akan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.

Teknologi AI diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih personal, efisien, dan relevan sesuai kebutuhan pengguna di era digital saat ini.

Melalui langkah tersebut, Telkomsel menegaskan komitmennya untuk terus mendukung transformasi digital Indonesia.

Dengan struktur kepemimpinan yang diperkuat dan fokus pada inovasi teknologi, perusahaan optimistis dapat mempertahankan posisinya sebagai pemimpin industri telekomunikasi nasional sekaligus menciptakan nilai tambah bagi pelanggan dan pemangku kepentingan.

Statement:

Abdullah Fahmi, VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel

“Perubahan susunan pengurus dilakukan untuk memperkuat kepemimpinan strategis perusahaan dalam menjaga profitabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.”

“Melalui langkah ini, Telkomsel berkomitmen terus membangun ekosistem yang sehat, mendukung transformasi digital nasional, serta memberikan nilai tambah yang relevan bagi pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan.”

3 Poin Penting:

  • Telkomsel resmi melakukan penyegaran jajaran komisaris dan direksi melalui RUPST 2026 untuk memperkuat tata kelola perusahaan.
  • Perusahaan akan mempercepat pengembangan jaringan 5G, layanan konvergensi, dan bisnis digital beyond connectivity.
  • Pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu fokus utama untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan mendukung transformasi digital nasional.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan