Langkah besar kembali dilakukan Neuralink, perusahaan teknologi antarmuka otak milik Elon Musk.
Setelah sebelumnya bekerja sama dengan TSMC untuk produksi chip generasi ketiga, Neuralink kini resmi menggandeng Samsung dalam pengembangan chip Neuralink generasi keempat yang akan diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi 4 nanometer (4nm).
Keputusan ini menjadi sorotan industri semikonduktor global karena menunjukkan perubahan strategi penting dari perusahaan yang tengah mengembangkan teknologi koneksi langsung antara otak manusia dan komputer tersebut.
Berdasarkan laporan Korea Economic Daily, Samsung akan menjadi mitra utama dalam memproduksi chip terbaru Neuralink yang memiliki kemampuan lebih canggih dibanding generasi sebelumnya.
Jika chip lama berfungsi membaca sinyal otak untuk mengendalikan perangkat, generasi keempat ini dirancang mampu mengirimkan informasi dari perangkat ke otak guna membantu mengaktifkan fungsi fisik tertentu pada manusia.
Chip Neuralink Makin Canggih
Teknologi terbaru Neuralink disebut membuka peluang besar di bidang kesehatan dan rehabilitasi medis. Salah satu fungsi yang tengah dikembangkan adalah kemampuan untuk membantu mengembalikan penglihatan pasien melalui simulasi aktivitas neuron di otak.
Inovasi tersebut dinilai menjadi lompatan besar dalam pengembangan brain-computer interface (BCI) yang selama ini menjadi fokus utama perusahaan Elon Musk.
Meski menggunakan proses fabrikasi 4nm yang tergolong bukan teknologi paling mutakhir saat ini, sejumlah analis menilai keputusan tersebut berkaitan dengan tingkat stabilitas produksi Samsung yang dinilai lebih matang pada node tersebut.
Dengan kata lain, Neuralink lebih memilih keandalan produksi massal dibanding mengejar teknologi fabrikasi terbaru yang masih menghadapi tantangan tingkat hasil produksi atau yield.
TSMC Tergeser karena Lonjakan Permintaan AI
Sebelumnya, TSMC dipercaya memproduksi chip Neuralink generasi ketiga. Namun, ledakan permintaan chip kecerdasan buatan (AI) dari perusahaan besar seperti NVIDIA membuat kapasitas produksi TSMC semakin padat.
Kondisi ini diduga menjadi salah satu alasan Neuralink mencari alternatif manufaktur yang mampu menyediakan kapasitas produksi lebih fleksibel.
TSMC sendiri terus meningkatkan kapasitas produksinya, termasuk pada teknologi 3nm. Namun tingginya antrean pesanan dari sektor AI membuat sejumlah perusahaan teknologi mulai melirik opsi lain.
Situasi tersebut menjadi peluang emas bagi Samsung untuk memperluas portofolio kliennya di bisnis foundry yang selama beberapa tahun terakhir terus berupaya mengejar dominasi TSMC.
Samsung Bidik Kebangkitan Bisnis Foundry
Dalam jadwal yang beredar, Samsung menargetkan produksi batch uji coba chip Neuralink generasi keempat pada semester pertama 2027. Sementara produksi massal diperkirakan dapat dimulai paling cepat pada akhir tahun yang sama.
Kerja sama ini sekaligus memperkuat posisi Samsung di sektor manufaktur chip berteknologi tinggi.
Bagi Samsung, proyek Neuralink menjadi salah satu kontrak strategis setelah sebelumnya dipercaya mengembangkan chip AI6 dan AI6.5 untuk kebutuhan kendaraan otonom.
Perusahaan asal Korea Selatan itu optimistis bisnis foundry mereka dapat mencapai profitabilitas pada 2028 seiring bertambahnya pelanggan global dari sektor AI, otomotif, dan teknologi kesehatan.
Elon Musk Pilih Jalur Baru
Keputusan Elon Musk memindahkan produksi chip Neuralink dari TSMC ke Samsung menunjukkan dinamika baru dalam industri semikonduktor global.
Persaingan tidak lagi hanya soal teknologi paling canggih, tetapi juga ketersediaan kapasitas produksi, stabilitas manufaktur, serta kemampuan memenuhi kebutuhan pelanggan dalam jangka panjang.
Jika pengembangan berjalan sesuai rencana, chip Neuralink generasi keempat berpotensi menjadi salah satu inovasi teknologi kesehatan paling revolusioner dalam dekade ini.
Kemampuannya untuk tidak hanya membaca sinyal otak tetapi juga mengirimkan informasi ke sistem saraf manusia dapat membuka babak baru dalam dunia medis dan teknologi antarmuka otak.
3 Poin Penting:
- Neuralink resmi meninggalkan TSMC dan menunjuk Samsung sebagai produsen chip Neuralink generasi keempat berbasis proses 4nm.
- Chip terbaru mampu mengirimkan data ke otak, tidak hanya membaca sinyal otak seperti generasi sebelumnya.
- Kerja sama ini menjadi peluang besar bagi Samsung untuk memperkuat bisnis foundry dan menantang dominasi TSMC.



