Search

UGM Terjunkan 8.178 Mahasiswa KKN ke Seluruh Indonesia, Siap Jadi Agen Perubahan dari Desa hingga Papua

Senin, 22 Juni 2026

Kampus UGM.

Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi menerjunkan sebanyak 8.178 mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Periode II Tahun 2026.

Upacara penerjunan yang berlangsung di Lapangan Pancasila UGM pada Jumat (19/6) menjadi penanda dimulainya pengabdian mahasiswa selama 50 hari, mulai 20 Juni hingga 8 Agustus 2026, di berbagai wilayah Indonesia.

Sebanyak 8.178 mahasiswa tersebut akan ditempatkan di 298 unit lokasi yang tersebar di 274 kecamatan, 132 kabupaten/kota, dan 32 provinsi.

Dalam pelaksanaannya, mereka didampingi oleh 324 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan Koordinator Wilayah (Korwil), serta mendapat dukungan dari 199 mitra yang berasal dari pemerintah, dunia usaha, industri, organisasi masyarakat, hingga jaringan alumni UGM.

KKN Jadi Ruang Belajar Sekaligus Mengabdi

Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., menegaskan bahwa program KKN bukan sekadar agenda akademik, melainkan wadah nyata bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat sekaligus memberikan kontribusi dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, mahasiswa akan tinggal, bekerja, dan berinteraksi langsung dengan masyarakat sehingga memperoleh pengalaman yang tidak didapatkan di ruang kuliah.

Selain itu, Ova mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kesehatan, keselamatan, serta nama baik almamater selama menjalankan tugas di lokasi masing-masing.

Ia berharap berbagai program yang dijalankan mampu menjawab persoalan masyarakat, khususnya terkait ketahanan pangan dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan yang menjadi fokus utama KKN tahun ini.

Dukung Ketahanan Pangan dan Hadapi Perubahan Iklim

Tahun ini, KKN-PPM UGM mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Menghadapi Perubahan Iklim melalui KKN-PPM UGM.”

Tema tersebut diwujudkan melalui berbagai program seperti pengembangan UMKM, penguatan ketahanan pangan, penanganan stunting, pengelolaan lingkungan, digitalisasi masyarakat, hingga pemanfaatan teknologi tepat guna.

Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Faisol Riza, yang hadir dalam acara penerjunan memberikan apresiasi atas konsistensi UGM dalam menjaga hubungan erat antara dunia kampus dan masyarakat.

Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis dalam mendukung industrialisasi desa dengan menghadirkan inovasi dan solusi yang mampu mengembangkan sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) di berbagai daerah.

Tim Papua Bawa Inovasi Berbasis Potensi Lokal

Semangat pengabdian mahasiswa juga terlihat dari sejumlah tim yang bertugas di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), termasuk Papua.

Salah satunya adalah Tim KKN Raja Ampat Begisah yang akan menjalankan program pemberdayaan nelayan melalui pelatihan pencatatan keuangan, pemasaran hasil perikanan, hingga pengembangan produk olahan seperti nugget ikan.

Tim ini juga mengembangkan inovasi teh mangrove sebagai produk ekonomi kreatif masyarakat pesisir.

Sementara itu, Tim KKN Biak Elok yang bertugas di Kabupaten Biak Numfor fokus pada penguatan UMKM, pariwisata berbasis masyarakat, serta pengembangan infrastruktur hijau.

UGM berharap seluruh mahasiswa KKN dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan sekaligus memperkuat peran kampus sebagai universitas kerakyatan yang tumbuh bersama masyarakat Indonesia.

Statement:

Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., Rektor UGM

“Acara ini bukan sekadar seremoni pelepasan, tetapi wadah pemersatu semangat dan komitmen untuk membangun bangsa melalui pemberdayaan masyarakat. Selama kurang lebih 50 hari, mahasiswa akan tinggal bersama masyarakat, bekerja bersama masyarakat, dan belajar langsung dari masyarakat.”

Dr. Arie Sudjito, S.Sos., M.Si., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni UGM

“KKN bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan kesempatan otentik untuk belajar dari masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu membangun empati sosial, menghadirkan solusi bersama masyarakat, serta berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi lokal, dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.”

3 Poin Penting:

  • UGM menerjunkan 8.178 mahasiswa KKN-PPM 2026 ke 298 lokasi di 32 provinsi selama 50 hari.
  • Tema KKN tahun ini fokus pada ketahanan pangan dan perubahan iklim, dengan program pemberdayaan masyarakat, UMKM, lingkungan, dan digitalisasi.
  • Sejumlah tim diterjunkan ke wilayah Papua dan daerah 3T, membawa inovasi berbasis potensi lokal seperti pengolahan hasil perikanan, teh mangrove, hingga penguatan ekonomi masyarakat pesisir.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan