Kabar membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan tinggi tanah air yang dijamin bakal bikin kagum anak muda.
Lembaga pemeringkatan internasional bergengsi, QS World University Rankings (QS WUR), baru saja resmi merilis daftar universitas terbaik dunia untuk edisi tahun 2027.
Di tengah persaingan ketat ribuan kampus dari berbagai belahan dunia, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) sukses menunjukkan tren peningkatan performa yang sangat konsisten.
Pencapaian kali ini terasa sangat spesial dan mencetak sejarah baru di panggung akademik internasional.
UMY resmi menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) sekaligus satu-satunya kampus Islam yang berhasil menembus pemeringkatan global super elite tersebut.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa kampus berbasis nilai-nilai religius memiliki daya saing yang sejajar dengan institusi top dunia lainnya.
Merajai Jajaran Kampus Islam dan Dominasi Swasta Terbaik di Level Nasional
Jika dibedah di tingkat nasional, posisi UMY kini berada di peringkat ke-14 dari total hanya 20 universitas di Indonesia yang mampu lolos kurasi ketat QS WUR 2027.
Catatan emas ini sekaligus mengukuhkan posisi kampus tersebut sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik kedua secara nasional. Tidak hanya itu, predikat sebagai kampus Islam terbaik di seluruh Indonesia kini resmi melekat erat pada universitas asal Yogyakarta ini.
Sementara itu, untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta sendiri, tercatat hanya ada 3 universitas yang sukses meraih rekognisi global pada edisi kali ini.
UMY pun berhasil menempatkan diri sebagai universitas terbaik kedua di Jogja, tepat membayangi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berada di posisi pertama.
Prestasi lokal dengan cita rasa global ini tentu menjadi magnet kuat bagi para calon mahasiswa baru yang ingin mengejar pendidikan berkualitas.
Lonjakan Skor Fantastis dan Rahasia Metodologi Ketat Skala Internasional
Jika menilik data dalam dua tahun terakhir, lompatan performa yang ditunjukkan oleh kampus ini terbilang sangat impresif karena skornya berhasil naik lebih dari dua kali lipat dibanding edisi 2025.
Kenaikan skor paling masif terpantau terjadi pada indikator International Research Network dan Employment Outcomes yang masing-masing meroket hingga 100%.
Selain itu, indikator Employer Reputation yang mengukur pandangan dunia kerja terhadap lulusan juga turut melonjak sebesar 83%.
Melaju ke panggung dunia tentu bukan perkara gampang karena metodologi QS WUR menerapkan standar syarat kepesertaan yang sangat berlapis.
Sebuah institusi wajib berada di jajaran 20 persen teratas dunia berdasarkan Academic Reputation serta mengantongi minimal 100 artikel ilmiah terindeks Scopus dalam lima tahun terakhir.
Syarat terakhir yang tidak kalah berat adalah institusi tersebut wajib sudah terdaftar dan mampu bertahan dalam pemeringkatan regional QS sebelum melangkah ke level global.
Strategi Menembus Top 1.000 Dunia dan Ketatnya Seleksi Institusi Global
Melihat tren positif yang terus berjalan, manajemen kampus kini sudah memasang target baru yang jauh lebih menantang untuk masa depan.
Langkah penguatan kualitas akademik serta peningkatan relevansi kompetensi alumni dengan kebutuhan industri modern akan terus digenjot secara masif.
Kolaborasi aktif dengan berbagai mitra global dan sektor industri strategis menjadi kartu as yang akan dimainkan demi menembus jajaran top 1.000 universitas terbaik di dunia.
Ketatnya persaingan pada edisi QS WUR 2027 ini juga ditandai dengan adanya penurunan jumlah keterwakilan universitas asal Indonesia di dalam daftar.
Jika pada edisi tahun lalu ada 26 kampus tanah air yang berhasil lolos, kini hanya tersisa 20 institusi saja yang mampu bertahan.
Terlebih, dari total 8.808 institusi dari 106 negara yang dievaluasi secara global, hanya sekitar 17% saja yang berhasil masuk dalam pemeringkatan resmi, yang semakin menegaskan status elite dari pencapaian UMY.
Statement:
Prof. Achmad Nurmandi, Rektor UMY
“Jajaran pimpinan berkomitmen meningkatkan kualitas pembelajaran, inovasi dan hilirisasi penelitian, dan pengabdian berdampak. Komitmen ini diikuti dengan kesadaran dan kemampuan civitas academica dalam meningkatkan capaian kinerja untuk memenuhi standar mutu, baik di tingkat nasional maupun internasional. Harapannya, UMY masuk ke jajaran top 1000 universitas di dunia. Untuk itu, kami akan terus memperkuat kualitas akademik dan alumni yang relevan dengan kebutuhan pengguna. Kolaborasi dengan industri dan mitra global terus ditingkatkan.”
Prof. Slamet Riyadi, Wakil Rektor Mutu, Reputasi dan Kemitraan UMY
“Komitmen terhadap mutu ini didukung dengan sinergi antar unit dan integrasi sistem sehingga Universitas dapat memenuhi standar internasional di tengah kompetisi global yang sangat ketat. UMY secara konsisten meraih reputasi dunia. Ini membuktikan bahwa PTMA mampu bersaing ditingkat global dengan mengimplementasikan nilai-nilai Islam.”
3 Poin Penting:
-
Satu-satunya Kampus Islam & PTMA: UMY mencetak prestasi gemilang dengan menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah dan kampus Islam di Indonesia yang berhasil menembus pemeringkatan global QS WUR 2027.
-
PTS Terbaik Kedua Nasional: Di tingkat domestik, UMY menempati peringkat ke-14 nasional, menjadikannya sebagai kampus swasta terbaik kedua di Indonesia sekaligus universitas terbaik kedua di Daerah Istimewa Yogyakarta setelah UGM.
-
Lonjakan Indikator dan Target Top 1.000: Skor UMY naik lebih dari dua kali lipat dibanding edisi 2025 dengan kenaikan 100% pada aspek jaringan riset internasional dan serapan lulusan, sehingga kini menargetkan masuk jajaran top 1.000 dunia.



