Buat kalian yang hobi pelesiran ke luar negeri atau sekadar suka berselancar melihat budaya asing di media sosial, pasti sudah tidak asing lagi dengan reputasi negeri sakura.
Baru-baru ini, sebuah riset global kembali mengukuhkan posisi Jepang sebagai negara yang dianggap memiliki penduduk paling sopan di seluruh dunia.
Penilaian ini membuktikan bahwa nilai-nilai tradisi dan tata krama yang dijaga ketat oleh masyarakatnya berhasil meninggalkan impresi yang luar biasa positif di mata warga dunia.
Riset berskala internasional tersebut diinisiasi oleh Remitly, sebuah lembaga penyedia layanan pengiriman uang digital lintas negara (remittance).
Dengan menggunakan data teranyar per Maret 2026, studi ini melibatkan lebih dari 4.600 responden yang tersebar di 26 negara berbeda.
Melalui platform survei Prolific, para partisipan diminta secara jujur untuk menyebutkan negara mana saja yang menurut pengalaman pribadi mereka memiliki penduduk dengan tingkat kesopanan (most polite) dan keramahan (friendliest) tertinggi.
Metodologi Survei Global dan Keberagaman Cara Mengekspresikan Kesopanan
Guna menghasilkan data peringkat yang akurat, tim peneliti dari Remitly mengalkulasi total perolehan suara yang masuk dari setiap negara.
Setelah itu, mereka menyusun daftar peringkat dunia berdasarkan persentase pangsa suara tertinggi yang berhasil diraih oleh masing-masing destinasi.
Secara umum, hasil studi ini memperlihatkan fenomena menarik bahwa setiap bangsa di berbagai belahan bumi memiliki cara atau media yang sangat beragam dalam mengekspresikan kultur kesopanan mereka.
Bentuk ekspresi tersebut bisa bervariasi secara unik, mulai dari sekadar lemparan senyuman yang hangat, budaya antre yang tertib, hingga gestur fisik berupa membungkukkan badan.
Keragaman etika dan tata krama ini dinilai memiliki peran yang sangat krusial dalam dunia pariwisata maupun migrasi global.
Pasalnya, budaya kesopanan yang diterapkan oleh penduduk lokal terbukti sangat efektif dalam membantu para pendatang baru atau turis asing merasa lebih nyaman dan diterima di lingkungan baru mereka.
Dominasi Mutlak Jepang di Peringkat Pertama dan Karakter Santun Kanada
Berdasarkan hasil tabulasi data akhir, Jepang sukses memuncaki daftar dengan raihan persentase pangsa suara yang sangat mutlak, yakni sebesar 35,15 persen.
Masyarakat Jepang memang sudah lama dikenal sangat menjunjung tinggi budaya rasa hormat, menjaga harmoni sosial, serta mempertahankan tradisi membungkuk (ojigi) saat berinteraksi.
Ditambah lagi, dalam aspek linguistik harian, mereka juga menggunakan struktur bahasa khusus dengan tata krama tingkat tinggi (honorifics) untuk menghormati lawan bicara.
Menyusul di peringkat kedua, ada Kanada yang berhasil mengamankan pangsa suara sebesar 13,35%. Negara di kawasan Amerika Utara ini memang memiliki reputasi global yang sangat kuat dalam hal kesantunan sosial penduduknya.
Salah satu kebiasaan unik warga Kanada yang paling ikonik adalah kegemaran mereka untuk sering mengucapkan kata maaf (sorry) dalam berbagai situasi harian sebagai bentuk empati dan pertimbangan mendalam terhadap kenyamanan orang lain.
Budaya Antre Britania Raya hingga Akar Konfusianisme di China dan Jerman
Posisi ketiga dalam daftar bergengsi ini ditempati oleh Britania Raya dengan perolehan suara sebesar 6,23%, di mana penduduknya sangat identik dengan budaya antre yang kuat serta penggunaan kata “tolong” (please) dan “terima kasih” (thank you).
Sementara itu, China mengamankan posisi keempat dengan 3,07% berkat sopan santun yang berakar kuat pada nilai-nilai filsafat Konfusianisme.
Ajaran leluhur ini sangat menekankan pentingnya rasa hormat yang tinggi terhadap struktur hierarki sosial dan orang tua.
Menutup posisi lima besar dunia, Jerman hadir dengan raihan persentase sebesar 2,80% melalui karakteristik kesopanan yang sedikit berbeda.
Alih-alih menggunakan basa-basi, masyarakat Jerman menerjemahkan kesopanan melalui gaya komunikasi yang langsung (direct), ketepatan waktu (punctuality) yang sakral, keandalan, serta komitmen tinggi untuk menghormati privasi orang lain.
Peta survei ini menjadi panduan menarik bagi generasi muda urban untuk lebih memahami keragaman karakter sosiologis antarbangsa di era globalisasi.
3 Poin Penting:
-
Jepang Peringkat Pertama: Berdasarkan survei global badan Remitly per Maret 2026, Jepang dinobatkan sebagai negara paling sopan di dunia dengan raihan suara dominan sebesar 35,15%.
-
Metodologi Riset Luas: Penelitian kebudayaan ini menggunakan platform Prolific dengan menjaring persepsi lebih dari 4.600 responden yang tersebar di 26 negara secara objektif.
-
Ekspresi Kesopanan Beragam: Lima besar negara paling sopan (Jepang, Kanada, Britania Raya, China, Jerman) memiliki cara unik masing-masing, mulai dari tradisi membungkuk, budaya antre, hingga ketepatan waktu.



