Kabar heboh dari jagat astronomi baru saja diumumkan oleh Badan Antariksa Arab Saudi atau Saudi Space Agency (SSA).
Pihak otoritas menyatakan bahwa wilayah Kerajaan bakal menjadi saksi hidup fenomena gerhana matahari total paling epik dan terlama di abad ini.
Peristiwa super langka tersebut akhirnya kembali menyambangi kawasan Timur Tengah setelah dinanti selama 75 tahun lamanya.
Saat fenomena ini berlangsung, pancaran sinar mentari akan terblokade sepenuhnya dan seketika mengubah suasana siang hari yang terik menjadi gelap gulita.
Berdasarkan laporan resmi, jalur perlintasan bayangan inti gerhana matahari total ini diproyeksikan akan membelah sebagian besar wilayah barat serta selatan Arab Saudi.
Tidak hanya di daratan Saudi, negara tetangga seperti Mesir juga diperkirakan bakal mencatat durasi maksimum dari fenomena alam yang menakjubkan ini.
Bagi para pemburu fenomena langit atau eclipse chasers, momen ini tentu menjadi agenda yang sangat haram untuk dilewatkan begitu saja.
Durasi Kegelapan di Jeddah dan Makkah Serta Panduan Keselamatan
Menurut keterangan teknis dari SSA, durasi kegelapan total atau fase totalitas akan berlangsung dengan linimasa yang berbeda di tiap kota.
Daerah selatan seperti Abha bakal merasakan sensasi gelap gulita paling lama, yakni sekitar 6 menit penuh. Sementara itu, wilayah Jeddah dan sebagian area pantai barat akan diselimuti kegelapan pekat selama 5 menit 50 detik.
Kota suci Makkah yang berada di Arab Saudi bagian barat juga dipastikan masuk dalam zona totalitas ini.
Laporan dari Arabia Weather menegaskan bahwa efek totalitas di Makkah akan membuat sinar matahari lenyap 100 persen selama kurang lebih lima menit.
Walau sangat estetik, masyarakat diimbau keras untuk mematuhi protokol keselamatan demi menghindari kerusakan mata.
Menatap langsung ke arah matahari tanpa menggunakan kacamata pelindung khusus bersertifikasi atau teropong dengan filter surya sangat tidak direkomendasikan karena dampaknya bisa fatal.
Pernyataan Resmi Badan Antariksa dan Detail Jadwal Fase Astronomi
Catat jadwal pentingnya agar kamu tidak ketinggalan momen historis ini. Fenomena gerhana matahari total abad ini dijadwalkan terjadi pada tanggal 2 Agustus 2027, yang juga bertepatan dengan tanggal 29 Safar 1449 Hijriah.
Fase awal gerhana sebagian akan dimulai pada pukul 12.01.58, lalu disusul awal gerhana total pada 13.24.06.
Puncak gerhana total yang paling dinanti bakal terjadi pada 13.26.41, sebelum akhirnya fase totalitas berakhir di jam 13.29.16 dan gerhana sebagian benar-benar usai pada pukul 14.53.25.
Perspektif Islam Mengenai Fenomena Langka dan Anjuran Salat Gerhana
Selain bernilai ilmiah tinggi, umat Islam memandang fenomena gerhana matahari sebagai salah satu instrumen penanda kebesaran dan kekuasaan Allah SWT.
Rasulullah SAW mencontohkan panduan spiritual yang jelas, yakni menganjurkan kaum muslim untuk segera mendirikan salat dua rakaat secara berjamaah.
Selain itu, umat juga diimbau untuk memperbanyak panjatan doa, permohonan ampunan, serta zikir saat peristiwa alam tersebut sedang berlangsung.
Hal ini didasarkan pada sebuah riwayat sahih dari Al-Mughirah Ibnu Syu’bah RA yang mengisahkan peristiwa gerhana pada hari wafatnya putra Nabi, Ibrahim.
Kala itu, Rasulullah SAW langsung meluruskan miskonsepsi publik dengan bersabda bahwa matahari dan bulan adalah tanda kekuasaan Allah yang tidak ada hubungannya dengan hidup mati seseorang.
Beliau memerintahkan jika melihat gerhana, segeralah berdoa kepada Allah dan dirikanlah salat sampai kondisi langit kembali terang benderang seperti semula.
Statement:
Badan Antariksa Arab Saudi (SSA)
“Matahari mungkin tertutup hingga 80% di beberapa wilayah, dengan persentase dan durasi yang bervariasi tergantung pada lokasinya.”
3 Poin Penting:
-
Fenomena Langka Abad Ini: Arab Saudi bersiap menyaksikan gerhana matahari total terlama dalam abad ini setelah 75 tahun, yang akan membuat langit siang menjadi gelap gulita.
-
Durasi Maksimal di Kota Besar: Wilayah Makkah dan Jeddah akan mengalami kegelapan total kehilangan sinar matahari 100 persen selama hampir 6 menit, dimulai pada 2 Agustus 2027.
-
Tuntunan Spiritual dan Medis: Warga diimbau menggunakan alat pelindung kacamata khusus demi keselamatan mata, serta dianjurkan melaksanakan salat gerhana dan zikir sesuai sunah Rasulullah SAW.



