Search

Rahasia Hiu Greenland Terkuak, Vertebrata Tertua di Bumi Ternyata Tak Sepenuhnya Buta

Kamis, 6 Agustus 2026

Hiu Greenland (ist)

Dunia laut dalam kembali menghadirkan kejutan ilmiah yang sukses mencuri perhatian publik dan peneliti global.

Hiu Greenland (Somniosus microcephalus), spesies vertebrata dengan rentang umur terpanjang di planet Bumi, selama ini dikenal mampu bertahan hidup hingga lebih dari 400 tahun.

Bayangkan saja, hiu yang tengah berenang santai di Samudra Atlantik Utara saat ini bisa jadi sudah mengarungi lautan sejak fisikawan legendaris Isaac Newton merumuskan teori gravitasinya pada abad ke-17 silam.

Namun, satu mitos lama mengenai spesies laut dalam ini akhirnya berhasil dipatahkan oleh studi ilmiah terbaru.

Selama berpuluh-puluh tahun, hiu Greenland diyakini menghabiskan masa hidupnya yang panjang dalam kondisi hampir buta total akibat gigitan parasit krustasea Ommatokoita elongata pada kornea matanya.

Penelitian mutakhir kini membuktikan bahwa sistem penglihatan hiu Greenland rupanya masih berfungsi dengan sangat baik meski harus hidup di kedalaman Arktik yang gelap gulita.

Mitos Penglihatan Patah dan Misteri Metabolisme Lambat

Riset mendalam yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications menegaskan bahwa anggapan mengenai kemunduran fungsi mata pada hiu raksasa ini tidak relevan lagi.

Pihak tim peneliti membagikan temuan serta pandangan resminya terkait evolusi penglihatan hiu langka ini.

Mereka menyebut hiu Greenland adalah vertebrata yang berumur paling panjang, tetapi anggapan bahwa mereka mengalami kemunduran penglihatan ternyata tidak didukung oleh bukti biologis terbaru.

Hiu Greenland mendiami perairan Arktik dan Atlantik Utara yang ekstrem dengan suhu dingin mencekam mencapai -1,1 derajat Celsius. Mereka sanggup menyelam hingga kedalaman hampir 3.000 meter di mana cahaya Matahari nyaris tak sanggup menembus.

Lingkungan yang sangat ekstrem ini membuat pertumbuhan mereka amat lambat, yakni hanya bertambah sekitar satu sentimeter per tahun, yang berimbas pada metabolisme super lambat sebagai rahasia umur panjang berabad-abad.

Analisis Genomik dan Bukti Retina Mata Tetap Utuh

Dalam studi terbaru ini, tim ilmuwan mengombinasikan pendekatan genomik, histologi, hingga biologi molekuler untuk menganalisis jaringan mata hiu Greenland.

Hasilnya sangat mengejutkan, retina hiu terbukti tetap utuh dan bebas dari tanda-tanda degenerasi meskipun usianya sudah menginjak ratusan tahun.

Gen-gen khusus yang bertugas mendeteksi cahaya redup juga terdeteksi masih sangat aktif beroperasi di dalam organ penglihatannya.

Mengenai kondisi kesehatan mata sang vertebrata tertua ini, tim peneliti membeberkan bukti biologis resminya.

Walaupun parasit menempel pada kornea, hiu ini masih mampu menangkap bias cahaya serta membedakan kontras warna untuk berburu di dasar laut bersama bantuan indra penciuman dan sistem garis rusuk (lateral line).

Jendela Baru Riset Penuaan dan Kesehatan Mata Manusia

Temuan berharga ini tidak hanya merevolusi pemahaman ilmuwan terhadap perilaku hiu Greenland di alam liar, tetapi juga menyita perhatian besar para ahli yang meneliti proses penuaan (aging process).

Kemampuan menakjubkan hiu ini dalam mempertahankan fungsi retina selama ratusan tahun menandakan adanya mekanisme perlindungan biologis alami yang luar biasa terhadap kerusakan sel akibat penuaan.

Para ilmuwan optimistis bahwa mekanisme unik pada mata hiu Greenland dapat menjadi petunjuk emas bagi pengembangan terapi medis terbaru.

Kunci biologis tersebut berpotensi membuka jalan bagi penelitian penyakit mata degeneratef serta penuaan pada manusia di masa depan, membuktikan betapa bernilainya rahasia raksasa Arktik ini bagi peradaban.

Statement:

Tim peneliti dalam laporan ilmiahnya

“Retina hiu Greenland menunjukkan tidak ada tanda degenerasi, bahkan pada individu yang sangat tua.”

3 Poin Penting:

  • Hiu Greenland Tidak Buta: Penelitian terbaru di jurnal Nature Communications membuktikan retina hiu Greenland tidak mengalami degenerasi dan tetap berfungsi meski korneanya ditempeli parasit.

  • Vertebrata Tertua di Bumi: Hiu ini mampu hidup lebih dari 400 tahun di kedalaman 3.000 meter perairan Arktik berkat metabolisme yang sangat lambat dan adaptasi lingkungan ekstrem.

  • Potensi Riset Penuaan Manusia: Kemampuan hiu Greenland menjaga fungsi organ mata selama berabad-abad menjadi kunci biologis baru untuk penelitian penyakit mata dan penuaan pada manusia.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan