Search

Cek Fakta: [HOAKS] Heboh Video Viral Isi BBM Nominal Ganjil Mampu Cegah Kecurangan SPBU

Selasa, 18 Agustus 2026

Ilustrasi pengisian BBM (istimewa)

Sebuah video naratif yang beredar luas di platform media sosial Facebook mendadak jadi perbincangan hangat di kalangan warganet.

Unggahan yang menyebarkan klaim seputar trik pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) ini mengajak masyarakat untuk berhenti membeli BBM dengan nominal angka bulat.

Video viral berdurasi lebih dari dua menit tersebut mengeklaim bahwa kebiasaan membeli BBM nominal genap membuat konsumen rentan dimanipulasi oleh program mesin rahasia.

Dalam narasi yang disampaikan, pengunggah menyarankan agar konsumen beralih membeli BBM menggunakan hitungan liter atau nominal ganjil seperti Rp51.500 guna mengacaukan dugaan sistem otomatis kecurangan SPBU.

Selain isu nominal ganjil, video tersebut turut mengeklaim bahwa penggunaan kecepatan tuas (speed nozzle) tingkat tinggi dapat memicu munculnya busa tebal di dalam tangki, yang dituduh membuat sensor nozzle berhenti lebih cepat sehingga konsumen dianggap membeli angin.

Penelusuran Fakta dan Klarifikasi Resmi Pihak Pertamina

Melalui penelusuran fakta mendalam yang dilakukan oleh tim redaksi, klaim yang menyebutkan pengisian BBM nominal ganjil atau takaran liter dapat menggagalkan sistem kecurangan komputer SPBU adalah narasi menyesatkan.

Tidak ditemukan bukti ilmiah maupun data dari lembaga kredibel yang membenarkan rumor tersebut. Sebaliknya, informasi dalam video tersebut murni merupakan klaim sepihak tanpa landasan teknis yang dapat dipertanggungjawabkan.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, memberikan klarifikasi tegas bahwa volume BBM yang disalurkan ke kendaraan selalu mengacu pada nominal yang dipilih oleh konsumen secara akurat.

Pengisian dengan nominal ganjil maupun genap dipastikan tidak memiliki dampak apa pun terhadap mekanisme penghitungan alat dispenser di seluruh jaringan SPBU resmi.

Mekanisme Speed Nozzle dan Kalibrasi Alat Dispenser SPBU

Terkait sorotan warganet mengenai tuas pengisian, Pertamina Patra Niaga mengonfirmasi bahwa pengaturan speed nozzletidak ada kaitannya dengan akurasi takaran volume BBM yang dikeluarkan.

Fungsi utama fitur speed 1, 2, maupun 3 pada gagang selang hanyalah untuk mengatur laju kecepatan aliran cairan BBM dari mesin dispenser menuju mulut tangki kendaraan.

Setiap mesin dispenser di SPBU Pertamina telah dilengkapi dengan sistem pengukuran volume yang bekerja secara terpisah dari laju aliran nozzle.

Kecepatan aliran BBM yang tinggi tidak akan mengubah takaran cairan yang dihitung oleh komputer dispenser, sehingga kekhawatiran masyarakat soal membayar busa atau angin di dalam tangki tidak terbukti secara teknis.

Proses Tera Ulang Rutin untuk Menjamin Akurasi Takaran

Guna memastikan hak-hak konsumen tetap terlindungi, seluruh dispenser di SPBU Pertamina secara berkala menjalani proses kalibrasi dan tera ulang resmi.

Langkah audit serta sertifikasi ini dilakukan bekerja sama dengan dinas metrologi independen untuk menjamin bahwa angka rupiah yang tertera pada layar dispenser selalu presisi dengan volume BBM yang mengucur.

Masyarakat imbau untuk tidak terpengaruh oleh isu-isu yang simpang siur di media sosial mengenai manipulasi tombol cepat dispenser.

Pengisian bahan bakar dapat tetap dilakukan secara fleksibel, baik menggunakan nominal rupiah genap, angka ganjil, maupun satuan liter sesuai preferensi dan kebutuhan transaksi masing-masing pengendara.

Saluran Aduan Resmi dan Tips Menjadi Konsumen Cerdas

Pertamina terus mendorong pengguna kendaraan di Indonesia untuk menjadi konsumen yang kritis dan tidak mudah terprovokasi oleh konten hoaks yang belum teruji kebenarannya.

Jika masyarakat menemukan adanya indikasi ketidaksesuaian takaran atau pelayanan yang mencurigakan di lapangan, pelaporan dapat langsung disampaikan melalui saluran resmi yang telah disediakan.

Konsumen dapat mengontak layanan pelanggan resmi Pertamina Call Center 135 untuk memberikan masukan maupun laporan aduan.

Dengan verifikasi data yang tepat, masyarakat diimbau untuk lebih tenang saat melakukan pengisian BBM tanpa harus mempraktikkan trik-trik aneh yang tidak terbukti efektivitasnya secara ilmiah.

Statement:

Heppy Wulansari, VP Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga

“Nominal pembelian BBM, baik ganjil maupun genap, tidak menentukan akurasi volume yang diterima konsumen. Pengaturan speed nozzle hanya mengatur laju kecepatan aliran BBM dan tidak memengaruhi takaran. Seluruh dispenser kami telah melewati proses kalibrasi dan tera ulang secara rutin untuk memastikan akurasi volume.”

3 Poin Penting:

  • Klaim Nominal Ganjil Adalah Hoaks: Pembelian BBM dengan nominal ganjil atau genap tidak memengaruhi akurasi takaran volume BBM yang dikeluarkan oleh dispenser SPBU.

  • Fungsi Speed Nozzle Hanya Mengatur Laju Aliran: Kecepatan tuas nozzle (speed 1, 2, 3) hanya mengatur derasnya aliran cairan, bukan jumlah atau volume BBM yang terukur oleh mesin komputer SPBU.

  • Dispenser Terkalibrasi Rutin: Alat penyalur BBM di SPBU resmi selalu melewati tahap kalibrasi dan tera ulang berkala untuk menjamin kesesuaian antara angka pada layar dengan BBM yang masuk ke tangki.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan