Industri otomotif global kembali dihebohkan oleh inovasi teknologi elektrifikasi kelas berat.
Horse Powertrain, anak perusahaan dari dua raksasa otomotif Geely dan Renault, resmi memperkenalkan sistem penggerak plug-in hybrid (PHEV) terbaru yang dirancang khusus untuk menaklukkan medan off-road ekstrem.
Teknologi canggih ini siap menghadirkan pengalaman berkendara yang jauh lebih bertenaga dan responsif bagi para pecinta petualangan.
Keunggulan utama yang menjadi sorotan dunia terletak pada kemampuannya menghasilkan torsi fantastis hingga 4.920 Nm.
Mengutip laporan dari Car News China, inovasi yang diberi nama 3DHT200 ini berhasil mengintegrasikan 13 komponen penting ke dalam satu unit yang sangat efisien.
Langkah berani ini membuktikan bahwa kendaraan ramah lingkungan kini mampu memiliki taji yang tidak kalah garang dibandingkan mesin konvensional.
Integrasi Teknologi Canggih dan Performa Mesin
Secara teknis, Horse Powertrain menggabungkan dua motor listrik dengan transmisi hybrid tiga percepatan pada sistem 3DHT200.
Motor P1 berdaya 110 kW bertugas sebagai starter sekaligus generator energi, sementara motor P3 menyemburkan daya sebesar 230 kW sebagai penyedia traksi utama.
Kombinasi canggih ini memastikan penyaluran tenaga tetap optimal dalam berbagai kondisi perjalanan.
Sistem penggerak ini juga dibekali fleksibilitas tinggi lewat tiga mode berkendara, yaitu EV murni, hybrid seri, dan hybridparalel.
Konfigurasi pintar tersebut memungkinkan kendaraan menyesuaikan sumber tenaga secara otomatis sesuai kondisi jalan. Kebutuhan torsi besar pada kecepatan rendah dapat terpenuhi dengan mulus, terutama saat pengemudi harus melintasi rute berat dan terjal.
Lonjakan Torsi Raksasa untuk Medan Ekstrem
Angka torsi 4.920 Nm jelas menjadi daya tarik utama yang memikat perhatian para antusias otomotif.
Perlu dipahami bahwa angka raksasa tersebut merupakan output torsi yang tersedia di roda setelah melewati proses transmisi dan sistem reduksi, bukan murni dari mesin pembakaran internal.
Meski demikian, penyaluran tenaga di tingkat roda inilah yang krusial untuk melibas rintangan off-road.
Dirancang khusus untuk kebutuhan medan ekstrem, sistem 3DHT200 ini diklaim sanggup menopang kemampuan menanjak hingga kemiringan 45 derajat.
Uniknya, meski mengemas performa yang sangat buas, dimensi sistem ini justru 10 persen lebih ringkas dibandingkan rancangan konvensional berkat penyatuan 13 komponen dalam satu unit terpadu.
Debut Perdana di SUV Geely Galaxy Cruiser 700
Sistem penggerak revolusioner ini bakal debut secara perdana pada SUV bongsor Geely Galaxy Cruiser 700.
Mobil anyar ini dikembangkan dengan konfigurasi elektrifikasi berperforma tinggi yang sanggup menyemburkan total tenaga sistem hingga 830 kW atau setara dengan 1.113 PS.
Kombinasi tersebut jelas menjadikan SUV ini sebagai salah satu monster off-road paling dinantikan di pasaran.
Hadirnya teknologi 3DHT200 menegaskan arah baru dalam pengembangan kendaraan plug-in hybrid masa depan.
PHEV tidak lagi sekadar berfokus pada efisiensi bahan bakar dan ramah lingkungan, tetapi juga mampu menjawab tantangan karakter penggunaan ekstrem.
Sinergi Geely dan Renault melalui Horse Powertrain ini sukses membuktikan bahwa masa depan off-road elektrifikasi bakal makin seru dan bertenaga.
Statement:
Pernyataan Resmi Horse Powertrain
“Sistem 3DHT200 dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan spesifik kendaraan off-road. Teknologi ini dibekali kemampuan menanjak hingga kemiringan 45 derajat serta memiliki ukuran sekitar 10 persen lebih ringkas dibandingkan rancangan konvensional berkat integrasi berbagai komponen dalam satu unit.”
3 Poin Penting:
-
Torsi Raksasa Khusus Off-Road: Sistem PHEV 3DHT200 menghasilkan torsi roda hingga 4.920 Nm dan sanggup menanjak di kemiringan 45 derajat.
-
Desain Ringkas dan Efisien: Mengintegrasikan 13 komponen, dua motor listrik (P1 dan P3), serta transmisi 3-percepatan dalam unit yang 10 persen lebih ringkas.
-
Debut di Geely Galaxy Cruiser 700: Teknologi inovatif ini akan digunakan pertama kali pada SUV bongsor dengan total tenaga mencapai 1.113 PS.



