Kabar mengejutkan mendadak menyita perhatian publik setelah nama penyanyi muda Betrand Peto terseret dalam laporan dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).
Menyanggapi riuh kabar tersebut di media sosial, Ruben Onsu sebagai orang tua akhirnya memutuskan untuk tidak lagi berdiam diri.
Presenter kondang tersebut memilih angkat bicara secara terbuka demi memberikan klarifikasi komprehensif atas isu panas yang menyudutkan putra asuhnya itu.
Sikap ini diimbangi dengan pernyataan resmi guna meredam simpang siur informasi yang terus membesar di tengah masyarakat.
Janji Kooperatif Jalani Proses Hukum di Polda Metro Jaya
Melalui penyampaian terbuka di akun Instagram pribadinya, Ruben Onsu menegaskan kesiapannya untuk mengikuti seluruh prosedur hukum yang berlaku secara transparan.
Ia memastikan bahwa dirinya bersama Betrand Peto bakal bersikap kooperatif selama proses pemeriksaan berjalan.
Langkah kooperatif ini diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap proses penegakan hukum guna mengurai kebenaran di balik laporan yang ada.
Ruben menyatakan tidak akan menghindar dan siap memenuhi panggilan penyidik kapan saja jika keterangannya dibutuhkan.
Konfirmasi Pihak Kepolisian Mengenai Identitas Terlaporkan
Sebelum klarifikasi disampaikan oleh pihak keluarga, Polda Metro Jaya telah lebih dulu membenarkan adanya laporan resmi terkait dugaan kasus kekerasan seksual tersebut.
Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa kasus ini sedang dalam tahap penyelidikan awal oleh tim penyidik.
Otoritas kepolisian juga mengaminkan bahwa sosok yang dilaporkan dalam dokumen pengaduan tersebut memang berstatus sebagai anak asuh Ruben Onsu.
Kendati demikian, kepolisian masih terus mengumpulkan alat bukti serta menggali keterangan saksi untuk mendalami duduk perkara sebenarnya.
Permintaan Maaf Ruben Onsu atas Kegaduhan di Ruang Publik
Di tengah pengawalan kasus ini, Ruben Onsu menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas munculnya pemberitaan yang cukup menyita perhatian publik. Ia menyadari bahwa munculnya kabar ini menimbulkan keresahan serta dampak emosional bagi banyak pihak.
Permintaan maaf tersebut ditujukan kepada para penggemar, rekan kerja, serta masyarakat luas yang merasa terganggu oleh gaduhnya rumor di media sosial. Ruben berharap publik dapat menahan diri dan tidak terburu-buru menghakimi sebelum ada kejelasan hukum resmi.
Komitmen Mengawal Kasus hingga Tuntas demi Kepastian Hukum
Keluarga besar Ruben Onsu menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada tim hukum serta aparat yang berwenang. Fokus utama mereka saat ini adalah memastikan seluruh proses hukum berjalan secara objektif, adil, dan berimbang.
Ruben berharap klarifikasi terbuka ini bisa memberikan pencerahan awal kepada masyarakat yang menantikan kabar perkembangan kasus tersebut.
Publik kini tinggal menunggu hasil penyelidikan komprehensif dari kepolisian demi terwujudnya titik terang serta kepastian hukum.
Statement:
Ruben Onsu
“Kami akan bersikap kooperatif serta siap memberikan keterangan terkait kasus yang sedang berjalan. Saya juga menyampaikan permintaan maaf atas pemberitaan yang beredar dan dampak yang ditimbulkan kepada banyak pihak.”
Keterangan Resmi Polda Metro Jaya
“Polda Metro Jaya membenarkan telah menerima laporan terkait kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) tersebut dan mengonfirmasi bahwa sosok yang dilaporkan merupakan anak asuh Ruben Onsu.”
3 Poin Penting:
-
Ruben Onsu Buka Suara: Ruben Onsu memberikan klarifikasi terkait terseretnya nama anak asuhnya, Betrand Peto, dalam laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS).
-
Sikap Kooperatif & Minta Maaf: Ruben menegaskan dirinya dan Betrand siap kooperatif menghadapi proses hukum di Polda Metro Jaya serta meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi.
-
Konfirmasi Kepolisian: Polda Metro Jaya membenarkan telah menerima laporan dugaan TPKS dan mengonfirmasi bahwa sosok terlaporkan adalah anak asuh Ruben Onsu.



