Search
Search
Search

Setelah 40 Tahun, Desa Wisata di Jepang Ini Tutup: Dulu Banjir Wisatawan, Kini Tinggal Kenangan

Rabu, 30 September 2026

Donguri Village (ist)

Ada kabar sedih dari dunia pariwisata Jepang. Mitsuse Le Verger Farm Donguri Village atau yang lebih dikenal sebagai Donguri Village di Saga dipastikan akan mengakhiri operasionalnya sekitar musim gugur 2027.

Tempat wisata yang dibuka sejak 1988 itu menghadapi penurunan jumlah pengunjung sekaligus fasilitas yang semakin menua.

Padahal, Donguri Village pernah menjadi salah satu destinasi favorit keluarga di kawasan Mitsuse. Konsepnya menawarkan pengalaman wisata alam, termasuk berinteraksi dengan hewan dan menikmati aktivitas pertanian.

Pada masa awal operasional, jumlah pengunjung bahkan pernah mencapai sekitar 500 ribu orang per tahun.

Dari Ramai hingga Hanya Buka Akhir Pekan

Waktu ternyata mengubah segalanya. Jumlah wisatawan yang datang ke Donguri Village terus menurun hingga operasionalnya kemudian dipusatkan pada Sabtu, Minggu, dan hari libur.

Kondisi tersebut menjadi salah satu tanda bahwa destinasi yang pernah ramai itu semakin kesulitan mempertahankan jumlah pengunjung.

Selain persoalan jumlah pengunjung, kondisi fasilitas juga menjadi tantangan. Pengelola sebelumnya telah melakukan penataan dan mengurangi sejumlah layanan.

Bahkan, aktivitas berkuda yang sempat dihentikan sejak November 2025 akhirnya resmi dihentikan pada Juni 2026. Beberapa fasilitas permainan juga harus dibongkar karena faktor usia dan keselamatan.

Bukan Sekadar Tempat Liburan

Donguri Village sebenarnya menawarkan pengalaman yang cukup berbeda dari wisata perkotaan. Pengunjung dapat menikmati suasana alam sambil berinteraksi dengan hewan dan mengikuti aktivitas yang berkaitan dengan pertanian.

Konsep seperti ini membuat tempat tersebut memiliki nilai nostalgia bagi keluarga yang pernah mengunjunginya sejak anak-anak.

Namun, mempertahankan destinasi wisata selama hampir empat dekade bukan perkara mudah. Ketika jumlah pengunjung menurun, biaya pemeliharaan fasilitas yang semakin tua tetap menjadi persoalan.

Kondisi itulah yang akhirnya membuat pengelola mengambil keputusan untuk mengakhiri operasional pada 2027.

Saat Kabar Penutupan Justru Membawa Pengunjung Kembali

Menariknya, kabar penutupan justru membuat sebagian orang kembali mendatangi Donguri Village. Pada libur Silver Week September 2026, jumlah pengunjung dilaporkan meningkat sekitar tiga kali lipat.

Sebagian datang karena ingin membuat kenangan terakhir sebelum tempat tersebut benar-benar berhenti beroperasi.

Seorang pengunjung yang pernah datang ketika masih berstatus mahasiswa juga mengubah rencananya agar dapat kembali sebelum Donguri Village ditutup.

Ia menyayangkan hilangnya tempat yang memungkinkan pengunjung berinteraksi langsung dengan alam dan hewan.

Respons tersebut memperlihatkan bahwa sebuah destinasi wisata tidak hanya meninggalkan nilai ekonomi, tetapi juga kenangan personal bagi orang-orang yang pernah datang.

3 Poin Penting:

  • Donguri Village di Saga, Jepang, akan ditutup sekitar musim gugur 2027 setelah beroperasi sejak 1988 karena penurunan pengunjung dan fasilitas yang semakin menua.
  • Destinasi ini pernah menerima sekitar 500 ribu pengunjung per tahun dan menawarkan wisata alam, interaksi dengan hewan, serta aktivitas pertanian.
  • Menjelang penutupan, jumlah pengunjung justru sempat melonjak sekitar tiga kali lipat saat libur Silver Week karena banyak orang ingin mengunjungi Donguri Village untuk terakhir kalinya.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

Rame 24 Jam

Rame Sepekan