Banyak dari kita tumbuh dengan keyakinan bahwa kerja keras adalah satu-satunya kunci untuk meraih kesuksesan.
Anggapan bahwa usaha yang gigih akan diakui dan dihargai secara otomatis oleh atasan sudah lama menjadi mantra.
Namun, menurut seorang pakar kepemimpinan dan pengembangan karier, Jeffrey Pfeffer, realitasnya jauh lebih kompleks.
Ia mengungkapkan bahwa kerja keras hanyalah sebagian kecil dari persamaan, dan untuk benar-benar maju, seseorang harus berani tampil beda dan menonjol.
Jebakan Norma dan Aturan yang Membuat Terlupakan
Dalam wawancara eksklusif dengan CNBC, Pfeffer menyampaikan pandangan yang mungkin mengejutkan banyak orang, terutama generasi muda.
Ia menyoroti keyakinan yang salah bahwa dengan mematuhi semua aturan dan bekerja sesuai deskripsi pekerjaan, kesuksesan akan datang dengan sendirinya.
Ia menegaskan, sikap patuh ini justru dapat membuat seseorang terlupakan di tengah persaingan ketat.
Tampil Menonjol, Kunci Membedakan Diri
Pfeffer, yang juga seorang profesor di Stanford University, menjelaskan bahwa karyawan paling sukses adalah mereka yang berani berbeda.
Mereka tidak takut untuk menyuarakan pendapat, mengungkapkan keinginan, dan bersedia menonjol dari kerumunan.
Bukan Soal Kepribadian, tapi Soal Perilaku
Bagi sebagian orang, terutama yang pemalu atau introvert, menonjol di hadapan banyak orang bisa menjadi tantangan.
Namun, Pfeffer menepis anggapan bahwa hal ini berkaitan dengan tipe kepribadian. Ia menekankan bahwa ini adalah masalah perilaku, bukan bawaan lahir.
Bangun Hubungan dan Berani Bersuara di Rapat
Lantas, apa yang harus dilakukan?
Pfeffer menyarankan agar setiap individu mulai membiasakan diri untuk berani menyampaikan ide-ide selama rapat.
Selain itu, membangun hubungan profesional yang baik dengan rekan kerja dan atasan juga sangat krusial. Jaringan ini bisa dibangun melalui platform seperti LinkedIn, atau bahkan percakapan santai saat makan siang.
Menjalin hubungan baik dengan atasan, misalnya dengan memberikan apresiasi sederhana, dapat membuat Anda diingat saat ada kesempatan baru.
Strategi Membangun Jaringan dengan Atasan
Pfeffer memberikan contoh sederhana: Anda dapat menyatakan penghargaan terhadap cara atasan memimpin rapat darurat atau meminta masukan mengenai karier Anda.
Tindakan-tindakan kecil ini menunjukkan inisiatif dan membuat Anda dikenang.
Kekuatan Penampilan yang Profesional
Selain perilaku, Pfeffer juga memberikan satu saran penting lain: berpakaian dengan lebih rapi dan profesional dibandingkan orang-orang di sekitar Anda.
Menurutnya, penampilan dapat menciptakan kesan percaya diri dan membantu membangun citra positif.
Saran ini sejalan dengan pandangan para ahli fashion yang mengatakan bahwa cara berpakaian mencerminkan keseriusan dan ketelitian seseorang dalam bekerja.
Berani Tampil Beda untuk Raih Promosi
Inti dari semua nasihat Pfeffer adalah satu: untuk berhasil, Anda tidak bisa hanya menjadi “bagian dari kerumunan”. Anda harus berani mengambil inisiatif, berbicara, dan menonjol.
Mereka yang hanya mematuhi deskripsi pekerjaan tanpa berinisiatif akan berisiko kalah saing dan terpinggirkan dari kesempatan promosi, terutama jika dibandingkan dengan rekan-rekan yang lebih proaktif.
Kesuksesan Adalah Kombinasi Usaha dan Strategi Tepat
Pada akhirnya, kesuksesan karier bukanlah sekadar hasil dari kerja keras, melainkan kombinasi dari usaha yang gigih, keberanian untuk tampil beda, dan strategi yang tepat dalam membangun hubungan profesional.
Nasihat Pfeffer ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk tidak hanya fokus pada pekerjaan, tetapi juga pada bagaimana kita menampilkan diri kita di mata orang-orang yang penting bagi kemajuan karier kita.
Statement:
Jeffrey Pfeffer, Profesor Perilaku Organisasi di Stanford University
“Kerja keras akan diakui dengan sendirinya, jika Anda patuh dan mengikuti aturan, Anda akan berhasil.”
“Anda dinilai dari bagaimana Anda menunjukkan diri Anda.”
“Oleh karena itu, cara Anda menampilkan diri sama pentingnya dengan apa yang Anda kerjakan.”
“Saya tidak peduli Anda introvert, ekstrovert, atau apapun. Anda harus melakukan pekerjaan itu, bukan? Ini bukan tentang kepribadian, ini tentang perilaku.”
“Saya tidak perlu memuji rekan kerja saya. Saya perlu memuji atasan saya.”
“Para atasan adalah orang-orang yang bertanggung jawab atas karier Anda.”
![olahraga padel [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/Turnamen-Padel-Pertama-Di-Bandung-080225-agr-3-300x200.jpg)


