Search

KDM Nyeletuk Keras ke Kemenhut Soal Kayu Banjir Sumatra

Selasa, 2 Desember 2025

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (JPNN)

Wih, ada kabar panas dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, nih! Beliau baru-baru ini melontarkan sentilan pedas kepada Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terkait isu kayu gelondongan yang ditemukan terbawa arus banjir di Sumatra Utara.

Statement-nya ini langsung bikin publik bertanya-tanya.

Sentilan Dedi Mulyadi ini muncul setelah Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kemenhut, Dwi Januanto Nugroho, sebelumnya memberikan pernyataan pada Jumat (28/11/2025).

Dwi Januanto menyebut bahwa kayu-kayu gelondongan yang ikut terseret banjir di Sumatra itu hanyalah kayu lapuk tua atau pohon yang tumbang alami. Gimana menurutmu, guys?

Dugaan Kayu Lapuk: Analisis atau Sekadar Alibi?

Statement dari Dirjen Penegakan Hukum Kemenhut, Dwi Januanto Nugroho, memang menjadi sorotan utama. Ia berdalih bahwa dugaan kayu-kayu itu hanya lapuk atau tumbang alami didapat berdasarkan hasil analisis dan laporan dari wakil menteri.

Menurut angle Kemenhut, kayu gelondongan yang nongol saat banjir itu bukan indikasi adanya pembalakan liar atau illegal logging yang menyebabkan bencana.

Akan tetapi, narasi ini tampaknya tidak diterima begitu saja oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang kepo banget dengan penyebab real dari bencana banjir tersebut.

Dedi Mulyadi Pertanyakan Logika “Tumbang Alami”

Reaksi dari Dedi Mulyadi menunjukkan bahwa beliau meragukan keabsahan analisis Kemenhut tersebut.

Bagaimana mungkin kayu dalam jumlah banyak bisa dikategorikan sebagai lapuk atau tumbang alami di tengah bencana banjir bandang yang begitu hebat?

Pertanyaan Dedi Mulyadi ini secara tidak langsung menyiratkan bahwa perlu ada investigasi lebih mendalam terkait asal-usul kayu-kayu tersebut.

Jangan sampai isu pembalakan liar atau kerusakan lingkungan jadi terabaikan hanya karena statement yang menyebut kayu itu tumbang secara natural.

Kayu gelondongan banjir Sibolga (spatialhighlights.com)

Mendesak Transparansi dan Penyelidikan Lebih Lanjut

Isu kayu gelondongan saat banjir Sumatra ini emang sensitif banget, apalagi dikaitkan dengan potensi kerusakan hutan yang bisa jadi akar masalah bencana.

Sentilan dari Gubernur Jawa Barat ini diharapkan bisa mendorong transparansi dari pihak Kemenhut.

Perdebatan ini ngajak kita semua buat aware lagi soal pentingnya menjaga lingkungan dan memastikan bahwa bencana alam gak terjadi karena kelalaian manusia. Semoga ada penyelidikan yang tuntas, ya!

3 Poin Penting

  1. Sentilan Gubernur Jabar: Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyentil statement Kemenhut terkait kayu gelondongan yang terbawa banjir di Sumatra Utara.

  2. Kemenhut Klaim Kayu Lapuk: Dirjen Penegakan Hukum Kemenhut, Dwi Januanto Nugroho, mengklaim bahwa kayu tersebut adalah kayu lapuk tua atau tumbang alami, berdasarkan hasil analisis.

  3. Mendesak Investigasi: Kritik Dedi Mulyadi menunjukkan adanya keraguan terhadap klaim “tumbang alami” dan mendesak penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan apakah ada kaitan dengan illegal logging atau kerusakan hutan.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan