Search

Geger! Arkeolog Nemu Kapal Pesiar Mesir Kuno 2.000 Tahun di Lepas Pantai Alexandria

Sabtu, 13 Desember 2025

Ilustrasi kapal pesiar mesir kuno (ist)

Guys, ada kabar gokil dari dunia arkeologi bawah air! Para peneliti baru aja ngumumin penemuan bangkai kapal pesiar Mesir kuno yang usianya udah 2.000 tahun di lepas pantai Alexandria!

Kapal ini ditemukan oleh Institut Eropa untuk Arkeologi Bawah Air (IEASM) dan langsung bikin heboh karena jenis kapal ini belom pernah ditemukan sebelumnya.

Menurut Marine Insight, para penyelam nemuin lambung kapal yang gede banget—panjangnya lebih dari 115 kaki (sekitar 35 meter) dengan lebar sekitar 23 kaki—yang tenggelam di pelabuhan pulau Antirhodos.

Pulau ini sendiri udah tenggelam sejak lama akibat gempa bumi dan gelombang pasang, dan baru ditemuin lagi pada tahun 1996.

Penemuan kapal ini ngasih insight berharga banget soal kehidupan elite Mesir di masa Romawi.

Kapal Berdayung dengan Kabin Mewah

Kapal ini nggak cuma bangkai biasa, lho. Institut yang berbasis di Alexandria itu nyebutin kalau perahu ini “diduga memiliki kabin yang didekorasi dengan mewah dan tampaknya digerakkan sepenuhnya oleh dayung.”

Kebanyakan kapal sebesar ini pake layar, jadi kapal pesiar berdayung full ini emang unik dan spesial buat orang-orang kaya atau bangsawan saat itu.

Yang bikin arkeolog yakin, kapal ini memuat grafiti Yunani yang diperkirakan berasal dari paruh pertama abad pertama Masehi.

Grafiti ini nunjukin dugaan kuat bahwa kapal tersebut dibangun di Alexandria, kota yang didirikan oleh Alexander Agung pada tahun 331 SM.

Alexander Agung emang ngebangun Alexandria sebagai pusat peradaban, dan penemuan ini nambah lagi bukti kekayaan sejarah kota tersebut.

Jawaban Atas Kisah Penulis Kuno

Direktur IEASM, Franck Goddio, ngaku seneng banget dengan penemuan ini. Goddio udah ngelakuin eksplorasi bawah air di sana sejak 1990-an dan udah nemuin banyak harta karun, patung, dan koin di sekitar Antirhodos.

Dia menjelaskan kalau kapal-kapal pesiar mewah kayak gini emang udah sering disebut-sebut oleh penulis kuno seperti Strabo, dan bahkan digambarin di beberapa karya seni, misalnya di mosaik Palestrina.

Tapi, selama ini, kapal aslinya belum pernah ditemukan. Penemuan ini jadi bukti fisik yang nguatir kisah-kisah dan visualisasi dari masa lalu.

Wawasan Hidup Mesir Romawi dan Ancaman Iklim

Penelitian lanjutan terhadap bangkai kapal ini diharapin bakal ngasih wawasan menarik terkait kehidupan, agama, dan jalur air pada masa Mesir Romawi.

Arkeologi bawah air di Alexandria emang nggak pernah sepi kejutan, dengan penemuan bangkai kapal Napoleon tahun 1798 hingga patung kuno dan koin Romawi lainnya yang baru aja diangkat dari Laut Mediterania.

Sayangnya, kota bersejarah Alexandria ini super rentan terhadap perubahan iklim dan kenaikan permukaan laut.

Penurunan tanah kota ini mencapai lebih dari tiga milimeter setiap tahunnya, ngancam semua reruntuhan kuno dan harta karun di sana.

Penemuan-penemuan ini bikin kita sadar betapa pentingnya nyelametin warisan sejarah bawah air di Alexandria sebelum terlambat.

Statement:

Franck Goddio, Direktur IEASM

“Ini sangat menggembirakan karena ini adalah pertama kalinya kapal semacam itu ditemukan di Mesir. Kapal-kapal seperti ini telah disebutkan oleh para penulis kuno, seperti Strabo, dan juga digambarkan dalam beberapa karya seni… Namun [kapal aslinya] belum pernah ditemukan sebelumnya.”

3 Poin Penting:

  1. Penemuan Langka Kapal Pesiar Kuno: Para arkeolog bawah air menemukan bangkai kapal pesiar Mesir kuno berusia 2.000 tahun di pelabuhan pulau tenggelam Antirhodos, yang diduga memiliki kabin mewah dan digerakkan oleh dayung.

  2. Bukti Sejarah dan Pembangunan Lokal: Keberadaan grafiti Yunani pada lambung kapal (panjang 115 kaki) mendukung dugaan bahwa kapal tersebut dibangun di Alexandria pada paruh pertama abad pertama Masehi (masa Mesir Romawi).

  3. Signifikansi terhadap Referensi Kuno: Penemuan ini penting karena merupakan temuan fisik pertama dari jenis kapal yang selama ini hanya disebutkan oleh penulis kuno seperti Strabo dan digambarkan dalam karya seni seperti mosaik Palestrina.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan