Search

Aceh Welcome Bantuan Asing! Gubernur Mualem: “Mereka Tolong Kita, Kok Kita Persulit? Kan Bodoh..”

Selasa, 9 Desember 2025

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Kompas.com)

Guys, di tengah upaya ngejar pemulihan pasca-bencana banjir bandang dan longsor, muncul isu gak enak yang nyebut Pemerintah Aceh mempersulit izin bantuan dari luar negeri.

Eits, Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem langsung membantah keras tudingan itu! Menurutnya, Aceh gak pernah nutup pintu buat dukungan internasional.

Mualem negasin kalau dukungan dari negara lain justru sangat dibutuhkan buat ngebutin pemulihan warga yang terdampak. Gak ada alasan buat Aceh ngelarang atau ngehambat bantuan yang dateng dari luar!

Bantuan Malaysia Udah Tiba, Gak Ada Larangan Masuk

Mualem bahkan nge-spill kalau beberapa bantuan internasional udah tiba di Aceh. Statement ini di-sampaikan setelah beliau ikut rapat terbatas penanganan bencana di Lanud Sultan Iskandar Muda, Minggu malam (7/12/2025).

Salah satu contoh nyata adalah bantuan yang dateng dari Kuala Lumpur, Malaysia. Bantuan ini berupa obat-obatan dan tenaga medis.

Dukungan dari Malaysia ini gak cuma sekali lho. Mualem nambahin kalau bantuan serupa bakal dateng lagi dalam waktu dekat. Mereka bakal ngebawa tiga ton obat lagi dan dokter pada hari Rabu.

Fix, Aceh sangat terbuka!

Tim China Udah Di-Datangin Buat Cari Korban Tertimbun Lumpur

Sebelumnya, Mualem udah nunjukin effort gede buat penanganan bencana dengan mendatangkan tim khusus dari China.

Tim ini terdiri dari lima orang dan bakal ngebantu mendeteksi mayat korban banjir bandang di Aceh yang diduga masih tertimbun lumpur.

Tim China ini bawa perangkat khusus buat ngedeteksi mayat di dalam lumpur. Lumpur tuh emang dalem banget, lho, sampai pinggang! Jadi, bantuan teknologi kayak gini tuh krussial banget.

Aceh Welcome Semua Dukungan, Demi Percepatan Pemulihan

Mualem juga mastikan sekali lagi bahwa Pemerintah Aceh terbuka terhadap semua bentuk bantuan, baik dari lembaga internasional maupun pemerintah asing. Dia ngajak semua pihak gak perlu ragu buat ngulurin tangan.

Dengan statement ini, udah jelas dong kalau fokus utama Aceh tuh mempercepat pemulihan dan ngurusin warganya yang terdampak, bukan mempersulit administrasi bantuan.

Statement:

Muzakir Manaf, Gubernur Aceh

“Mereka tolong kita, kok kita persulit? Kan bodoh.”

“Yang jelas bantuan dari luar disalurkan dengan tepat. Contohnya ada bantuan dari Kuala Lumpur Malaysia ada dokter dan obat-obatan, jadi tersalur semuanya bahkan tidak cukup.”

“Mereka punya alat mendeteksi mayat dalam lumpur. Ini sangat membantu.”

“Saya rasa tidak ada larangan (soal bantuan). Sah-sah saja, tidak masalah.”

3 Poin Penting:

  1. Bantahan Tegas Penolakan Bantuan: Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) membantah keras tudingan yang menyebut Pemerintah Aceh mempersulit izin bantuan luar negeri. Ia menegaskan dukungan internasional sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan bencana.

  2. Bantuan Internasional Sudah Tiba: Mualem mengkonfirmasi bahwa beberapa bantuan, termasuk dari Malaysia (obat-obatan dan tenaga medis), sudah tiba di Aceh dan dukungan lebih lanjut (3 ton obat) akan segera datang.

  3. Dukungan Khusus Pencarian Korban: Aceh telah mendatangkan tim dan peralatan khusus dari China (lima orang dengan alat pendeteksi mayat) untuk membantu pencarian korban yang masih tertimbun lumpur di wilayah Aceh Timur, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan