Search
Search
Search

Astronom Berhasil Deteksi Sinyal Radio dari Eksoplanet β Pictoris b, Pertanda Alien?

Sabtu, 26 September 2026

Sinyal radio dari Eksoplanet β Pictoris b (NASA)

Dunia astronomi kembali diguncang oleh penemuan sains luar biasa yang sangat memukau. Para peneliti internasional berhasil mendeteksi pancaran sinyal radio misterius dari sebuah eksoplanet yang terletak jauh di luar Tata Surya kita.

Pencapaian spektakuler ini berhasil diabadikan berkat keandalan teleskop radio canggih bernama MeerKAT milik Afrika Selatan yang mengamati ruang angkasa dengan presisi tinggi.

Eksoplanet sendiri merupakan sebutan resmi bagi planet-planet yang berada di luar sistem Tata Surya kita.

Sejak periode 1990-an, para ilmuwan telah aktif mengidentifikasi keberadaan benda langit ini hingga NASA mengonfirmasi ada lebih dari 6.000 eksoplanet yang sudah terdata.

Meskipun jumlahnya terus bertambah, penemuan sinyal radio kali ini tetap menjadi sejarah baru dalam eksplorasi antariksa modern.

Mengukur Unsur Eksoplanet dan Misteri Sinyal Radio

Dalam penelitian astronomi, para ahli terus menganalisis ukuran diameter, bobot, hingga komposisi materi penyusun eksoplanet.

Variasi kondisi eksoplanet sangat beragam, mulai dari planet berbatu layaknya Bumi dan Venus, hingga yang didominasi oleh es, air, bahkan besi dan karbon.

Kendati ditemukan beragam unsur penyokong kehidupan, hingga saat ini belum ada bukti konkret mengenai keberadaan makhluk hidup di sana.

Munculnya pancaran sinyal radio dari eksoplanet ini pun langsung memicu spekulasi hangat di kalangan masyarakat mengenai keberadaan alien.

Namun, para astronom dengan cepat memberikan penjelasannya agar tidak terjadi salah paham. Sinyal radio yang tertangkap tersebut dipastikan bukan berasal dari peradaban luar bumi, melainkan dari proses ilmiah alami yang terjadi pada planet itu sendiri.

Terkuaknya Misteri Sinyal Radio β Pictoris b Lewat Teleskop MeerKAT

Sinyal radio ini berhasil ditemukan oleh tim ilmuwan yang dipimpin oleh Kevin Ortiz Ceballos dari Center for Astrophysics Harvard & Smithsonian.

Menggunakan susunan teleskop radio MeerKAT, tim tersebut mengamati sistem bintang β Pictoris yang berjarak sekitar 64 tahun cahaya dari Bumi. Hasilnya, mereka mendeteksi pancaran sinyal radio lemah namun berulang dari sistem planet tersebut.

Awalnya, para ilmuwan sempat kebingungan melacak sumber asli gelombang radio tersebut, apakah berasal dari bintang induk atau planetnya.

Untuk memastikan posisinya, peneliti membandingkan citra radio dengan objek kuasar yang posisinya sangat stabil di belakang sistem bintang tersebut.

Melalui teknik ini, dikonfirmasi bahwa sinyal radio tersebut berasal langsung dari planet raksasa bernama β Pictoris b.

Aurora Fenomenal dan Medan Magnet Super Kuat

Asal-usul gelombang radio tersebut akhirnya terungkap sebagai pancaran emisi aurora yang tercipta akibat medan magnet planet yang sangat dahsyat.

Medan magnet tersebut menarik partikel bermuatan energi tinggi menuju atmosfer planet, lalu memicu terciptanya fenomena aurora spektakuler sekaligus memancarkan gelombang radio.

Ini menjadi pencapaian sejarah sebagai deteksi emisi radio aurora langsung pertama dari sebuah eksoplanet.

Kedahsyatan medan magnet pada planet β Pictoris b ini tercatat memiliki kekuatan setidaknya 1.250 gauss di area sumber gelombang radio.

Angka ini luar biasa raksasa jika dibandingkan dengan medan magnet Jupiter—planet terbesar di Tata Surya kita—yang hanya berkisar antara 4,2 hingga 10,14 gauss.

Temuan fenomenal ini sekaligus membuktikan teori para ahli mengenai besarnya kekuatan medan magnet pada planet raksasa yang masih muda.

Statement:

Kevin Ortiz Ceballos, Peneliti Utama dari Center for Astrophysics Harvard & Smithsonian

“Di sini, kami melaporkan deteksi langsung pertama emisi radio aurora dari sebuah eksoplanet, planet raksasa β Pictoris b, dengan susunan MeerKAT.”

3 Poin Penting:

  • Deteksi Sinyal Radio Pertama: Astronom berhasil mencatat deteksi langsung pertama emisi radio aurora dari eksoplanet β Pictoris b menggunakan teleskop radio MeerKAT di Afrika Selatan.

  • Fenomena Alami Bukan Alien: Sinyal radio yang berasal dari planet berjarak 64 tahun cahaya tersebut bukan tanda kehidupan alien, melainkan hasil dari fenomena aurora yang dipicu oleh aktivitas medan magnet planet.

  • Medan Magnet Ekstrem: Eksoplanet raksasa β Pictoris b terbukti memiliki medan magnet super dahsyat mencapai setidaknya 1.250 gauss, jauh melampaui kekuatan medan magnet planet Jupiter di Tata Surya kita.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

Rame 24 Jam

Rame Sepekan