Insiden kecelakaan tunggal kembali terjadi di tengah keriuhan arus mudik tahun ini, tepatnya di ruas Tol Pejagan-Pemalang KM 275A.
Sebuah unit mobil pribadi milik pemudik dilaporkan menghantam guardrailatau pagar pengaman jalan dengan cukup keras pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 13.05 WIB.
Kejadian ini sontak menjadi pusat perhatian para pengguna jalan lainnya yang tengah melintas di jalur bebas hambatan tersebut.
Kondisi mobil pasca-kejadian mengalami kerusakan yang cukup signifikan pada bagian depan akibat benturan dengan besi pembatas jalan.
Beruntungnya, meskipun hantaman terlihat sangat fatal dalam rekaman video yang beredar, sistem keamanan kendaraan bekerja dengan baik sehingga meminimalisasi dampak buruk bagi para penumpang di dalamnya.
Arus lalu lintas sempat tersendat sejenak saat petugas berupaya menepikan kendaraan yang ringsek tersebut.
Detik-Detik Kecelakaan Saat Pemberlakuan One Way
Kecelakaan ini terjadi justru saat pihak kepolisian sedang memberlakukan sistem one way untuk mengurai kepadatan volume kendaraan dari arah Jakarta.
Jalur yang seharusnya luas dan lancar ternyata tetap menyimpan risiko tinggi jika kondisi fisik pengemudi tidak dalam keadaan prima.
Dugaan kuat muncul bahwa pengemudi mengalami kantuk berat atau microsleep sehingga kehilangan kendali atas arah laju kendaraannya di kecepatan tinggi.
Banyak saksi mata di lokasi menyebutkan bahwa mobil tersebut tampak oleng sebelum akhirnya lurus menghantam pagar besi di sisi jalan.
Fenomena kelelahan saat mengemudi jarak jauh memang sering kali menjadi musuh utama bagi para pejuang mudik.
Cuaca yang cukup terik pada siang hari itu juga disinyalir menambah beban fisik bagi pengendara yang memaksakan diri untuk segera sampai ke kampung halaman tanpa beristirahat.
Konfirmasi Pihak Kepolisian dan Kondisi Korban
Menanggapi kejadian tersebut, Kanit Gakkum Satlantas Polres Tegal, Ipda Henry Ade Birawan, memberikan konfirmasi resmi terkait status para korban.
Beliau menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah yang menimpa mobil pemudik ini.
Meskipun kendaraan mengalami kerusakan materiil yang cukup besar, seluruh penumpang dinyatakan selamat dan hanya mengalami syok ringan akibat benturan keras yang terjadi secara tiba-tiba.
Pihak kepolisian segera melakukan evakuasi kendaraan agar tidak mengganggu kelancaran skema one way yang sedang berjalan.
Tim di lapangan juga mengingatkan agar para pemudik tidak ragu untuk menepi ke rest area terdekat jika sudah merasa lelah.
Keamanan dan keselamatan nyawa jauh lebih berharga daripada durasi perjalanan yang terpangkas hanya karena enggan berhenti sejenak untuk memulihkan stamina.
Pelajaran Berharga dari Jalur Mudik Pejagan-Pemalang
Video amatir yang merekam momen pasca-kecelakaan ini pun viral di media sosial dan menjadi pengingat keras bagi kita semua.
Mengemudi dalam kondisi mengantuk memiliki risiko yang setara dengan mengemudi di bawah pengaruh alkohol.
Kesadaran untuk mengukur kemampuan diri sendiri sangat diperlukan agar momen berkumpul dengan keluarga di hari raya tidak berubah menjadi tragedi yang memilukan.
Pemerintah dan pengelola jalan tol sebenarnya telah menyediakan berbagai fasilitas istirahat yang memadai di sepanjang jalur Pejagan hingga Pemalang.
Oleh karena itu, insiden di KM 275A ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat Indonesia yang sedang dalam perjalanan mudik.
Tetap waspada, patuhi rambu lalu lintas, dan prioritaskan keselamatan di atas segalanya saat berada di balik kemudi.
Statement:
Ipda Henry Ade Birawan ( Kanit Gakkum Satlantas Polres Tegal )
“Kami mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, kami mengimbau dengan sangat agar para pengemudi yang merasa lelah atau mengantuk segera beristirahat di rest area terdekat dan tidak memaksakan diri.”
3 Poin Penting:
-
Kecelakaan tunggal terjadi di Tol Pejagan-Pemalang KM 275A pada Rabu (18/3/2026) akibat pengemudi diduga mengantuk.
-
Insiden berlangsung saat pemberlakuan sistem one way, di mana mobil menghantam pembatas jalan (guardrail).
-
Satlantas Polres Tegal memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meski kendaraan mengalami kerusakan.
[gas/man]



