Ada kabar hangat dari dunia teknologi nih! Raksasa teknologi Huawei Technologies udah ngebongkar ponsel flagship terbaru mereka, seri Mate 80, yang ditenagai chip buatan China yang udah ditingkatkan!
Ini jelas banget jadi kemajuan industri semikonduktor domestik China di tengah beratnya tekanan pembatasan teknologi dari Amerika dan sekutunya.
Chipset yang jadi dapur pacu Mate 80 adalah Kirin 9030. Chip ini diproduksi oleh perusahaan pengecoran chip terbesar di China, Semiconductor Manufacturing International Corp (SMIC).
Menurut laporan Reuters (14/12/2925), Kirin 9030 diproduksi pake teknologi 7 nanometer yang udah disempurnakan . Meskipun masih tertanam di node 7nm, ini udah nunjukin perlawanan teknologi yang kuat lho!
Proses N+3 SMIC: Upgrade Performa Meski Akses Ditutup
Menurut laporan Reuters, Kirin 9030 diproduksi menggunakan proses N+3 milik SMIC. Proses N+3 ini adalah pengembangan dari node 7 nanometer sebelumnya (N+2).
Proses ini dijuluki sebagai “perluasan skala” yang memungkinkan China buat meningkatkan performa chip dibandingin generasi sebelumnya, meskipun Amerika udah menutup akses teknologi ini dari vendor-vendor Barat.
Tapi, gak semua pihak setuju kalau ini udah sejajar dengan kompetitor global. Perusahaan riset asal Kanada, TechInsights, nilai kalau kemampuan manufaktur N+3 ini masih belum sebanding dengan teknologi 5 nanometer yang udah dipake luas sama Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) dan Samsung.
Bahkan, proses N+3 dinilai punya tingkat penskalaan yang jauh lebih rendah daripada standar industri global saat ini.
TechInsights Diblokir: Korban Gara-gara Bongkar Kemajuan Chip China
Situasi ini jadi makin panas karena adanya sorotan terhadap peran TechInsights. Mereka adalah pihak yang secara konsisten melaporkan perkembangan teknologi chip Huawei dan SMIC.
Reuters melaporkan bahwa pada Oktober lalu, pemerintah China langsung memasukkan TechInsights ke dalam daftar entitas tidak andal.
Langkah tegas itu diambil setelah lembaga riset itu secara rutin mempublikasikan analisis mengenai kemajuan chip buatan Huawei dan SMIC di tengah pembatasan teknologi dari negara-negara Barat.
Jelas banget kalau laporan transparan TechInsights ini bikin China merasa terganggu di tengah upaya mereka buat mandiri secara teknologi.
Masa Depan Flagship: Kirin Siap Bersaing di Tengah Pembatasan
Meskipun ada perbedaan pendapat soal tingkat kemajuan teknologi (7nm N+3 vs 5nm TSMC), fakta bahwa Huawei tetap bisa memproduksi chipset Kirin untuk ponsel flagship mereka adalah kemenangan tersendiri.
Ini nunjukin kalau strategi kemandirian teknologi China tetap berjalan meskipun dibatasi aksesnya ke peralatan canggih.
Sampai saat ini, Huawei dan SMIC belum ngasih tanggapan resmi soal laporan spesifik mengenai teknologi Kirin 9030 ini.
Tapi, kehadiran Kirin 9030 di Mate 80 udah mengubah persaingan di pasar ponsel premium, dan jelas bakal terus jadi sorotan global.
3 Poin Penting:
-
Huawei Mate 80 menggunakan chip Kirin 9030 buatan domestik (SMIC) yang diproduksi dengan teknologi 7 nanometer yang ditingkatkan (proses N+3), menandai kemajuan industri semikonduktor China.
-
Meskipun ada peningkatan performa, perusahaan riset TechInsights menilai proses N+3 SMIC masih tertinggal dari teknologi 5 nanometer milik TSMC dan Samsung dan memiliki tingkat penskalaan yang lebih rendah.
-
Pemerintah China telah memasukkan TechInsights ke dalam daftar entitas tidak andal setelah lembaga itu secara rutin mempublikasikan analisis mengenai kemajuan chip Huawei dan SMIC.



