Sirkuit Jerez, Spanyol, yang biasanya jadi tempat asyik buat memacu kecepatan, mendadak bikin Nicolo Bulega gigit jari.
Tes pramusim World Superbike (WSBK) kali ini benar-benar tidak berjalan sesuai rencana akibat cuaca yang sangat tidak bersahabat.
Rider andalan Aruba.it Racing – Ducati ini terpaksa hanya menjadi penonton di paddock pada hari pertama karena hujan dan kondisi lintasan yang tidak memungkinkan untuk dipacu secara maksimal.
Kekecewaan Bulega bukan tanpa alasan, sebab sesi pramusim adalah momen krusial untuk mematangkan strategi sebelum musim kompetisi dimulai.
Bayangkan saja, Bro-Sis, saat semua pembalap sudah gatal ingin memuntir gas, mereka justru harus berhadapan dengan langit mendung dan aspal basah yang sangat berisiko.
Alhasil, agenda penting untuk menguji komponen terbaru pada motor Ducati Panigale V4 R miliknya pun harus tertunda cukup lama.
Adaptasi Ulang dari MotoGP ke Superbike di Tengah Lintasan Basah
Memasuki hari kedua, kondisi cuaca memang sedikit membaik, namun tetap belum ideal untuk melakukan simulasi balap.
Bulega akhirnya memutuskan untuk turun ke lintasan, tetapi hanya sanggup melahap 20 lap saja sepanjang hari itu.
Jumlah putaran yang sangat minim ini tentu jauh dari target awal tim yang ingin mengumpulkan data performa motor secara mendalam guna menghadapi persaingan musim 2026 yang diprediksi makin sengit.
Fokus utama Bulega pada sesi singkat tersebut adalah melakukan proses adaptasi ulang atau re-acquaintance dengan motor Superbike.
Pasalnya, sebelum ini ia sempat “selingkuh” sejenak ke ajang MotoGP untuk menggantikan Marc Marquez yang cedera pada dua seri terakhir di Portugal dan Valencia.
Transisi dari prototipe MotoGP kembali ke motor berbasis produksi massal Superbike ternyata membutuhkan penyesuaian feeling yang tidak instan, apalagi di tengah cuaca yang labil.
Minim Data Akibat Sesi Singkat yang Kurang Greget
Dengan hanya mengantongi 20 putaran, tim mekanik Aruba Ducati harus memutar otak untuk menganalisis perkembangan motor mereka.
Bulega mengaku bahwa dirinya belum bisa memberikan masukan teknis yang mendalam karena waktu di atas jok motor yang sangat terbatas.
Padahal, para rival dari pabrikan lain seperti Kawasaki dan Yamaha terus mengintai dan memanfaatkan celah sekecil apa pun untuk menyalip pengembangan teknologi Ducati.
Kondisi sirkuit yang masih menyisakan beberapa titik basah juga membuat Bulega tidak berani mengambil risiko besar untuk melakukan push hingga limit maksimal.
Baginya, jauh lebih penting untuk menjaga kondisi fisik dan keamanan motor daripada memaksakan diri yang berujung pada kecelakaan di sesi tes.
Keputusan ini dinilai sangat realistis mengingat statusnya sebagai salah satu kandidat kuat perebutan gelar juara dunia musim ini.
Menatap Tes Berikutnya dengan Harapan Langit Cerah
Meskipun tes di Jerez berjalan kurang greget, Bulega tetap mencoba untuk mengambil sisi positif dari kunjungannya ke Spanyol.
Setidaknya, ia sudah mulai bisa merasakan kembali karakter pengereman dan tenaga mesin Panigale yang berbeda jauh dengan motor MotoGP.
Pengalaman singkat ini menjadi modal awal untuk membangun rasa percaya diri sebelum tim bertolak menuju sesi tes resmi berikutnya di sirkuit lain.
Kini, seluruh kru Aruba Ducati berharap Dewi Fortuna berpihak pada mereka di agenda pengujian selanjutnya.
Cuaca cerah menjadi harga mati agar Bulega bisa mengeksplorasi seluruh potensi rahasia yang disematkan pada motor barunya.
Tanpa cuaca yang mendukung, pengembangan teknologi secanggih apa pun akan sulit divalidasi dengan akurat di lintasan balap sesungguhnya.
3 Poin Penting:
-
Cuaca buruk di Jerez memaksa Nicolo Bulega absen total di hari pertama dan hanya melahap 20 lap di hari kedua tes pramusim WSBK.
-
Bulega memerlukan adaptasi ekstra setelah sebelumnya sempat membalap di ajang MotoGP sebagai pengganti Marc Marquez.
-
Minimnya jumlah putaran membuat pengumpulan data teknis untuk motor Ducati Panigale V4 R menjadi tidak optimal.
[gas/man]
![Aldi Satya Mahendra [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/pebalap-indonesia-aldi-satya-mahendra-1_169-300x169.jpeg)


