Kabar gembira datang untuk runner-up WorldSBK dua musim terakhir, Nicolo Bulega. Ducati Corse secara resmi mengonfirmasi akan menggelar tes MotoGP khusus untuk pembalap andalan Aruba.it Racing Ducati tersebut.
Tes ini bukan sekadar hadiah, melainkan sebuah ujian kelayakan krusial: menguji apakah Bulega cukup mumpuni untuk menggantikan pembalap legendaris Marc Marquez di dua seri penutup musim, yakni MotoGP Portugal dan Valencia 2025.
Keputusan mendadak ini dipicu oleh cedera bahu kanan yang dialami Marc Marquez akibat insiden tabrakan dengan Marco Bezzecchi di Mandalika.
Setelah tiga pekan pengamatan, tim medis menyarankan Marquez absen total hingga akhir musim karena mengalami keretakan tulang pangkal prosesus korakoid dan kerusakan ligamen.
Meskipun tugas pengganti sementara di Australia dan Malaysia diemban oleh test rider Michele Pirro, pintu kini terbuka lebar bagi Bulega untuk melakukan debut MotoGP lebih awal dari yang diperkirakan.
Investasi Jangka Panjang Ducati di Tangan Bulega
Keputusan Ducati memilih Bulega untuk diuji coba memiliki visi jangka panjang yang jelas. Bulega, yang sudah memperpanjang kontraknya dengan Aruba.it Racing Ducati di WorldSBK 2026, kini juga memiliki kesepakatan baru sebagai test rider Ducati MotoGP, mendampingi Pirro.
Dalam Crash, Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, menjelaskan bahwa tes ini merupakan investasi untuk masa depan pengembangan motor mereka.
Dengan memberikan Bulega kesempatan mengendarai motor 1000cc Desmosedici GP di Jerez, Ducati berharap pembalap Italia itu akan memiliki pengetahuan mendalam yang sangat membantu tim dalam pengembangan motor.
Tes ini sekaligus menjadi penentu apakah Bulega akan langsung diturunkan di Portugal dan Valencia.
Tes Krusial di Jerez Sebelum Balapan Penutup
Sinyal mengenai tes ini semakin kuat setelah Sporting Director Ducati Corse, Mauro Grassilli, mengungkapkan bahwa tes MotoGP Bulega kemungkinan akan digelar bersamaan dengan tes ban Michelin WorldSBK.
Tardozzi kemudian mengonfirmasi bahwa lokasi tes krusial tersebut akan dilaksanakan di Sirkuit Jerez pada tanggal 29-30 Oktober 2025 mendatang.
Momen ini sangat mendesak. Ducati harus segera mengambil keputusan karena Seri Portugal di Sirkuit Algarve, Portimao, akan digelar pada 7-9 November 2025, hanya berselang beberapa hari setelah tes.
Jika Bulega menunjukkan performa yang memuaskan dan dinilai siap, ia akan langsung menggantikan peran Pirro.
Ketegangan ini memberikan bobot emosional yang besar bagi Bulega: ia memegang kunci untuk memanfaatkan kesempatan emas yang datang di tengah nasib buruk pembalap lain.
Warisan Marquez dan Arah Pengembangan Baru
Absennya Marc Marquez, meskipun menyedihkan bagi para penggemar dan merugikan tim, secara ironis memberikan ruang bagi Ducati untuk mempercepat integrasi Bulega ke dalam program MotoGP mereka.
Tes di Jerez bukan hanya tentang mengisi kekosongan, tetapi juga tentang memberikan feedback segar dari seorang pembalap yang tengah berada di puncak performa WorldSBK-nya.
Ini adalah langkah cerdas dari Ducati untuk memastikan bahwa talenta muda mereka di Superbike tidak hanya fokus pada motor produksi, tetapi juga mulai memahami kompleksitas prototipe MotoGP.
Pengambilan keputusan akhir akan dilakukan segera setelah tes Jerez, yang akan menentukan siapa yang berhak mengenakan racing suit resmi tim pabrikan di dua balapan penutup musim 2025.
Statement:
Davide Tardozzi, Manajer Ducati Lenovo Team
“Memiliki pengetahuan tentang motor 1000cc akan sangat membantunya di masa depan, dan setelah tes itu, kami akan memutuskan langkah selanjutnya untuk dua balapan terakhir musim ini.”
![Aldi Satya Mahendra [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/pebalap-indonesia-aldi-satya-mahendra-1_169-300x169.jpeg)
![Nicolo Bulega [motogp]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/Bulega.jpg-300x169.webp)

