Persaingan di segmen SUV premium tangguh bergaya off-road dipastikan bakal makin memanas.
Sub-brand mewah milik BYD, Denza, resmi menghadirkan Denza B5 sebagai SUV hybrid premium yang mengombinasikan kemampuan menaklukkan medan ekstrem dengan kemewahan kabin kelas atas.
Mengusung teknologi Super Hybrid DMO, keindahan desain boxy serta ketangguhan mobil ini siap menantang dominasi pabrikan Eropa seperti Land Rover Defender hingga Toyota Prado.
Model ini sudah lebih dulu menyapa pasar Australia pada akhir 2025 dan sempat pamer pesona di Indonesia lewat ajang BCA Expoversary 2026.
Meski absen di pameran berskala besar seperti GIIAS 2026 demi menjaga pendekatan yang lebih eksklusif kepada konsumen segmen atas, kehadiran Denza B5 tetap menjadi perbincangan hangat para pencinta otomotif di Tanah Air.
Pendekatan Eksklusif Pabrikan dan Keunggulan Varian Leopard
Ketidakhadiran Denza di ajang pameran besar tahun ini ditegaskan sebagai bagian dari strategi pemasaran yang dirancang khusus.
Langkah ini sengaja diambil untuk membangun keterikatan yang lebih personal dengan konsumen kelas atas di Indonesia melalui berbagai agenda gaya hidup (lifestyle event).
SUV ini hadir dalam varian standar dan Leopard sebagai kasta tertinggi. Pada tipe Leopard, pemilik kendaraan dimanjakan dengan pelek 20 inci, balutan kulit Nappa, hingga ventilasi kursi di baris kedua.
Di pasar ekspor Australia, SUV bongsor ini dibanderol mulai dari AUD 74.990 (sekitar Rp795 juta) hingga AUD 79.990 (sekitar Rp848 juta).
Performa Galak 570 HP dan Fitur Kabin Kelas Wahid
Denza B5 memadukan mesin bensin 1.5L turbocharger dengan dua motor listrik yang memuntahkan tenaga gabungan dahsyat mencapai 570 HP serta torsi puncak 760 Nm.
Mengandalkan konstruksi sasis body-on-frame yang dipadu teknologi Cell-to-Chassis (CTC) dan sistem penggerak AWD 16 mode berkendara, SUV berbobot hampir 3 ton ini sanggup melesat dari 0-100 km/jam hanya dalam kurun waktu 4,8 detik.
Masuk ke dalam area interior, pengemudi dan penumpang disuguhi suasana lounge mewah lengkap dengan dashboardberbalut kayu White Oak, kulkas di konsol tengah, serta sistem tata suara Devialet 16 speaker.
Sisi keselamatan pun dijamin secara menyeluruh berkat hadirnya 11 airbag, fitur ADAS DiPilot, serta raihan sertifikasi keselamatan bintang lima dari ANCAP.
Jangkauan Jarak Tempuh Fleksibel dan Ketahanan Baterai
Mengusung baterai LFP Blade Battery berkapasitas 31,8 kWh, Denza B5 mampu melaju sejauh 90 km hanya dengan mode listrik murni.
Saat tangki bahan bakar terisi penuh dan baterai terisi daya, jangkauan total kombinasi perjalanan SUV ini sanggup menembus angka hingga 850 km.
Dukungan teknologi DC Fast Charging 100 kW membuat proses pengisian daya baterai berlangsung sangat cepat.
Selain itu, jaminan purna jual juga tergolong sangat aman berkat garansi baterai resmi selama 8 tahun atau 160.000 km, menjadikannya pilihan investasi kendaraan jangka panjang yang teruji.
Statement:
Luther Panjaitan, Head of Marketing PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia
“Ketidakhadiran ini merupakan bagian dari strategi yang lebih terukur dan personalized untuk menyasar konsumen premium. BYD memilih jalur berbeda dengan mengutamakan aktivitas eksklusif dan lifestyle event sebagai medium utama membangun ekosistem Denza di Indonesia.”
Mark Harland, COO Denza Australia
“Denza berani membidik rival premium di harga AUD 250.000 dengan menawarkan fitur setara di titik harga yang jauh lebih kompetitif. Strategi ini terbukti efektif dengan lebih dari 5.000 calon konsumen menyatakan berminat sebelum peluncuran resmi.”
3 Poin Penting:
-
Performa & Teknologi Tinggi: Denza B5 dibekali teknologi Super Hybrid DMO berkekuatan 570 HP, akselerasi 0-100 km/jam dalam 4,8 detik, serta jangkauan total mencapai 850 km.
-
Kemewahan & Fitur Lengkap: Kabin berlapis kulit Nappa, kulkas konsol tengah, 16 speaker Devialet, sasis body-on-frame, dan pengunci diferensial siap menaklukkan medan berat dengan kenyamanan maksimal.
-
Harga Sangat Kompetitif: Ditawarkan mulai dari AUD 74.990 di Australia dengan jaminan bintang lima ANCAP serta garansi baterai hingga 8 tahun atau 160.000 km.



