Pasar kendaraan listrik roda dua di Tanah Air rupanya masih harus berjuang ekstra keras untuk mencatatkan peningkatan pertumbuhan yang signifikan.
PT Astra Honda Motor (AHM) mengungkapkan bahwa penjualan sepeda motor listrik Honda di Indonesia hingga pertengahan tahun ini belum menunjukkan lonjakan berarti.
Kontribusi penjualan motor berbasis baterai tersebut bahkan masih berada di bawah angka 1% jika dibandingkan dengan jajaran model mesin konvensional (internal combustion engine).
Kondisi pasar yang cenderung berjalan di tempat ini tercatat sepanjang paruh pertama tahun 2026.
Berdasarkan evaluasi internal perusahaan, volume penjualan sepeda motor listrik Honda dinilai masih flat atau stagnan jika disandingkan dengan capaian pada periode yang sama tahun lalu.
Merek raksasa asal Jepang ini mencermati bahwa adaptasi masyarakat lokal terhadap kendaraan ramah lingkungan masih membutuhkan waktu serta proses edukasi yang berkelanjutan.
Dominasi Honda di Industri Roda Dua Nasional
Meskipun segmen motor listrik masih minim kontribusi, performa penjualan Honda secara keseluruhan di pasar otomotif nasional sejatinya masih sangat mendominasi.
Berdasarkan data wholesales resmi dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), total penjualan motor nasional pada semester I 2026 berhasil menembus angka 3.129.587 unit.
Dari total capaian tersebut, Honda sukses menguasai pangsa pasar hingga mencapai 77 persen di seluruh wilayah Indonesia.
Secara lebih rinci, AHM berhasil mendistribusikan sekitar 2,4 juta unit sepeda motor sepanjang periode Januari hingga Juni 2026. Sementara itu, porsi sisa sebesar 22,58% atau setara 700.000 unit disumbangkan oleh gabungan empat merek anggota AISI lainnya.
Angka fantastis ini membuktikan bahwa minat serta kepercayaan konsumen Indonesia terhadap jajaran produk motor konvensional racikan Honda masih sangat tinggi dan sulit tertandingi.
Kesiapan Ekosistem dan Lini Produk Elektrifikasi
Manajemen AHM menilai ada beragam faktor kompleks yang memengaruhi pertimbangan konsumen sebelum akhirnya yakin berpindah ke sepeda motor listrik.
Terlepas dari dinamika pasar yang masih lambat, Honda menegaskan komitmen penuhnya untuk mendukung transisi menuju era elektrifikasi nasional.
Berbagai sarana pendukung, mulai dari penguatan teknologi, penyediaan jaringan ekosistem pendukung, hingga jaminan ketersediaan suku cadang resmi telah disiapkan secara matang.
Dari sisi pilihan lini produk, Honda sendiri telah mengoperasikan dan memasarkan sejumlah model motor listrik modern di pasar Tanah Air. Beberapa di antaranya meliputi Honda EM1 e:, Honda Icon e:, hingga Honda CUV e:.
Ketersediaan berbagai pilihan varian ini menjadi bukti nyata kesiapan pabrikan dalam menyediakan moda transportasi masa depan, meskipun keputusan akhir untuk beralih kini kembali pada kesiapan serta preferensi masing-masing konsumen.
Faktor Pertimbangan Konsumen dan Strategi Masa Depan
Astra Honda Motor menegaskan bakal terus memantau dengan cermat setiap dinamika serta respons balik dari masyarakat terkait penggunaan motor listrik.
Ada beberapa aspek krusial yang selalu menjadi perhatian utama calon pembeli di Indonesia, seperti keandalan performa mesin, kesiapan infrastruktur pengisian daya, kepastian purnajual (peace of mind), hingga angka taksiran harga jual kembali (resale value).
Evaluasi terhadap seluruh faktor tersebut akan menjadi pijakan penting bagi Honda dalam menentukan strategi bisnis dan pengembangan produk ke depan.
AHM optimistis bahwa seiring makin matangnya infrastruktur serta meningkatnya pemahaman masyarakat, kendaraan listrik perlahan akan menjadi pilihan utama mobilitas harian.
Honda pun siap mendampingi perjalanan transisi energi hijau tersebut secara bertahap dan berkelanjutan di Indonesia.
Statement:
Thomas Wijaya, Wakil Presiden PT Astra Honda Motor
“Kalau kami lihat flat, dibandingkan dengan tahun lalu. Masih banyak faktor tergantung penerimaan konsumen dan masyarakat. Tapi kami sudah siap dan punya banyak model untuk menuju mobilitas ini. Kita punya teknologi, ekosistem, suku cadang, dan lainnya. Kami sudah siapkan buat konsumen.”
“Tinggal bagaimana masyarakat dan konsumen menjadikan motor listrik itu sebagai salah satu pilihan mereka untuk bermobilitas. Memang saat ini kita punya empat model motor listrik. Cuma kita akan terus lihat bagaimana penerimaan pasar, konsumen, baik atas performa, infrastruktur, peace of mind, termasuk juga tentu harga jual kembali dan sebagainya.”
3 Poin Penting:
-
Penjualan Motor Listrik Stagnan: Penjualan motor listrik Honda di Indonesia hingga semester I 2026 tercatat stagnan (flat) dan masih berkontribusi di bawah satu persen dari total penjualan.
-
Honda Kuasai Pasar Nasional: Di tengah lambatnya tren motor listrik, AHM tetap mendominasi pasar roda dua nasional dengan menjual 2,4 juta unit atau menguasai 77,42 persen dari total penjualan AISI.
-
Penyediaan Ekosistem Lengkap: AHM menegaskan kesiapannya mendukung transisi elektrifikasi melalui penyediaan model seperti Icon e:, CUV e:, dan EM1 e:, lengkap dengan jaringan infrastruktur, teknologi, serta suku cadang.



