Search

Desa ‘Hantu’ Tyneham, Bukti Sejarah yang Terlupakan

Kamis, 14 Agustus 2025

Gereja St. Mary di Tyneham (Mirror.co.uk)

Sebuah desa terpencil bernama Tyneham di Dorset, Inggris, seolah membeku dalam waktu. Desa ini menjadi saksi bisu sejarah masa lalu yang menyentuh, di mana seluruh penduduknya terpaksa meninggalkan rumah mereka pada masa Perang Dunia Kedua.

Hingga kini, desa tersebut tetap tidak berpenghuni dan menjadi objek wisata yang membangkitkan kenangan.

Pengorbanan untuk Kemenangan Perang

Pada tahun 1943, di tengah berkecamuknya Perang Dunia Kedua, militer Inggris menyita desa Tyneham dan lahan di sekitarnya untuk digunakan sebagai pangkalan pelatihan pasukan Sekutu. Lokasi desa yang strategis, dekat dengan tempat latihan menembak Lulworth, menjadi alasan utama.

Para penduduk desa hanya diberi waktu satu bulan untuk mengosongkan rumah mereka, dengan keyakinan bahwa mereka akan kembali setelah perang usai.

Janji yang Tak Pernah Terpenuhi

Penduduk desa yang hancur hati meninggalkan catatan di pintu gereja, berharap rumah mereka akan dirawat dengan baik.

Catatan itu berbunyi:

“Tolong perlakukan gereja dan rumah-rumah ini dengan hati-hati. Kami telah menyerahkan rumah kami, tempat banyak dari kami tinggal selama beberapa generasi, untuk membantu memenangkan perang demi menjaga kebebasan manusia. Kami akan kembali suatu hari nanti dan berterima kasih atas kebaikan Anda memperlakukan desa ini.”

Namun, janji itu tidak pernah terpenuhi. Bahkan setelah perang berakhir, desa Tyneham tetap digunakan untuk latihan militer.

Menjadi Destinasi Wisata Sejarah

Setelah hampir 80 tahun ditinggalkan, desa Tyneham kini dibuka untuk umum pada waktu-waktu tertentu. Desa ini menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung untuk melihat langsung kehidupan masa lalu yang terhenti.

Banyak pengunjung yang menggambarkannya sebagai “wawasan yang menarik” dan “tempat yang indah-sangat atmosferik dan sedih.”

Kisah Terakhir dari Seorang Penduduk

Penduduk terakhir Tyneham, Peter Wellman, meninggal pada usia 100 tahun pada April 2025. Sebelum meninggal, ia sempat kembali mengunjungi desa tempat ia dilahirkan dan dibesarkan.

Wellman mengenang masa kecilnya yang sederhana di desa tersebut, di mana ia dan keluarganya hidup tanpa listrik, gas, dan air mengalir, namun tetap merasa bahagia.

Kisahnya menambah kedalaman emosional bagi para pengunjung yang datang.

Daya Tarik dan Ulasan Pengunjung

Ulasan di situs perjalanan seperti TripAdvisor menggambarkan Tyneham sebagai tempat yang “menggugah pikiran dan menarik.”

Para pengunjung terkesan dengan sejarah desa yang menyentuh, terutama setelah membaca tulisan-tulisan yang menceritakan perjuangan penduduk desa untuk kembali ke rumah mereka.

Pengalaman ini memberikan pemahaman mendalam tentang dampak perang terhadap kehidupan masyarakat sipil.

Lokasi dan Aksesibilitas

Desa Tyneham terletak di Pantai Jurassic Dorset, yang merupakan bagian dari semenanjung Isle of Purbeck. Meskipun lokasinya terpencil, desa ini dapat diakses pada jadwal tertentu yang telah ditentukan.

Saat tidak dibuka untuk umum, gerbang masuk akan dikunci, menjadikannya sebuah peninggalan yang dijaga ketat dari masa lalu yang tak terlupakan.

Statement:

Pengunjung di TripAdvisor:

“Desa yang sepi ini memiliki sejarah yang sangat menarik. Papan-papan di dalam gereja yang merinci perjuangan penduduk desa untuk diizinkan kembali dan posisi saat ini sangat menyentuh.”

“Tempat yang indah-sangat atmosferik dan sedih, tetapi dengan cara yang terus membuat Anda ingin kembali mengunjunginya.”

Peter Wellman (penduduk terakhir Tyneham)

“Kami tidak punya listrik, tidak ada gas utama, dan tidak ada air mengalir, kami harus memompanya dari dekat gereja… Kami bahagia sampai kami dipindahkan.”

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan