Search

Ekraf Indonesia Makin Menyala! Investasi Tembus Target dan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi

Minggu, 2 Agustus 2026

Ekonomi kreatif (ist)

Sektor ekonomi kreatif Indonesia sukses mencatatkan performa luar biasa sepanjang tahun 2025 dengan capaian yang jauh melampaui ekspektasi.

Pertumbuhan pesat ini tidak hanya membuktikan daya tahan industri kreatif lokal, tetapi juga menegaskan perannya yang semakin krusial dalam memperkuat fondasi perekonomian nasional.

Realisasi investasi yang masuk ke sektor ini tercatat melonjak tajam hingga melampaui target yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebelumnya.

Tidak sekadar mencatatkan nilai investasi yang fantastis, kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional juga menorehkan angka impresif sebesar 6,8%.

Pencapaian luar biasa ini berhasil mengungguli target awal pemerintah sekaligus melaju lebih kencang daripada laju pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Tren positif ini menjadi sinyal hijau bahwa karya kreatif anak bangsa kini memiliki daya saing finansial yang sangat tinggi.

Realisasi Investasi Meroket Lampaui Target Pemerintah

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyampaikan bahwa capaian investasi sektor ekonomi kreatif sepanjang tahun 2025 berhasil menyentuh angka 134% dari target awal sebesar Rp136 triliun.

Angka yang terbilang amat fantastis ini membuktikan bahwa daya tarik industri kreatif lokal semakin memikat para investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

Secara keseluruhan, sektor ini bahkan mampu menyumbang sekitar 9,5 persen dari total portofolio investasi yang masuk ke Tanah Air.

Menparekraf menyebut  bahwa pemerintah optimistis, melalui kolaborasi yang solid dengan berbagai pihak, kontribusi sektor ini diproyeksikan bakal meningkat pesat hingga menyentuh angka 8% pada tahun 2029 mendatang.

Pertumbuhan PDB Ekraf Ungguli Laju Ekonomi Nasional

Peningkatan kontribusi ekonomi kreatif sebesar 6,8 persen tersebut tercatat melampaui target awal pemerintah yang dipatok pada angka 5,5%. Lebih hebatnya lagi, capaian ini berada 1,75 poin persentase di atas pertumbuhan PDB nasional yang mencatatkan angka 5,11%.

Keberhasilan ini membuktikan bahwa ekosistem kreatif di Indonesia memiliki daya tahan yang sangat tangguh serta fleksibilitas yang tinggi dalam menghadapi dinamika pasar global.

Selain berkontribusi besar pada PDB, sektor ekonomi kreatif juga terbukti menjadi penyerang andalan dalam pembukaan lapangan kerja baru di Indonesia.

Sepanjang tahun 2025, sektor ini secara masif berhasil menyerap sekitar 27,4 juta tenaga kerja dari berbagai latar belakang keahlian.

Tingginya penyerapan tenaga kerja ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa industri kreatif mampu memberikan dampak sosial-ekonomi secara langsung kepada masyarakat luas.

Perluasan Subsektor Baru Sambut Tren Teknologi Masa Depan

Guna menjaga momentum pertumbuhan yang sangat positif ini, pemerintah mengambil langkah strategis dengan memperluas cakupan subsektor ekonomi kreatif dari 17 menjadi 21 subsektor.

Langkah ekspansif ini secara khusus memasukkan tren-tren industri modern yang tengah digandrungi generasi muda, seperti content creator, live commerce, hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (artificial intelligence atau AI).

Langkah adaptif ini diharapkan mampu mengakomodasi potensi besar dari para kreator digital Tanah Air.

Pemerintah berharap penguatan serta penetapan subsektor baru ini mampu mendongkrak daya saing industri kreatif Indonesia di kancah internasional secara signifikan.

Dengan hadirnya regulasi dan wadah yang lebih inklusif, peluang investasi baru, inovasi berteknologi tinggi, serta ketersediaan lapangan kerja yang makin luas dipastikan bakal terus terbuka lebar pada tahun-tahun mendatang.

Statement:

Teuku Riefky Harsya, Menteri Ekonomi Kreatif

“Capaian yang melampaui target ini menjadi indikator kuat bahwa ekonomi kreatif bukan lagi sekadar sektor pendukung, melainkan telah bertransformasi menjadi salah satu motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional.”

3 Poin Penting:

  • Investasi Lampaui Target: Realisasi investasi sektor ekonomi kreatif 2025 mencapai 134% dari target Rp136 triliun dan menyumbang 9,5% dari total investasi nasional.

  • Pertumbuhan PDB Mengesankan: Kontribusi ekraf terhadap pertumbuhan ekonomi nasional menyentuh 6,8% (melampaui target 5,5 persen dan PDB nasional 5,11%) serta berhasil menyerap 27,4 juta tenaga kerja.

  • Ekspansi Subsektor Modern: Pemerintah memperluas cakupan ekraf menjadi 21 subsektor dengan memasukkan content creator, live commerce, dan kecerdasan artifisial (AI) guna memperkuat daya saing global.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan