Bikin game bertema band legendaris sekelas The Beatles ternyata bukan cuma soal urusan coding dan grafis, tapi juga soal nyali.
Tim pengembang dari Harmonix baru-baru ini buka suara soal momen paling bikin deg-degan sepanjang sejarah karier mereka.
Pasalnya, mereka harus berhadapan langsung dengan Yoko Ono untuk mempresentasikan sosok digital mendiang suaminya, John Lennon, dalam game The Beatles: Rock Band.
Bukannya dapet pujian, para pengembang ini justru kena mental karena kritik pedas dari Yoko. Proyek ambisius yang digadang-gadang jadi puncak kejayaan instrumen plastik ini benar-benar diuji kualitasnya.
Bayangin saja, setelah kerja keras bagai kuda, mereka harus mendengar Yoko Ono berkata bahwa karakter John Lennon versi digital mereka terlihat “bodoh” dan sama sekali tidak mencerminkan kepribadian aslinya.
Kritik Pedas Yoko Ono yang Bikin Keringat Dingin
Josh Randall, selaku Creative Director studio tersebut, mengenang betapa mencekamnya suasana saat pertemuan berlangsung.
Yoko Ono merasa penggambaran John Lennon dalam tahap pengembangan awal sangat meleset dari realita. Menurut Yoko, karakter tersebut tidak punya jiwa dan gagal menangkap aura sang legenda musik dunia tersebut secara akurat.
Eran Egozy, sang CTO, menambahkan bahwa Yoko Ono terang-terangan membenci versi awal tersebut. John Lennon di dalam game awalnya terlihat seperti cowok mopey shoe-gazer yang terus-terusan menunduk ke tanah.
Padahal, menurut sang istri, John adalah sosok pria tangguh yang bahkan bisa terlihat galak, bukan seseorang yang tampak lesu tanpa energi di atas panggung.
Standar Tinggi Demi Menjaga Warisan Sang Legenda
CEO Harmonix, Alex Rigopulos, mengakui bahwa Yoko Ono adalah klien yang sangat menuntut, namun ia sangat menghargai hal tersebut.
Para seniman dan animator di proyek tersebut dikabarkan sampai mandi keringat dingin saat harus mempertanggungjawabkan karya mereka di depan Yoko.
Namun, tim pengembang sadar bahwa kritik tersebut muncul karena Yoko ingin memastikan warisan suaminya tetap terjaga dengan kualitas jempolan.
Ketegasan Yoko Ono ini justru menjadi pemacu semangat bagi tim untuk melakukan riset lebih dalam lagi. Mereka sadar bahwa membuat karakter ikonik seperti The Beatles tidak bisa dilakukan setengah-setengah.
Harus ada vibe yang pas agar para penggemar tidak kecewa saat memainkan game tersebut nantinya di konsol mereka masing-masing.
Beberapa lagu wajib yang masuk daftar antara lain:
-
Era Awal: I Saw Her Standing There, Twist and Shout, dan Do You Want to Know a Secret.
-
Era Eksperimental: Yellow Submarine, Lucy in the Sky with Diamonds, dan Tomorrow Never Knows.
-
Era Akhir: Get Back, Come Together, Something, dan tentu saja I Am the Walrus.
Gimana cara mereka memperbaiki karakter John Lennon biar nggak kena semprot lagi? Tim Harmonix akhirnya memutuskan untuk membedah habis-habisan rekaman legendaris The Beatles saat konser di Shea Stadium tahun 1965.
Mereka memperhatikan setiap detail gerakan, gaya berdiri, hingga ekspresi wajah John saat tampil di depan ribuan orang di New York City kala itu.
Hasilnya, karakter John Lennon bertransformasi menjadi lebih hidup dan memiliki karisma yang sesuai dengan ekspektasi Yoko Ono.
Kerja keras dan kesabaran menghadapi kritik pedas ini akhirnya terbayar lunas.
The Beatles: Rock Band pun sukses menjadi salah satu game musik paling berkesan dan autentik yang pernah dibuat dalam sejarah industri video game global.
3 Poin Penting:
-
Pengembang game The Beatles: Rock Band sempat merasa tertekan saat Yoko Ono mengkritik tajam desain awal karakter John Lennon.
-
Yoko Ono menilai John Lennon versi digital awalnya terlihat lesu dan tidak mencerminkan kepribadian aslinya yang tangguh.
-
Tim Harmonix melakukan riset mendalam melalui rekaman konser Shea Stadium 1965 untuk menyempurnakan animasi dan karakter dalam game.
[gas/man]
![kpop demon hunter [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/KPop-Demon-Hunters.jpg-300x169.webp)
![Ndhank Stinky [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/Ndhank-Surahman-Hartono1.jpg-e1776662775892-300x176.webp)
![idgitaf [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/Idgitaf_Kehilangan_Promo-3-300x200.jpg)
![band GIGI [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/gigi_band-300x225.jpg)