Guys, isu keamanan siber yang nyangkut Huawei udah sampai ke level intelijen global! Amerika Serikat bukan cuma ngelarang Google doang, tapi udah mengancam sekutu terdekatnya buat tidak menggunakan peralatan jaringan 5G buatan Huawei!
Serius banget nih situasinya!
Ancaman ini terfokus ke kelompok yang disebut “Lima Mata”, yang terdiri atas Amerika, Inggris, Kanada, Australia, dan Selandia Baru.
Kelima negara ini punya kerja sama intelijen yang sangat erat dan berbagi informasi rahasia secara elektronik.
Ancaman Pompeo: Berhenti Berbagi Data
Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, langsung ngasih peringatan keras! Kalau ada negara anggota “Lima Mata” yang tetap memakai produk jaringan 5G buatan Huawei, Washington bakal berhenti berbagi informasi rahasia!
Kekhawatiran utamanya tuh soal jaringan super cepat 5G yang lagi di-masukin Huawei ke banyak negara.
Pesaing khawatir kalau infrastruktur pake Huawei, mereka bisa “membaca pesan yang dikirim melalui jaringan atau bahkan mematikan jaringan”.
Huawei Bantah, Tapi Undang-Undang China Jadi Sorotan
Huawei di berbagai kesempatan menolak tuduhan melakukan mata-mata untuk pemerintah China. Tapi, pihak yang mengkritik bilang undang-undang di Cina gak mungkin nge-biarin perusahaan nolak permintaan pemerintah buat dapetin informasi intelijen.
Kekhawatiran pemerintah AS tuh juga didasarkan pada praktik yang berlaku di AS sendiri, lho. Edward Snowden pernah ngungkapin kalau badan-badan intelijen AS juga meretas data milik perusahaan teknologi kayak Google dan Yahoo.
Inggris Masih Debat, Faktor Harga Jadi Penentu
Meski udah diancam gede-gedean, ternyata di Inggris, sekutu terdekat AS, masih terjadi debat apakah sebaiknya infrastruktur 5G pake produk Huawei atau enggak.
Kenapa? Karena harga produk teknologi yang ditawarkan Huawei jauh lebih murah dari perusahaan Amerika dan Eropa, terutama di Asia dan Afrika. Ini nih aspek harga yang menjamin Huawei tetap jadi pemain global yang penting.
Statement:
Mike Pompeo, Menteri Luar Negeri AS
“Kami tak akan lagi membagikan informasi (rahasia jika ada negara yang memakai produk jaringan 5G buatan Huawei).”
3 Poin Penting:
-
Ancaman Berbagi Intelijen: Amerika Serikat mengancam berhenti berbagi informasi rahasia dengan sekutu “Lima Mata” jika negara tersebut menggunakan peralatan 5G buatan Huawei karena alasan keamanan jaringan.
-
Isu Keamanan Jaringan 5G: Kekhawatiran utama adalah potensi Huawei untuk membaca pesan atau mematikan jaringan melalui infrastruktur 5G, meskipun Huawei menolak tuduhan mata-mata.
-
Faktor Harga dan Pasar Global: Meskipun didera krisis, harga produk Huawei yang jauh lebih murah dibandingkan pesaing Barat diprediksi tetap menjamin Huawei menjadi pemain global yang penting di Asia dan Afrika.



