Search

Gokil! Disebut Rafflesia Merah Putih, Bunga Viral Ini Ternyata Gampang Nongol di Hutan Sambas, Kalbar, Gak Butuh Waktu 13 Tahun!

Selasa, 2 Desember 2025

Rafflesia hasseltii dari hutan Sambas, Kalbar (istimewa)

Guys, tahu dong bunga Rafflesia yang gede dan bau itu? Ternyata, jenis langka Rafflesia hasseltii yang sempat viral enggak cuma ada di Pulau Sumatra, loh!

Buktinya, bunga super langka ini sering banget ditemukan mekar di hutan Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar).

Rafflesia hasseltii ini emang salah satu bunga langka dari genus Rafflesia yang spesial banget, dan sering nongol di hutan hujan tropis kawasan hutan lindung Desa Temajuk, Kabupaten Sambas.

Bahkan, warga yang trekking menuju Mercusuar Tanjung Datuk hampir kayak ketemu gebetan aja, sering banget menjumpai bunga ini mekar di jalur pendakian!

Nggak Perlu Nunggu 13 Tahun, Warga Sambas Gampang Ketemu

Nah, ini dia yang bikin Kalimantan Barat jadi sorotan! Kalau di Sumatra peneliti butuh waktu sampai 13 tahun untuk bisa menemukan Rafflesia hasseltii ini lagi, di hutan lindung Desa Temajuk, Sambas, masyarakat justru gampang banget ketemu bunga Rafflesia, termasuk yang jenis hasseltii yang jarang ditemui itu.

Salah satu warga yang pernah lihat langsung bunga ini mekar sempurna adalah Agri Aditya. Lima bulan lalu, tepatnya 29 Juni 2025, Agri dan teman-temannya yang trekking ke Mercusuar Tanjung Datuk enggak sengaja nemu Rafflesia hasseltii yang lagi mekar setelah berjalan sekitar satu jam.

Sebuah pengalaman langka yang bikin dia takjub total!

Aroma Lebih Nyengat dan Fisik yang Khas

Rafflesia hasseltii dari hutan Sambas, Kalbar (istimewa)

Agri Aditya yang pernah ketemu langsung bunga ini udah kayak pakar dadakan. Ia menuturkan bahwa Rafflesia hasseltii yang dia temui diameternya sekitar 30 sampai 40 sentimeter.

Meskipun sedikit lebih kecil dari yang di Sumatra, ciri fisiknya gak bisa dipungkiri.

Bunga ini punya pola corak yang acak dan tidak beraturan, lubang disk yang lebih besar, serta warna merah bata yang dominan. Yang paling bedain? Aromanya!

Musim Hujan Auto Mekar: Pengakuan Petugas Mercusuar

Nggak cuma Agri, petugas Mercusuar Tanjung Datuk bernama Aan juga sering banget ketemu bunga Rafflesia di hutan tersebut, termasuk jenis tuan-mudae.

Aan bilang, bunga Rafflesia ini emang beberapa kali muncul di jalur itu, terutama saat musim hujan tiba. Teman-temannya sesama petugas Mercusuar juga sering banget nemu bunga ini mekar sempurna.

Peneliti LIPI Sudah Catat Keberadaan Rafflesia hasseltii Sejak Lama

Meskipun warga sering ketemu dan baru viral sekarang, ternyata keberadaan Rafflesia hasseltii di kawasan hutan lindung Desa Temajuk ini udah dicatat oleh peneliti sejak lama loh!

Tahun 2019, jurnal ilmiah Reinwardtia mencatat keberadaan bunga ini di Tanjung Datuk, Sambas.

Penelitian oleh LIPI (saat ini BRIN) dan UGM itu membandingkan spesimen dari Sambas dengan jenis Rafflesia lain, dan hasilnya menunjukkan kecocokan kuat dengan Rafflesia hasseltii.

Bahkan, Tim Ekspedisi Khatulistiwa TNI AD udah menemukan bunga ini sejak tahun 2012.

BKSDA Kalbar Gercep Ambil Sampel DNA untuk Pembuktian Ilmiah

Melihat kehebohan di media sosial, Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat langsung gercep menanggapi laporan ini. Mereka siap turun ke lapangan untuk melakukan penelitian lebih lanjut.

Pengambilan sampel DNA ini penting banget untuk memastikan secara ilmiah jenis bunga langka yang sering nongol di hutan Sambas itu. Semoga kawasan ini makin hits dan tentunya makin terlindungi ya!

Statement:

Agri Aditya, Warga Setempat

“Aromanya juga lebih menyengat dari Rafflesia tuan-mudae yang pernah saya temui di Singkawang sekitar 19 tahun yang lalu. Saya ingat betul karena itu penemuan yang langka.”

Aan, Petugas Mercusuar Tanjung Datuk

“Saya sering melihat bunga-bunga itu mekar. Karena bentuknya mencolok jadi mudah ditemui. Lokasinya ada di beberapa tempat. Biasanya memang sering mekar saat musim hujan seperti sekarang. Terakhir saya bertemu yang mekar tiga bulan lalu.”

Doni Maja Perdana, Kasubbag TU BKSDA Kalbar

“Informasi itu sudah kami terima dari laporan masyarakat dan sudah ada juga yang beredar di media sosial. Ini sudah disampaikan ke pimpinan kami dan akan dilakukan penelitian serta pengambilan sampel DNA untuk memastikan apakah itu benar Rafflesia hasseltii.”

3 Poin Penting

  1. Sering Ditemukan di Kalbar: Bunga langka Rafflesia hasseltii ternyata sering mekar di hutan lindung Desa Temajuk, Sambas, Kalbar, tidak hanya di Sumatra.

  2. Khas dan Menyengat: Warga yang melihat, seperti Agri Aditya, mengonfirmasi ciri fisiknya yang unik (diameter 30–40 cm, corak acak, warna merah bata) dan aromanya yang lebih menyengat daripada jenis Rafflesia lain.

  3. Akan Diteliti BKSDA: BKSDA Kalbar telah menerima laporan dan berencana mengambil sampel DNA untuk penelitian dan konfirmasi ilmiah, meskipun keberadaan Rafflesia hasseltii di Tanjung Datuk, Sambas, sudah tercatat oleh peneliti LIPI sejak 2019.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan