Guys, siap-siap melongo! Ada bocah tujuh tahun dari Dubai bernama Ivan Krasiukov yang baru saja diakui oleh Official World Record (OWR) Europe sebagai pendaki termuda di dunia.
Nggak main-main, Ivan berhasil menyelesaikan dua jalur trekking legendaris di Himalaya—yaitu Everest Base Camp (EBC) dan Annapurna Circuit—hanya dalam kurun waktu satu tahun!
Ivan, yang masih siswa kelas 2 di Bloom World Academy Dubai, memulai aksi epic-nya ke jalur EBC sepanjang 130 kilometer pada April 2024, saat usianya baru enam tahun.
Dalam 12 hari perjalanan, dia sukses menaklukkan ketinggian 5.364 mdpl, tantangan yang sering bikin pendaki dewasa nyerah.
Setahun kemudian, April 2025, ia lanjut gas ke Annapurna Circuit, melewati Thorong La Pass pada ketinggian 5.416 mdpl! Ini bocah atau superhero, sih?
Semangat Nggak Ada Obat: Mau Rute yang Lebih Panjang!
Prestasinya bukan cuma soal rekor, tapi juga soal semangat. Sang ayah, Dmitrii Krasiukov, mengenang momen lucu saat Ivan selesai EBC.
Dmitrii bilang bahwa Ivan sempat kecewa setelah mencapai Everest Base Camp, karena ia menginginkan rute yang lebih panjang. Tentu hal itu menunjukkan betapa besar semangatnya untuk menjelajah.
Wow! Semangat Ivan ini jadi bukti bahwa Himalaya bisa banget jadi destinasi wisata petualangan ramah keluarga, asalkan persiapannya matang dan ada pendampingan yang tepat (Ivan didampingi orang tua, pemandu, dan porter lokal).
Ivan sendiri santai saja sambil mengatakan bahwa mereka berjalan seperti pahlawan dari film kartun, mengenang perjalanan yang seru sambil ditemani musik.

Latihan Intensif di Gurun Panas Dubai
Untuk menghadapi dingin ekstrem dan jalur berbatu Nepal, Ivan nggak cuma modal nekat. Pendaki termuda ini menjalani latihan fisik intensif hingga 12 kali seminggu di tengah panasnya gurun Dubai!
Program latihannya macam-macam, mencakup atletik, parkour, akrobatik, dan renang.
Disiplin latihan ini menjadi kunci utama buat menaklukkan tantangan fisik dan ketinggian ekstrem di pegunungan.
Ini menunjukkan bahwa di balik prestasi luar biasa, ada persiapan yang jauh lebih luar biasa. Jadi, nggak ada yang instan, ya.
Target Berikutnya: Puncak-Puncak Dunia
Meskipun baru berusia tujuh tahun, Ivan Krasiukov sudah menetapkan pandangannya ke tantangan global berikutnya.
Dia berencana menargetkan Gunung Kilimanjaro di Tanzania (puncak tertinggi di Afrika) dan Gunung Elbrus di Rusia (puncak tertinggi di Eropa).
Target ambisius ini menegaskan bahwa Ivan siap untuk terus menggapai langit dan menginspirasi generasi muda lainnya.
Prestasinya membuktikan bahwa usia hanyalah angka, dan dengan semangat petualangan yang tinggi, batas kemampuan bisa terus digeser. Dunia menanti aksi Ivan selanjutnya!
Statement:
Dmitrii Krasiukov, ayah Ivan
“Ivan sempat kecewa setelah mencapai Everest Base Camp. Katanya, kami seharusnya memilih rute yang lebih panjang.”
3 Poin Penting
-
Pendaki Termuda Pemeceh Rekor: Ivan Krasiukov (7) diakui OWR Europe sebagai pendaki termuda yang menyelesaikan dua rute trekking legendaris Himalaya: Everest Base Camp (EBC) dan Annapurna Circuit, hanya dalam kurun waktu satu tahun (April 2024–April 2025).
-
Latihan Intensif dan Semangat Tinggi: Ivan menjalani latihan fisik intensif (atletik, parkour, akrobatik) hingga 12 kali seminggu di gurun Dubai sebagai persiapan. Setelah mencapai EBC, ia justru kecewa karena ingin rute yang lebih panjang.
-
Himalaya Ramah Keluarga: Keberhasilan Ivan, yang didampingi kedua orang tuanya, membuktikan bahwa trekking di Himalaya dapat menjadi pengalaman keluarga yang mendidik dan inspiratif, asalkan dilakukan dengan persiapan dan pendampingan yang matang.

![jemaah haji dan umroh [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/Haji-dan-umroh-adalah-panggilan-Allah-swt-300x225.jpg)
![AS-Iran gencatan senjata [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/perang-di-timur-tengah-mencapai-titik-kritis-setel-hjvy-300x202.webp)
