Search

Grab Kuasai Mayoritas Superbank, Akses Kredit Digital untuk UMKM dan Masyarakat Makin Ngebut

Rabu, 10 Juni 2026

superbank (ist)

Grab resmi memperkuat langkahnya di sektor keuangan digital Indonesia dengan menjadi pemegang saham mayoritas PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA).

Melalui A5-DB Holdings dan GXS Pte. Ltd., Grab kini menguasai lebih dari 50% saham Superbank setelah serangkaian transaksi yang dilakukan pada Mei 2026.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia tetap menjadi pasar strategis bagi perusahaan teknologi asal Asia Tenggara tersebut.

Peningkatan kepemilikan ini sekaligus mempertegas ambisi Grab untuk memperluas layanan keuangan digital yang terintegrasi dengan ekosistem transportasi, pengantaran, dan pembayaran digital yang selama ini telah digunakan jutaan masyarakat Indonesia.

Kehadiran Superbank menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat layanan finansial berbasis teknologi di dalam ekosistem Grab.

Grab Perkuat Ekosistem Keuangan Digital

Presiden Direktur Superbank, Tigor M. Siahaan, menilai bertambahnya kepemilikan Grab merupakan bentuk kepercayaan terhadap strategi bisnis dan pertumbuhan yang selama ini dijalankan perusahaan.

Menurutnya, dukungan dari ekosistem Grab membuka peluang lebih besar untuk menghadirkan layanan perbankan digital yang mudah diakses oleh berbagai kalangan masyarakat.

Tigor menegaskan, Superbank akan terus mengembangkan inovasi produk, memperluas akses pembiayaan yang bertanggung jawab, serta menghadirkan pengalaman layanan perbankan digital yang semakin praktis dan relevan.

Fokus tersebut dinilai penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang kini semakin mengandalkan layanan keuangan berbasis aplikasi.

Indonesia Tetap Jadi Pasar Prioritas Grab

CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan Indonesia memiliki posisi yang sangat penting dalam perjalanan bisnis Grab selama lebih dari satu dekade.

Menurutnya, peningkatan kepemilikan saham di Superbank mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap prospek ekonomi digital Indonesia yang masih sangat besar dalam jangka panjang.

Grab juga menilai layanan keuangan digital memiliki peran strategis dalam memperluas inklusi keuangan dan membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Karena itu, sinergi antara Grab, Superbank, dan OVO akan terus diperkuat untuk memberikan manfaat bagi pengguna, mitra pengemudi, pelaku UMKM, hingga masyarakat secara umum.

Kinerja Moncer, Kredit dan Laba Melonjak Tajam

Penguatan dukungan dari Grab datang di tengah performa bisnis Superbank yang terus menunjukkan tren positif. Hingga April 2026, penyaluran kredit Superbank tumbuh 55% secara tahunan atau year-on-year (YoY).

Pertumbuhan tersebut didorong oleh integrasi layanan pembiayaan yang semakin erat dengan platform Grab dan OVO.

Tak hanya itu, Superbank juga mencatat laba sebelum pajak sebesar Rp142 miliar dalam empat bulan pertama 2026. Angka tersebut melonjak hingga 1.529% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Perusahaan menyebut capaian ini merupakan hasil dari sinergi ekosistem yang kuat, pengelolaan risiko yang disiplin, serta fokus pada penyediaan layanan keuangan digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Statement:

Tigor M. Siahaan, Presiden Direktur Superbank

“Kepercayaan Grab yang semakin besar terhadap Superbank merupakan validasi atas strategi pertumbuhan yang kami jalankan. Dukungan dari ekosistem Grab memungkinkan kami menghadirkan layanan perbankan yang lebih relevan, mudah diakses, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.”

Neneng Goenadi, CEO Grab Indonesia

“Indonesia merupakan rumah bagi Grab dan merupakan ekosistem penting bagi kami. Peningkatan kepemilikan di Superbank mencerminkan keyakinan kami terhadap potensi jangka panjang Indonesia serta peran penting layanan keuangan digital dalam memperluas akses ekonomi bagi masyarakat.”

3 Poin Penting:

  • Grab resmi menjadi pemegang saham mayoritas Superbank dengan kepemilikan lebih dari 50 persen melalui A5-DB Holdings dan GXS Pte. Ltd.
  • Superbank mencatat pertumbuhan bisnis yang impresif, dengan kredit naik 55 persen YoY dan laba sebelum pajak melonjak 1.529 persen hingga April 2026.
  • Sinergi Grab, OVO, dan Superbank akan difokuskan untuk memperluas akses pembiayaan digital bagi masyarakat dan UMKM di Indonesia.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan