Harga minyak mentah dunia lagi bikin ketar-ketir setelah melonjak ke angka USD92 per barel. Fenomena ini nggak main-main karena langsung memicu pemerintah Indonesia buat pasang kuda-kuda lewat skenario stress test atau simulasi risiko.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa jika harga ini stabil selama setahun, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berisiko membengkak hingga 3,6% dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Kondisi ini cukup menantang karena batas aman defisit yang ditetapkan secara legal adalah 3%.
Penyebab utamanya apalagi kalau bukan eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang berpotensi besar mengganggu pasokan minyak global.
Pemerintah pun harus memutar otak supaya defisit tetap terkendali tanpa harus mengorbankan program-program krusial yang sudah direncanakan.
Strategi Efisiensi Program MBG Agar Tetap Jalan
Salah satu program yang paling disorot dalam situasi ini adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) yang punya pagu anggaran jumbo sebesar Rp335 triliun.
Dengan target 82,9 juta penerima, program ini memang menjadi prioritas nasional untuk meningkatkan gizi masyarakat dan menekan angka stunting.
Meski ada wacana efisiensi anggaran akibat tekanan fiskal, pemerintah memastikan bahwa porsi utama makanan untuk rakyat nggak bakal dipangkas.
Menteri Keuangan menegaskan bahwa pemotongan anggaran hanya akan menyentuh aspek pendukung, bukan menu makanan inti. Fokus efisiensi bakal diarahkan pada belanja operasional seperti pengadaan motor untuk SPPG atau pembelian komputer.
Dengan cara ini, target penerima mulai dari anak sekolah, ibu hamil, hingga lansia tetap bisa mendapatkan manfaat maksimal dari program MBG.
Penundaan Proyek Infrastruktur Demi Keseimbangan Fiskal
Selain otak-atik anggaran MBG, pemerintah juga punya opsi lain yaitu melakukan penjadwalan ulang proyek infrastruktur yang bersifat multi-years.
Proyek-proyek di bawah Kementerian Pekerjaan Umum, seperti pembangunan jembatan atau fasilitas pendidikan tertentu, kemungkinan besar akan digeser ke tahun berikutnya.
Langkah ini diambil demi menjaga neraca fiskal agar tetap seimbang tanpa menurunkan kualitas layanan publik secara drastis.
Jika defisit sampai dibiarkan melampaui batas 3%, dampaknya bisa menjalar ke mana-mana. Kepercayaan investor bisa turun, biaya pinjaman luar negeri otomatis naik, dan ruang fiskal untuk kebijakan sosial lainnya jadi makin sempit.
Bahkan, program lain seperti insentif mobil listrik pun terancam batal pada 2026 kalau tekanan fiskal ini nggak segera diatasi dengan kebijakan yang tepat.
Tantangan Krusial Menjaga Gizi dan Kepercayaan Investor
Menjaga keberlanjutan program MBG sekaligus mengendalikan defisit menjadi tantangan kebijakan yang sangat krusial bagi pemerintah saat ini.
MBG bukan sekadar bagi-bagi makanan, tapi garda terdepan dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang lebih berkualitas di masa depan.
Oleh karena itu, langkah efisiensi yang diambil harus benar-benar presisi agar misi sosial dan kesehatan tetap tercapai.
Di sisi lain, kestabilan ekonomi makro tetap menjadi harga mati agar ekonomi Indonesia tetap tangguh menghadapi guncangan global.
Dengan kombinasi antara efisiensi belanja operasional dan penundaan infrastruktur non-prioritas, pemerintah optimistis bisa melewati badai harga minyak ini.
Harapannya, Indonesia tetap bisa mandiri secara pangan dan gizi tanpa harus mempertaruhkan kesehatan APBN di mata dunia.
Statement:
Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan
“Kami melihat potensi defisit bisa meluas hingga 3,6% jika harga minyak dunia stabil di US$92 per barel. Namun, kami memastikan efisiensi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan menyentuh anggaran utama yang langsung menyediakan makanan bagi anak sekolah, ibu hamil, dan lansia. Efisiensi akan difokuskan pada belanja pendukung saja.”
3 Poin Penting:
-
Harga minyak dunia yang mencapai US$92 per barel memicu risiko defisit APBN 2026 membengkak hingga 3,6% dari PDB.
-
Pemerintah melakukan efisiensi pada belanja pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai Rp335 triliun tanpa memotong porsi makanan inti.
-
Opsi penundaan proyek infrastruktur multi-years disiapkan untuk menjaga batas aman defisit 3% dan mempertahankan kepercayaan investor.

![Ketua Ombudsman RI [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/PENANGKAPAN-KEJAGUNG-Ketua-Ombudsman-RI-Hery-Susanto-ditangkap-860x484-1-300x169.webp)

![Satpol PP [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/28082024121157_0-300x200.jpeg)