Search

Lacak Posisi Fosil Jutaan Tahun Lalu Pakai PACA, Peneliti Ciptakan Kalkulator Peta Purba Gratis

Rabu, 29 Juli 2026

Ilustrasi peneliti (dailymotion)

Para peneliti dan pencinta paleontologi kini punya amunisi teknologi baru yang sangat canggih untuk melacak sejarah Bumi.

Tim peneliti dari BIOST3 Research Group Universitas Barcelona baru saja mengembangkan sebuah antarmuka web gratis bernama Paleocoordinates Calculator (PACA).

Alat inovatif ini dirancang untuk mempermudah rekonstruksi posisi lokasi fosil pada ratusan juta tahun silam ketika lempeng tektonik Bumi masih bergeser secara ekstrem.

Selama ini, koordinat modern tempat fosil ditemukan tidak serta-merta menunjukkan lokasi aslinya di masa purba.

Memetakan kembali posisi geografis masa lalu menggunakan metode konvensional kerap menjadi tugas berat yang membutuhkan kemampuan pemrograman rumit.

Kehadiran kalkulator PACA sukses memangkas kerumitan teknis tersebut sehingga riset ilmu kebumian kini dapat diakses oleh peneliti, pendidik, hingga masyarakat umum dengan mudah.

PACA Hilangkan Hambatan Koding dan Mendukung Riset Terbuka

Pengembangan perangkat lunak PACA berfokus pada kemudahan aksesibilitas tanpa mengorbankan fungsionalitas. Pengguna cukup mengunggah berkas data sederhana untuk mendapatkan estimasi posisi paleokoordinat secara instan.

Mengusung prinsip open science, tim pengembang menyediakan kode sumber secara publik di repositori Zenodo guna mendukung transparansi serta reproduktivitas riset akademis bagi siapa saja.

Keunggulan utama alat ini terletak pada kemampuannya mengolah dataset besar sekaligus secara otomatis hanya dalam kurun waktu beberapa detik.

Tanpa perlu memasang software desktop yang berat, para pengguna dari berbagai belakangan pengetahuan dapat langsung melacak pergeseran suatu lokasi sepanjang sejarah geologis planet Bumi secara intuitif dan praktis.

Visualisasi 3D Interaktif dan Pengukuran Ketidakpastian Tektonik

Sistem kerja matematis PACA mengintegrasikan paket R palaeoverse dengan layanan web GPlates.

Menariknya, alat ini memungkinkan para peneliti membandingkan data mereka secara bersamaan menggunakan lima model lempeng global (GPM) yang diakui komunitas ilmiah internasional, yaitu PALEOMAP, GOLONKA, MERDITH2021, TorsvikCocks2017, dan MATTHEWS2016_pmag_ref.

Selain menyajikan data tabular yang siap dianalisis secara statistik, PACA secara otomatis mengukur rentang jarak dan ketidakpastian tektonik dari hasil prediksi tiap model.

Pengguna juga disuguhkan tampilan peta bumi purba berbentuk bola dunia 3D interaktif yang interaktif hasil olahan React dan Blender, berbasis proyek peta paleogeografi milik ilmuwan ternama Christopher Scotese.

Akurasi Tinggi Antarmuka Web dan Dukungan Proyek Riset

Meskipun dioperasikan melalui antarmuka web yang terkesan praktis, akurasi hasil perhitungan PACA terbukti sangat presisi.

Berdasarkan pengujian validasi silang pada 142 lokasi rekonstruksi di seluruh dunia, hasil otomatisasi PACA tercatat nyaris identik secara matematis dengan alur kerja program komputer desktop konvensional tanpa adanya indikasi bias sistematis.

Pengujian statistik mencatatkan rata-rata galat spasial kurang dari 17 meter, sebuah deviasi angka yang amat sangat kecil pada skala pergeseran planet.

Riset pengembangan PACA ini didanai oleh Kementerian Sains, Inovasi, dan Universitas Spanyol melalui proyek Cretaceous Resin Interval (CREI) yang fokus meneliti formasi deposit fosil resin amber dari periode Kapur.

Statement:

Profesor Antonio Monleón-Getino, kepala BIOST3 Research Group Universitas Barcelona

“Antarmuka inovatif ini menghilangkan hambatan metodologis: Anda cukup mengunggah file CSV berisi koordinat saat ini dan usia geologis dari temuan tersebut untuk mendapatkan paleokoordinat yang tepat hanya dalam hitungan detik.”

Noa Scholz-Murcia, penulis utama penelitian dari Biodiversity Research Institute (IRBio)

“Alat ini memungkinkan pengguna membandingkan data mereka secara bersamaan dengan hingga lima model lempeng global yang banyak digunakan oleh komunitas ilmiah.”

Tim peneliti BIOST3

“Apakah memindahkan proses dari software desktop ke antarmuka web mengurangi akurasi? Sama sekali tidak.”

3 Poin Penting:

  • Inovasi Alat PACA: Tim Universitas Barcelona merancang Paleocoordinates Calculator (PACA), kalkulator web gratis untuk melacak koordinat lokasi purba fosil tanpa perlu keahlian koding.

  • Visualisasi dan Multi-Model: PACA mengintegrasikan 5 model lempeng tektonik global sekaligus menyajikan visualisasi peta bumi purba berbentuk tampilan 3D interaktif.

  • Akurasi Presisi: Uji validasi silang membuktikan hasil perhitungan PACA sangat akurat dengan rata-rata galat spasial kurang dari 17 meter dibandingkan program konvensional.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan