Search

Lampung Siap Kencangkan Sabuk Sambut Proyek Mega Trans-Sumatra Railway

Senin, 3 Agustus 2026

Trans-Sumatra Railway (ist)

Kabar gembira buat kamu yang mendambakan kemudahan mobilitas dan konektivitas antarkota di Pulau Sumatra! Pemerintah Provinsi Lampung mulai bersiap diri untuk menyambut rencana megaproyek pembangunan Trans-Sumatra Railway.

Jaringan rel kereta api raksasa ini dirancang untuk menghubungkan titik ujung selatan di Bakauheni, Lampung, hingga menembus ujung utara di Banda Aceh dengan total panjang lintasan mencapai sekitar 1.400 kilometer.

Proyek strategis nasional yang kembali dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto ini mulai menunjukkan perkembangan yang sangat positif lewat dimulainya pembahasan teknis bersama pemerintah pusat.

Langkah nyata ini menjadi sinyal kuat bahwa impian memiliki jalur kereta api yang saling terintegrasi di seluruh pelosok Sumatra akan segera terealisasi.

Kehadiran infrastruktur ini diprediksi bakal mengubah wajah transportasi publik nasional menjadi jauh lebih modern.

Memasuki Tahap Studi Kelayakan dan Arahan Langsung Presiden

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, menjelaskan bahwa jika seluruh tahapan awal berjalan sesuai rencana, proyek raksasa ini diperkirakan mulai memasuki tahap Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan pada tahun depan.

Pencanangan kembali proyek ini menandakan komitmen serius pemerintah untuk mempercepat pembangunan di luar Pulau Jawa. Kehadiran rel kereta api terpadu ini diyakini bakal menjadi penggerak utama roda ekonomi wilayah Sumatra.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara resmi mencanangkan pembangunan Trans-Sumatra Railway saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang pada 30 Juli 2026 lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden secara khusus menugaskan Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk mempercepat persiapan pembangunan jalur kereta lintas Sumatra ini.

Presiden menilai jaringan rel ini sangat krusial untuk menekan biaya logistik sekaligus mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi.

Integrasi Jalur Regional Hingga Koneksi Internasional

Bambang memaparkan bahwa beberapa wilayah seperti Lampung, Sumatera Barat, Sumatera Utara, hingga Aceh sebenarnya telah memiliki jaringan rel kereta api lokal.

Tugas utama proyek ini nantinya adalah menyambungkan potongan-potongan jalur yang sudah ada agar terhubung penuh dari Ujung Selatan hingga Ujung Utara Sumatra.

Bahkan, ke depannya jaringan ini bakal diintegrasikan dengan Trans-Java Railway hingga Trans-Asia Railway untuk jangkauan transportasi yang lebih luas.

Guna mematangkan konsep teknis pembangunan, Pemerintah Provinsi Lampung telah aktif mengikuti sejumlah ajang Focus Group Discussion (FGD) bersama jajaran pemerintah pusat.

Pembahasan intensif mengenai peta lintasan dan aspek lingkungan terus diperbarui secara berkala. Kolaborasi antarinstansi ini dilakukan agar proses perencanaan matang sebelum pelaksanaan konstruksi fisik di lapangan dimulai.

Estimasi Investasi Fantastis dan Misi Ganda Logistik-Pariwisata

Berdasarkan hasil pembahasan awal, proyek jaringan rel sepanjang 1.400 kilometer ini diperkirakan membutuhkan nilai investasi fantastis mencapai sekitar Rp350 triliun.

Angka tersebut masih bersifat estimasi awal sembari menunggu penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan studi kelayakan secara menyeluruh.

Kebutuhan anggaran yang besar ini mencerminkan betapa masifnya skala proyek infrastruktur yang akan dibangun.

Kepala Dinas Perhubungan Lampung, Bambang Sumbogo, memberikan pernyataan resminya terkait harapan besar di balik megaproyek ini.

Statement:

Bambang Sumbogo, Kepala Dinas Perhubungan Lampung

“Alhamdulillah ini ada program dari Bapak Presiden untuk menggiatkan kembali proyek Trans-Sumatra Railway. Dengan adanya pencanangan tersebut berarti proyek ini sudah mulai bergerak.”

“Mudah-mudahan tahun depan sudah masuk tahap FS. Di Sumatra memang lebih difokuskan untuk logistik, tetapi angkutan penumpang juga berjalan bersamaan.”

“Kalau nanti bisa tersambung dari Jawa ke Sumatra bahkan sampai Malaysia dan Singapura, tentu manfaat ekonominya akan jauh lebih besar, baik untuk logistik maupun pariwisata.”

3 Poin Penting:

  • Pencanangan Megaproyek: Presiden Prabowo Subianto mencanangkan proyek Trans-Sumatra Railway sepanjang 1.400 km yang menghubungkan Bakauheni hingga Banda Aceh, dengan tahap Feasibility Study (FS) dimulai tahun depan.

  • Estimasi Investasi & Integrasi: Proyek ini diperkirakan menelan investasi awal sebesar Rp350 triliun dan dirancang untuk mengintegrasikan jalur rel lokal yang ada di Sumatra hingga terhubung dengan Trans-Java Railway.

  • Fungsi Ganda Transportasi: Trans-Sumatra Railway difokuskan sebagai tulang punggung angkutan logistik guna menekan biaya distribusi barang, sekaligus menjadi angkutan penumpang yang mendukung sektor pariwisata.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan