Loh Kok Tum Band Buktikan Panggung Adalah Taman Bermain Mereka

Rabu, 1 Oktober 2025

Loh Kok Tum Band (istimewa)

Supergrup Loh Kok Tum Band baru-baru ini kembali mengukuhkan reputasi mereka sebagai salah satu penampil panggung paling menghibur di Tanah Air.

Dalam konser teranyar mereka di W Super Club Jakarta, band yang dihuni musisi-musisi kenamaan ini sukses memukau ribuan penonton, membuktikan bahwa musik yang lahir dari kegembiraan tak pernah gagal menular.

Energi yang mereka pancarkan disambut riuh gembira oleh massa yang hadir.

Vokalis mereka, Ello, mengakui bahwa kekuatan utama pertunjukan malam itu bersumber dari antusiasme penonton.

Sejak lagu pertama dilantunkan, semangat para penonton terus mengalir deras, menciptakan sinergi luar biasa antara panggung dan penonton.

Pesta Nostalgia Lintas Genre dan Generasi

Daftar lagu yang dibawakan Loh Kok Tum Band dirancang seperti sebuah pesta nostalgia yang memuaskan selera musik penonton yang beragam.

Mereka tak hanya membawakan rock dalam negeri yang legendaris seperti “Radja” dari /rif, “Aku Cinta Kau dan Dia” milik The Rock, dan “Sorry” dari Netral, tetapi juga lagu ikonik dari band personel seperti “Masih Ada” (Ello) dan “Sempurna” dari Andra & The Backbone.

Yuke, basis Dewa 19, yang juga merupakan personel Loh Kok Tum Band, menjelaskan bahwa setlist disusun dengan mempertimbangkan kepuasan penonton dan menekankan filosofi mereka untuk merangkul semua rocker lintas generasi.

Tukar Posisi: Bukti Saling Percaya di Panggung

Namun, daya tarik utama yang membuat penonton histeris bukan semata pada lagu-lagu hit. Puncak keseruan dan kekhasan pertunjukan Loh Kok Tum Band adalah saat para personel bertukar posisi dan instrumen.

Momen unik ini menjadi ciri khas yang membuktikan supergrup ini diisi oleh musisi-musisi multi-talenta.

Gitaris Stevie Item memandang konsep tukar posisi ini sebagai tantangan positif yang meningkatkan kualitas show.

Hal ini menunjukkan chemistry yang kuat, di mana musisi-musisi besar ini berani keluar dari zona nyaman mereka untuk menghibur.

Lahir dari Keisengan, Berbuah Kegembiraan

Salah satu momen paling langka malam itu adalah ketika Yuke Sampurna melepaskan bas-nya dan mengambil alih mikrofon di tengah panggung.

Dengan percaya diri, ia memimpin membawakan lagu “Benci Untuk Mencinta” milik Naif, sementara Ello beralih tugas membetot bas.

Loh Kok Tum Band—yang digawangi musisi kenamaan seperti Ello, Yuke Sampurna (Dewa 19), Eno Gitara (NTRL), Stevie Item (Andra & The Backbone), Magi Trisnandi (/rif), dan Reno Fahreza (Nevach)—terbentuk dari ide paling sederhana: bersenang-senang tanpa beban.

Statement:

Ello

“Gila, penonton di Jakarta energinya luar biasa. Dari lagu pertama sampai akhir semua nyanyi bareng, itu yang bikin kami makin semangat buat kasih pertunjukan yang beda.”

“Kami ini kumpul karena iseng dan kangen main musik bareng tanpa beban. Loh Kok Tum Band itu taman bermain, tempat kami bisa mencoba hal-hal gila yang mungkin enggak bisa dilakukan di band masing-masing.”

Yuke

“Setlist kami campur aduk. Ada lagu dari band kami sendiri yang diaransemen ulang, ada juga lagu rok internasional favorit kami seperti The Cranberries dan Pearl Jam. Biar semua yang datang bisa menikmati.”

“Saya sebenarnya iseng saja maju ke depan, biar Ello merasakan bagaimana susahnya jadi basis. Ternyata seru juga jadi vokalis, walaupun cuma satu lagu. Yang penting penonton senang.”

Stevie Item

“Konsep tukar posisi ini sebenarnya tantangan buat kami. Ini membuktikan kami semua multi-instrumentalis dan yang terpenting, kami saling percaya satu sama lain di panggung.”

Magi

“Di sini kami bebas berekspresi. Tidak ada tekanan harus membuat album atau lagu hit. Murni bermain musik untuk kesenangan, dan energi itu yang kami harap sampai ke penonton.”

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam Terakhir

Sepekan Terakhir