Search

Menembus Waktu ke Bolivia: Temuan “Jalan Raya” Dinosaurus Terbesar di Dunia

Sabtu, 24 Januari 2026

Jejak dinosaurus (ABC news)

Jutaan tahun sebelum manusia mengenal aspal dan kendaraan, permukaan Bumi ternyata sudah punya sistem “jalan raya” sendiri yang dilalui oleh para penguasa purba.

Baru-baru ini, para ilmuwan berhasil mengungkap arsip alam yang luar biasa di wilayah Bolivia bagian tengah.

Penemuan ini bukan sekadar fosil biasa, melainkan ribuan jejak kaki dan bekas aktivitas renang dinosaurus yang membuka jendela lebar menuju kehidupan di garis pantai prasejarah yang ikonik.

Lokasi penemuan yang berada di Carreras Pampa, Taman Nasional Torotoro, ini benar-benar bikin geleng-geleng kepala karena skalanya yang masif.

Bayangkan saja, para peneliti menemukan jejak gelombang air yang masih terawetkan sempurna, sejajar dengan tapak kaki para raksasa masa lalu.

Temuan ini seolah mengajak kita melakukan time travel ke masa akhir Periode Kapur, sekitar 145 hingga 66 juta tahun yang lalu, saat wilayah tersebut masih berupa pesisir yang sibuk.

Rekor Dunia Jejak Theropoda dan Jalur Renang Purba

Situs Carreras Pampa kini resmi menyandang predikat sebagai lokasi dengan jumlah jejak kaki dinosaurus terbanyak yang pernah ditemukan di satu titik.

Tidak tanggung-tanggung, tim peneliti yang dipimpin oleh Jeremy McLarty mencatat ada sekitar 16.600 jejak kaki theropoda.

Theropoda sendiri adalah kelompok dinosaurus berkaki dua dengan tiga jari yang dikenal sangat lincah, mulai dari ukuran mungil hingga predator menengah yang cukup mengintimidasi pada zamannya.

Selain rekor tapak kaki, situs ini juga menyimpan jumlah jalur renang dinosaurus terbanyak di dunia, yakni sekitar 1.378 jejak.

Penemuan jejak renang ini sangat unik karena memperlihatkan pola goresan jari kiri dan kanan secara bergantian pada sedimen dasar air.

Hal ini membuktikan bahwa dinosaurus jenis theropoda ternyata punya hobi “nyebur” dan berenang di perairan dangkal, sebuah fakta perilaku yang jarang terpotret secara mendetail dalam catatan sejarah geologi.

Variasi Ukuran dan Perilaku Unik di Garis Pantai

Para ilmuwan menemukan variasi ukuran jejak yang sangat beragam di atas lahan seluas 7.485 meter persegi tersebut.

Ada jejak mungil berukuran kurang dari 10 sentimeter yang diduga milik spesies seperti Coelophysis atau individu muda, hingga jejak raksasa di atas 30 sentimeter yang kemungkinan besar berasal dari Dilophosaurus atau Allosaurus.

Keanekaragaman ini menandakan bahwa garis pantai purba di Bolivia dulunya adalah pusat keramaian bagi berbagai jenis predator.

Hal yang paling mencuri perhatian adalah betapa lengkapnya rekaman perilaku yang tertinggal di sana. Carreras Pampa mengawetkan momen saat dinosaurus sedang berjalan santai, berlari kencang, melakukan belokan tajam, hingga menyeret ekornya di atas lumpur.

Menemukan bekas seretan ekor adalah hal yang sangat langka dalam dunia paleontologi, dan situs ini menyediakan bukti tersebut dalam jumlah yang sangat melimpah, menjadikannya laboratorium alam paling komplet di dunia.

Mengungkap Misteri Migrasi dan Kehidupan Kelompok

Orientasi jejak yang sejajar dalam arah barat laut–tenggara memberikan petunjuk penting bagi para peneliti mengenai cara hidup makhluk ini.

Diduga kuat bahwa Carreras Pampa merupakan jalur migrasi atau “jalan raya” prasejarah di mana para dinosaurus bergerak secara berkelompok.

Pola pergerakan yang teratur ini memberikan bukti kuat bahwa beberapa jenis theropoda memiliki struktur sosial dan tidak selalu hidup menyendiri seperti yang sering digambarkan dalam film-film fiksi.

Bolivia memang sepertinya ditakdirkan menjadi “surga” bagi para pecinta dinosaurus, karena lokasi jejak terbanyak kedua di dunia juga ditemukan di negara ini, tepatnya di situs Cal Orck’o.

Namun, Carreras Pampa dianggap lebih istimewa karena areanya yang jauh lebih luas dan mendatar, sehingga memudahkan para ilmuwan untuk mempelajari mobilitas dinosaurus secara menyeluruh.

Penelitian ini pun sudah dipublikasikan secara resmi di jurnal PLOS One sebagai rujukan ilmiah kelas dunia.

Statement:

Jeremy McLarty, paleontolog dan profesor madya di Southwestern Adventist University, Texas

“Ini adalah jumlah jejak kaki dinosaurus terbanyak yang pernah ditemukan dalam satu lokasi jejak sejauh ini. Selain menyimpan jumlah jejak dinosaurus terbanyak di dunia, lokasi ini juga menyimpan jumlah jalur renang dinosaurus terbanyak yang pernah ditemukan. Situs ini menyimpan bukti dari beberapa jenis perilaku lokomosi yang terawetkan secara tidak biasa.”

3 Poin Penting:

  • Rekor Dunia: Penemuan 16.600 jejak kaki theropoda dan 1.378 jejak renang di Carreras Pampa, Bolivia, menjadikannya situs jejak dinosaurus terbesar yang pernah didokumentasikan.

  • Keanekaragaman Perilaku: Situs ini secara unik mengawetkan berbagai aktivitas dinosaurus mulai dari berlari, berenang, hingga bekas seretan ekor yang sangat jarang ditemukan di lokasi lain.

  • Habitat Purba: Wilayah ini dulunya merupakan garis pantai aktif pada Periode Kapur yang berfungsi sebagai jalur mobilitas berkelompok bagi berbagai jenis spesies dinosaurus.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan