Search

Meta Rilis Aturan Baru Tarif WhatsApp Business: Balas Chat Pakai Agen AI Bakal Kena Biaya

Kamis, 30 Juli 2026

WhatsApp (ist)

Kabar penting nih buat para pelaku bisnis digital yang mengandalkan WhatsApp Business buat berinteraksi dengan pelanggan.

Perusahaan raksasa teknologi Meta baru saja mengumumkan kebijakan tarif baru terkait penggunaan fitur layanan pesan pada platform WhatsApp Business.

Aturan ini memperkenalkan skema biaya baru bagi bisnis yang membalas pesan konsumen, khususnya yang memanfaatkan fitur kecerdasan buatan atau AI.

Perubahan regulasi ini secara mendasar memengaruhi pengiriman pesan non-template yang sudah diterapkan sejak awal Juli.

Jika sebelumnya semua pesan non-template dikategorikan sebagai pesan layanan biasa, kini Meta membaginya menjadi dua segmen utama, yakni pesan layanan standar dan fitur Meta Business Agent.

Kebijakan anyar ini tentu menuntut para pemilik usaha untuk lebih cermat memperhitungkan skema biaya operasional layanan pelanggan mereka.

Perhitungan Berbasis Token dan Skema Biaya Meta Business Agent

Melalui skema Meta Business Agent, Meta mengenakan biaya per pesan balasan menggunakan perhitungan berbasis token yang mencakup pemrosesan agen AI serta pengiriman pesan. Perusahaan membebankan tarif sebesar 2 Dolar AS per satu juta token.

Dalam penggunaannya, satu balasan pesan umumnya menghabiskan sekitar 20 ribu hingga 25 ribu token, yang setara dengan biaya sekitar 4 hingga 5 sen AS atau berkisar Rp700 hingga Rp900 per pesan.

Besaran biaya per pesan balasan ini sebenarnya bersifat fleksibel dan sangat bergantung pada tingkat kompleksitas respons yang dihasilkan.

Balasan pesan yang sederhana dan singkat akan mengonsumsi lebih sedikit token, sehingga biaya yang dikeluarkan pebisnis pun menjadi lebih murah.

Sebaliknya, interaksi yang membutuhkan jawaban rumit dan pemrosesan data mendalam bakal menguras lebih banyak token sehingga biayanya menjadi lebih tinggi.

Jadwal Pemberlakuan Tarif dan Ketentuan Pesan Template Standar

Berdasarkan pengumuman resminya, skema biaya baru untuk penggunaan Meta Business Agent ini bakal mulai berlaku efektif pada 1 Agustus mendatang.

Penetapan tanggal ini memberikan tenggat waktu bagi para pengembang serta pemilik bisnis untuk menyesuaikan sistem layanan pelanggan berbasis AI milik mereka.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi monetisasi layanan berbasis kecerdasan buatan yang makin gencar dilakukan Meta.

Di sisi lain, Meta menegaskan bahwa pesan jenis template standar akan tetap dikenakan tarif per pesan sesuai dengan aturan yang berlaku sebelumnya.

Besaran tarif pesan template ini tetap bervariasi tergantung pada wilayah pasar dan kategori pesan yang dikirimkan.

Pembagian struktur biaya yang jelas ini diharapkan dapat memberikan kepastian bagi para pelaku usaha dalam memilih opsi layanan yang paling efisien.

Rincian Variasi Tarif Service dan Meta Business Agent Berdasarkan Kompleksitas

Untuk kategori pesan layanan biasa (Service), tarif pesan dengan tingkat kompleksitas rendah dipatok sekitar 2 hingga 3 sen AS atau setara Rp361 hingga Rp542 per pesan.

Sementara itu, untuk pesan layanan dengan kompleksitas tinggi, biaya yang dibebankan berkisar antara 9 hingga 10 sen AS atau sekitar Rp1.627 hingga Rp1.808 per pesan.

Perbedaan tarif ini disesuaikan dengan beban pemrosesan sistem layanan pelanggan.

Sementara itu, untuk kategori balasan yang diproses melalui Meta Business Agent dengan tingkat kompleksitas tinggi, tarifnya berada di kisaran 4 hingga 5 sen AS atau setara Rp732 hingga Rp904 per pesan.

Kehadiran variasi tarif baru ini mengharuskan para pelaku bisnis untuk merancang strategi komunikasi pelanggan yang presisi dan efektif agar anggaran operasional tetap efisien.

Statement:

Meta (Developers Meta)

“Perusahaan melakukan perubahan pada pesan non-template sejak 1 Juli 2026. Mulai awal bulan ini dibagi menjadi dua yakni pesan layanan dan Meta Business Agent. Untuk terakhir, Meta akan mengenakan biaya per pesan balasan dengan satu biaya berbasis token yang mencakup pemrosesan agen AI dan pengiriman pesan. Harga per pesan bisa bervariasi bergantung pada kompleksitas.”

3 Poin Penting:

  • Skema Tarif Baru WhatsApp Business: Meta memberlakukan tarif baru untuk balasan pesan non-template melalui fitur Meta Business Agent berbasis kecerdasan buatan (AI) mulai 1 Agustus 2026.

  • Perhitungan Biaya Berbasis Token: Biaya pemrosesan agen AI dibanderol US$2 per 1 juta token, di mana satu pesan balasan rata-rata menghabiskan 20 ribu–25 ribu token (sekitar Rp700–Rp900) tergantung tingkat kompleksitas balasan.

  • Pembedaan Kategori Pesan: Meta memisahkan struktur tarif antara pesan layanan standar (Service) dan Meta Business Agent dengan rentang biaya bervariasi sesuai tingkat kompleksitas interaksi.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan