CATL mengonfirmasi bahwa mobil listrik mungil Nio Firefly kini menggunakan baterai Qilin berkapasitas 60 kWh yang mampu menawarkan jarak tempuh hingga 560 kilometer berdasarkan siklus pengujian China Light-Duty Vehicle Test Cycle (CLTC).
Pembaruan yang diperkenalkan pada 23 Oktober 2026 ini menjadi langkah menarik bagi Firefly untuk memperkuat daya saing di segmen mobil listrik kompak.
Mengutip CnEVPost, CATL mengonfirmasi penggunaan baterai tersebut melalui unggahan di Weibo pada 24 Oktober. Kapasitas baru ini memberikan tambahan jarak tempuh hingga 140 km atau sekitar 33% dibandingkan baterai 42 kWh sebelumnya.
Menariknya, peningkatan kapasitas tersebut diklaim tidak mengubah dimensi baterai maupun bobot kendaraan, sehingga pengguna berpotensi mendapatkan daya jelajah lebih jauh tanpa harus beralih ke mobil dengan ukuran lebih besar.
Baterai CATL Qilin 60 kWh, Jarak Tempuh Meningkat 33%
Baterai Qilin 60 kWh yang digunakan Nio Firefly mengandalkan sel nikel-kobalt-mangan (NCM), berbeda dari baterai 42 kWh sebelumnya yang menggunakan kimia litium besi fosfat (LFP) dari Sunwoda.
Versi terdahulu menawarkan jarak tempuh hingga 420 km berdasarkan pengujian CLTC. CATL sendiri memperkenalkan lini baterai Qilin pada 2022 dan meluncurkan generasi ketiganya pada April 2026.
Meski demikian, perusahaan belum mengungkap generasi Qilin yang dipakai Firefly maupun kemampuan pengisian daya baterai terbaru tersebut.
Perbedaan kimia baterai juga menjadi aspek yang perlu diperhatikan konsumen karena karakteristiknya berkaitan dengan kepadatan energi, biaya, dan pengelolaan termal.
Dengan demikian, angka jarak tempuh yang lebih tinggi memang menarik, tetapi belum cukup untuk menentukan apakah baterai baru ini lebih unggul dalam seluruh aspek penggunaan.
Dari perspektif konsumen, klaim jarak tempuh 560 km perlu dibaca secara realistis. Angka CLTC merupakan hasil pengujian dalam kondisi terstandar dan tidak selalu mencerminkan jarak yang dapat ditempuh dalam penggunaan sehari-hari.
Kecepatan berkendara, suhu lingkungan, penggunaan pendingin kabin, kondisi jalan, serta beban kendaraan dapat memengaruhi konsumsi energi.
Selain itu, CATL belum merinci kecepatan pengisian daya baterai Qilin pada Firefly. Informasi tersebut penting bagi calon pembeli yang kerap melakukan perjalanan jauh dan membutuhkan waktu pengisian singkat.
Karena itu, sebelum menjadikan jarak tempuh sebagai faktor utama pembelian, konsumen sebaiknya mempertimbangkan efisiensi aktual, ketersediaan fasilitas pengisian daya, garansi baterai, serta biaya kepemilikan dalam jangka panjang.
Harga Nio Firefly dan Skema Sewa Baterai BaaS
Di Tiongkok, Nio Firefly dengan baterai 60 kWh ditawarkan mulai 136.800 yuan, dengan kepemilikan baterai termasuk dalam harga tersebut.
Alternatifnya, konsumen dapat memilih skema Battery as a Service (BaaS), yang memisahkan pembelian kendaraan dari kepemilikan baterai.
Melalui skema ini, harga awal kendaraan turun menjadi 79.800 yuan, tetapi pengguna harus membayar biaya sewa baterai sebesar 599 yuan per bulan untuk kapasitas 60 kWh.
Model bisnis tersebut dapat mengurangi biaya awal pembelian, terutama bagi konsumen yang ingin beralih ke mobil listrik tanpa mengeluarkan dana terlalu besar sekaligus.
Namun, harga awal yang lebih murah tidak otomatis berarti biaya kepemilikan keseluruhan lebih rendah.
Konsumen perlu menghitung total biaya sewa selama periode penggunaan, ketentuan kontrak, serta kemungkinan perubahan biaya di masa mendatang sebelum menentukan pilihan.
Nio Firefly juga memberikan kesempatan kepada pemilik lama untuk meningkatkan kapasitas baterai dari 42 kWh menjadi 60 kWh tanpa mengganti mobil.
Bagi pemilik yang membeli kendaraan beserta baterainya, peningkatan permanen dapat diajukan satu tahun setelah tanggal faktur pembelian dengan biaya 17.000 yuan.
Sementara itu, pengguna BaaS dikenai biaya layanan peningkatan permanen sebesar 3.000 yuan, dengan biaya sewa bulanan naik dari 399 yuan menjadi 599 yuan.
Menurut Firefly, kedua baterai menggunakan desain modul standar yang kompatibel, termasuk dimensi rumah baterai, titik pemasangan, dan mekanisme penguncian.
Fleksibilitas ini menjadi nilai tambah karena konsumen dapat menyesuaikan kapasitas baterai dengan kebutuhan perjalanan.
Meski begitu, keputusan peningkatan tetap perlu didasarkan pada perhitungan biaya tambahan dan manfaat jarak tempuh, bukan sekadar tergoda oleh kapasitas yang lebih besar.
Teknologi Battery Swapping Jadi Keunggulan Nio Firefly
Selain baterai berkapasitas lebih besar, Firefly mendukung teknologi penukaran baterai atau battery swapping yang diklaim dapat diselesaikan dalam waktu sekitar tiga menit.
Melalui sistem ini, pengguna tidak perlu menunggu baterai terisi seperti pada pengisian daya konvensional.
Firefly memperoleh akses ke stasiun penukaran baterai generasi kelima milik Nio sejak 7 Agustus 2026, setelah sebelumnya model ini tidak kompatibel dengan stasiun generasi keempat karena dimensi bodi dan jarak sumbu rodanya lebih pendek.
Integrasi tersebut memperlihatkan bahwa inovasi mobil listrik tidak hanya berkaitan dengan kapasitas baterai, tetapi juga infrastruktur yang mendukung penggunaan sehari-hari.
Kendati demikian, manfaatnya tetap bergantung pada persebaran stasiun penukaran, ketersediaan baterai pengganti, dan biaya layanan. Tanpa jaringan yang memadai, teknologi cepat sekalipun belum tentu memberikan kenyamanan optimal bagi semua pengguna.
Penggunaan baterai Qilin turut memperluas kerja sama Nio dan CATL, yang pada Januari 2026 mengumumkan perjanjian lima tahun untuk mengembangkan baterai berumur panjang serta teknologi yang mendukung kompatibilitas penukaran baterai.
Firefly sendiri diluncurkan di Tiongkok pada April 2025 untuk bersaing di segmen mobil listrik berukuran kecil, termasuk menghadapi merek seperti MINI dan smart.
Pada 16 Oktober 2026, Firefly mengumumkan bahwa akumulasi pengirimannya telah mencapai 90.000 unit.
Merek ini mencatatkan pengiriman bulanan tertinggi sebanyak 7.327 unit pada September, sedangkan total pengiriman selama sembilan bulan pertama 2026 mencapai 48.122 unit, menurut data CnEVPost.
Angka tersebut menunjukkan perkembangan merek di pasar asalnya, tetapi keberhasilan jangka panjang tetap akan ditentukan oleh harga, layanan purnajual, keandalan baterai, dan kemudahan akses infrastruktur.
Bagi pasar kendaraan listrik secara umum, strategi baterai yang dapat ditingkatkan dan ditukar berpotensi menjadi alternatif menarik, asalkan manfaat ekonominya benar-benar sejalan dengan kebutuhan konsumen.
3 Poin Penting:
-
Jarak tempuh meningkat: Nio Firefly menggunakan baterai CATL Qilin 60 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 560 km berdasarkan CLTC, naik 140 km dari versi 42 kWh.
-
Dua pilihan kepemilikan baterai: Harga kendaraan mulai 136.800 yuan dengan baterai termasuk, atau 79.800 yuan melalui skema BaaS ditambah sewa baterai 599 yuan per bulan.
-
Bisa meningkatkan dan menukar baterai: Firefly mendukung battery swapping sekitar tiga menit dan kompatibel dengan stasiun penukaran baterai generasi kelima Nio, sehingga pemilik memiliki opsi peningkatan kapasitas tanpa mengganti kendaraan.

![sengketa merk denza byd [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/denza-d9-2026-3Vvvp-300x169.webp)

