Search

Pasar EV di September 2025: Wuling New BinguoEV Memimpin

Rabu, 15 Oktober 2025

Wuling BinguoEV (wuling)

Wuling kembali mengukuhkan posisinya sebagai penentu tren di pasar kendaraan listrik Indonesia, khususnya di segmen yang paling “membumi” dan terjangkau.

Bukti terbaru datang dari bulan September 2025, di mana Wuling New BinguoEV memimpin daftar penjualan mobil listrik terlaris.

City Car mungil bergaya retro ini berhasil mencatat angka penjualan yang memukau, yakni 505 unit, menempatkannya di puncak preferensi konsumen domestik.

Keberhasilan model entry-level ini menunjukkan bahwa minat konsumen terhadap elektrifikasi tidak hanya didorong oleh kemewahan, tetapi juga oleh aksesibilitas dan kemudahan penggunaan di perkotaan.

Pencapaian New BinguoEV ini sekaligus mempertegas dominasi produsen-produsen asal Tiongkok di arena kendaraan listrik nasional.

Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat total penjualan mobil listrik Wuling mencapai 1.339 unit pada September 2025.

Performa gemilang New Binguo Lite menjadi penopang utama, berkat kombinasi yang jarang ditemukan: harga yang kompetitif dan serangkaian fitur yang dinilai sangat pas dengan kebutuhan mobilitas harian masyarakat.

Ini adalah kemenangan bagi elektrifikasi yang merangkul semua kalangan.

Kekuatan Model Asia dan Gesekan di Puncak Penjualan

Sementara Wuling memimpin lewat satu model, produsen Tiongkok lainnya, Chery, juga menunjukkan kekuatan total yang signifikan.

Chery mencatatkan total penjualan yang lebih tinggi, yaitu 2.105 unit untuk periode yang sama, dengan model iCar 03 AWD menjadi kontributor utama.

Hal ini menunjukkan keragaman strategi pabrikan Tiongkok; ada yang fokus pada volume di segmen entry-level (Wuling), ada pula yang dominan lewat model-model baru yang inovatif (Chery).

Fenomena ini menciptakan persaingan yang sehat dan menguntungkan konsumen, yang kini memiliki lebih banyak pilihan kendaraan ramah lingkungan.

Di sisi lain, BYD, yang sebelumnya sempat memimpin pasar, harus rela turun ke peringkat ketiga dengan total penjualan 1.088 unit pada bulan tersebut.

Meskipun demikian, model-model BYD masih mengisi beberapa posisi dalam daftar 10 terlaris. Kondisi ini mencerminkan dinamika pasar yang sangat cepat berubah.

Di tengah kemeriahan segmen listrik, secara makro, penjualan kendaraan roda empat secara keseluruhan (wholesales dan retail sales) menunjukkan penurunan sekitar 11% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Bukti Pergeseran Selera Konsumen

Keberhasilan New BinguoEV untuk menduduki takhta penjualan menegaskan satu hal penting: ada pergeseran signifikan dalam selera konsumen.

Mereka mencari kendaraan listrik yang menawarkan perpaduan antara harga yang terjangkau (memberikan rasa aman finansial) dan fitur yang memadai (memberikan kepraktisan dan modernitas).

Mobil listrik kecil ini, dengan desainnya yang fun dan ramah, berhasil menjadi acuan popularitas di segmennya.

Posisi New BinguoEV yang unggul jauh di atas pesaing-pesaingnya, bahkan mengungguli model-model impor yang lebih mahal, menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia sangat merespons produk yang menawarkan solusi mobilitas perkotaan yang smart tanpa harus mengorbankan sebagian besar pendapatan mereka.

Inilah masa ketika kendaraan listrik mulai menjadi pilihan rakyat, bukan hanya simbol status.

Statement dari Analis Otomotif:

“Data ini secara jelas menunjukkan bahwa konsumen Indonesia kini memprioritaskan mobilitas listrik yang terjangkau dan fungsional. Keberhasilan Wuling New BinguoEV dengan 505 unit terjual adalah cerminan dari peningkatan minat terhadap kendaraan listrik yang menawarkan harga bersaing sekaligus fitur yang memadai untuk kebutuhan sehari-hari. Ini adalah sinyal bahwa adopsi EV sedang bergerak dari segmen premium menuju pasar massal.”

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan