Royalti Ari Lasso Capai Puluhan Juta, WAMI Ungkap Terjadi Miskomunikasi

Rabu, 20 Agustus 2025

Presiden Direktur WAMI Adi Adrian dalam jumpa pers di kantor WAMI, L’Avenue Office & Residence, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (19/8/2025).(KOMPAS.com)

Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Wahana Musik Indonesia (WAMI) mengklarifikasi polemik royalti yang diunggah oleh penyanyi kenamaan, Ari Lasso.

WAMI menyatakan telah mengirimkan royalti puluhan juta rupiah kepada Ari Lasso dalam beberapa bulan terakhir, membantah klaim royalti senilai ratusan ribu yang sempat viral.

Presiden Direktur WAMI, Adi Adrian, dalam jumpa pers di Jakarta pada Selasa (19/8), menjelaskan bahwa unggahan Ari Lasso di Instagram pada Senin (18/8) yang menunjukkan royalti sebesar Rp497 ribu merupakan hasil miskomunikasi.

Menurut Adi, nilai tersebut hanya bagian dari pembayaran royalti, sementara total yang diterima Ari Lasso jauh lebih besar.

Formula Perhitungan yang Dipertanyakan

Meskipun demikian, Ari Lasso dalam unggahannya tetap mempertanyakan formula perhitungan royalti yang digunakan WAMI.

Ia merasa nilai yang diterima tidak sebanding dengan popularitas lagu-lagu hitsnya. Hingga berita ini diterbitkan, Ari Lasso belum memberikan tanggapan lebih lanjut terkait pernyataan WAMI.

Sementara itu, Adi Adrian menegaskan bahwa WAMI selalu diaudit secara profesional dan mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Pihaknya menyatakan siap jika harus diaudit kembali.

Postingan Ari Lasso di akun instagramnya terkait miskomunikasi dengan WAMI (IG @ari_lasso)

Statement:

Presiden Direktur WAMI, Adi Adrian

“Terjadi miskomunikasi terhadap postingan yang bersangkutan yang kemudian memunculkan persepsi keliru di media sosial, dan publik. Nilai royalti yang diterima AL jauh berkali-kali lipat lebih besar dari angka yang beredar.”

“Dalam periode 7 bulan terakhir saja dalam artian Januari sampai Juli 2025, nilai royalti yang diterima AL puluhan juta rupiah. Itu sudah kita transfer.”

“WAMI ini kita diaudit terus. Dari 2022 kemarin sampai 2024 kita diaudit terus.”

“WAMI tanpa diminta ya kita juga akan mengaudit… kita kan ada pengurus dan ada anggota, ya tanggung jawab kita ya itu kita lakukan dan hasilnya itu WTP, wajar tanpa pengecualian. Secara status itu paling tinggi, dan itu enggak ada hal yang [aneh] atau apapun juga.”

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam Terakhir

Sepekan Terakhir