Insiden kecelakaan pendakian kembali terjadi di jalur pendakian Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Seorang wanita warga negara asing (WNA) asal China bernama Li Xianhua (47) dilaporkan terjatuh hingga tak sadarkan diri saat melakukan aktivitas pendakian di gunung berapi tersohor tersebut.
Peristiwa nahas tersebut terjadi di kawasan Batu Ceper, Senaru, Kabupaten Lombok Utara pada pukul 08.00 WITA. Korban mengalami benturan keras di bagian kepala akibat terjatuh, sehingga membutuhkan pertolongan dan evakuasi darurat dengan segera.
Respon Cepat Tim SAR Mataram Menuju Lokasi Kejadian
Laporan mengenai kondisi darurat yang menimpa pendaki asing tersebut diterima oleh Kantor SAR Mataram pada pukul 10.00 WITA dari perwakilan EMHC, Mustiadi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim penolong langsung bergerak cepat menuju titik lokasi untuk memberikan bantuan awal.
Pihak SAR mengerahkan gabungan personel yang berasal dari Unit Siaga SAR Sembalun, Kantor SAR Mataram, hingga Unit Siaga SAR Bangsal.
Penggerakan tim dalam jumlah besar ini dilakukan guna mempercepat jangkauan ke posisi korban yang mengalami cedera serius.
Momen Kritis Pertolongan Medis Awal di Jalur Pendakian
Fokus utama petugas lapangan adalah menjangkau posisi pendaki secepat mungkin untuk memberikan tindakan medis darurat.
Kondisi korban yang mengalami cedera kepala serta kehilangan kesadaran menjadi prioritas penanganan utama agar tidak memperburuk keadaan fisik korban.
Setelah melakukan pencarian intensif di sepanjang jalur pendakian, tim rescue akhirnya berhasil menjangkau posisi korban pada malam hari sekitar pukul 20.15 WITA.
Proses penanganan serta persiapan evakuasi fisik langsung dilakukan di tempat kejadian.
Evakuasi Estafet Dramatis Menembus Gelapnya Malam
Proses evakuasi korban dari kawasan Batu Ceper dilakukan secara estafet menelusuri medan terjal jalur pendakian Senaru. Medan yang ekstrem serta kondisi malam hari menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh personel gabungan yang bertugas di lapangan.
Perjuangan menembus medan berat tersebut berlangsung hingga dini hari. Pada Selasa (15/9/2026) pukul 04.47 WITA, tim SAR gabungan bersama korban akhirnya berhasil tiba dengan selamat di Pos Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Senaru.
Penanganan Medis Lanjutan di Klinik Sembalun
Setibanya di Pos TNGR Senaru, korban langsung dirujuk menggunakan ambulans menuju fasilitas kesehatan terdekat. Langkah ini diambil untuk memastikan korban mendapatkan perawatan intensif atas cedera kepala yang dialaminya.
Korban dievakuasi menuju Nusa Medica Clinic Sembalun guna penanganan medis lanjutan. Sinergi seluruh pihak lapangan memastikan keselamatan jiwa korban tetap terjaga hingga penanganan medis profesional diberikan.
Sinergi Tim Gabungan dalam Misi Kemanusiaan
Keberhasilan misi penyelematan yang memakan waktu belasan jam ini tidak terlepas dari kolaborasi solid berbagai instansi dan elemen masyarakat lokal. Koordinasi yang terstruktur menjadi kunci utama kelancaran aksi evakuasi di medan gunung yang sulit.
Proses evakuasi ini turut dibantu oleh Balai TNGR, Unit SAR Lombok Timur, EMHC, Nusa Medica Clinic Sembalun, Polsek Sembalun, Koramil Sembalun, serta peran vital dari para porter dan pemandu pendakian setempat.
Pentingnya Kewaspadaan dan Kesiapan Fisik Saat Mendaki
Tragedi ini menjadi pengingat berharga bagi seluruh pecinta alam dan wisatawan yang hendak mendaki gunung-gunung tinggi di Indonesia. Jalur ekstrem seperti Gunung Rinjani menuntut kesiapan fisik, mental, serta kehati-hatian ekstra di setiap langkah.
Para pendaki diimbau untuk selalu mematuhi panduan keselamatan serta didampingi oleh pemandu lokal yang berpengalaman. Faktor keselamatan diri harus selalu ditempatkan sebagai prioritas utama dalam setiap kegiatan alam bebas.
Statement:
Bustanil, Kepala Seksi Operasi dan Siaga SAR Mataram
“Kami langsung merespons cepat laporan kondisi membahayakan manusia ini. Fokus utama adalah menjangkau korban secepat mungkin untuk memberikan pertolongan medis awal, mengingat korban dilaporkan mengalami cedera kepala dan pingsan.”
“Pukul 04.47 WITA Tim SAR Gabungan bersama korban tiba di Pos TNGR Senaru. Korban langsung dievakuasi menuju Nusa Medica Clinic Sembalun guna mendapatkan penanganan medis lanjutan.”
3 Poin Penting:
-
Insiden Jatuhnya Pendaki WNA China: Pendaki asal China, Li Xianhua (47), terjatuh di kawasan Batu Ceper Gunung Rinjani hingga pingsan akibat benturan di kepala.
-
Proses Evakuasi Estafet Semalam Suntuk: Tim SAR gabungan berhasil menjangkau korban pada malam hari dan melakukan evakuasi estafet hingga tiba di Pos TNGR Senaru pada Selasa dini hari.
-
Sinergi Tim Gabungan & Rujukan Medis: Keberhasilan penanganan darurat didukung kolaborasi Tim SAR, Balai TNGR, TNI/Polri, serta pemandu lokal sebelum korban dirujuk ke Nusa Medica Clinic Sembalun.



