Kabar mengejutkan datang dari kawasan Underpass Dewi Sartika, Kota Depok. Ikon wajah mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), yang selama ini menghiasi dinding underpass tersebut kini sudah tidak terlihat lagi.
Petugas dari Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Jawa Barat terpantau melakukan aksi pencopotan pada akhir pekan lalu.
Proses pelepasan gambar bergaya Wedha’s Pop Art Portrait (WPAP) itu dilakukan secara bertahap menggunakan alat gergaji dan las hingga bersih tak bersisa.
Langkah ini sontak memicu perbincangan hangat di kalangan warga Depok dan netizen. Ternyata, perubahan ini bukan sekadar urusan estetika belaka, melainkan bagian dari transisi identitas visual di bawah kepemimpinan provinsi yang baru.
Selain gambar wajah sosok yang akrab disapa Kang Emil tersebut, tulisan jargon “Jabar Juara” yang ikonik juga ikut diturunkan oleh petugas di lapangan.
Suasana di lokasi kini tampak berbeda tanpa kehadiran visual yang selama ini menjadi ciri khas infrastruktur tersebut.
Jabar Juara Pensiun Diganti Jabar Istimewa
Perubahan ini juga menyentuh aspek slogan yang selama ini melekat erat pada masa jabatan Ridwan Kamil. Mandor di lokasi, Sanusi, menyebutkan bahwa tulisan “Jabar Juara” nantinya akan digantikan dengan jargon baru, yakni “Jabar Istimewa”.
Perubahan diksi ini dianggap sebagai langkah penyegaran agar selaras dengan arah kebijakan pemerintah provinsi saat ini.
Meski begitu, gambar wajah pahlawan nasional Dewi Sartika masih tetap dipertahankan sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah.
Wali Kota Depok, Supian Suri, juga turut angkat bicara mengenai aksi pencopotan yang berlangsung cepat ini. Ia menegaskan bahwa pihak Pemerintah Kota Depok sama sekali tidak terlibat dalam instruksi penghapusan visual tersebut.
Mengingat Underpass Dewi Sartika merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat, segala bentuk renovasi atau perubahan ikonik di lokasi sepenuhnya menjadi wewenang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tingkat provinsi.
Aspirasi Warga Depok Minta Ikon Pahlawan Lokal
Usut punya usut, ternyata pencopotan wajah Ridwan Kamil ini berawal dari aspirasi masyarakat Depok sendiri. Warga kabarnya menginginkan agar ikon yang terpampang di ruang publik tersebut lebih merepresentasikan identitas lokal.
Menanggapi permintaan tersebut, Pemprov Jabar bergerak cepat untuk merespons keinginan warga agar sosok RK digantikan dengan foto pahlawan asli dari Kota Depok guna memperkuat rasa kepemilikan daerah.
Namun, hingga saat ini pihak berwenang belum membocorkan siapa sosok pahlawan Depok yang akan dipilih untuk menggantikan wajah RK.
Proses transisi ini diharapkan bisa memberikan wajah baru yang lebih inklusif dan bersejarah bagi Underpass Dewi Sartika.
Sejak diresmikan pada Januari 2023, underpass ini memang sudah menjadi sorotan, dan kini babak baru estetikanya sedang disiapkan oleh pemerintah provinsi demi memuaskan ekspektasi warga setempat.
Menanti Wajah Baru di Jantung Kota Depok
Bagi anak muda Depok yang sering melintasi area ini, hilangnya wajah RK mungkin memberikan sensasi yang berbeda saat berkendara.
Namun, semangat “Jabar Istimewa” diharapkan mampu membawa dampak positif yang lebih nyata bagi kualitas infrastruktur di Jawa Barat.
Kolaborasi antara keinginan warga dan respons cepat pemerintah menjadi bukti bahwa ruang publik sangat dinamis terhadap perubahan zaman dan selera masyarakat.
Kini, semua mata tertuju pada rencana desain pengganti yang akan dipasang. Apakah ikon baru nanti bakal lebih instagrammable atau justru lebih formal dengan nuansa sejarah yang kental?
Yang jelas, Underpass Dewi Sartika akan segera memiliki wajah baru yang diharapkan bisa menjadi kebanggaan warga Depok.
Transformasi ini menjadi pengingat bahwa setiap era memiliki ikonnya sendiri, dan kini saatnya pahlawan lokal Depok yang bersinar di panggung utama.
3 Poin Penting:
-
Wajah Ridwan Kamil dan jargon “Jabar Juara” di Underpass Dewi Sartika Depok resmi dicopot oleh Dinas BMPR Jabar.
-
Identitas visual akan diganti dengan jargon “Jabar Istimewa” serta foto pahlawan asli asal Kota Depok sesuai aspirasi warga.
-
Wali Kota Depok, Supian Suri, menyatakan perubahan tersebut sepenuhnya merupakan wewenang dan aset Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
![pembayaran pajak kendaraan [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/pemprov-dki-jakarta-tambah-layanan-samsat-hingga-sabtu-3-300x200.jpeg)
![jemaah haji dan umroh [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/Haji-dan-umroh-adalah-panggilan-Allah-swt-300x225.jpg)
![satpol pp tagih kebijakan kemenkes [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/artikel-9-300x192.webp)
![Kebijakan Dedi Mulyadi - gubernur jawa barat [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/https___asset.kgnewsroom.com_photo_pre_2024_06_03_08e699c2-3427-4e53-81e0-6bd4642ca3fc_jpg-2-300x225.jpg)