Ada kabar gede dari dunia energi nasional! Indonesian Petroleum Association (IPA) baru aja ngumumin hasil Rapat Umum Tahunan Anggotanya di Jakarta pada Rabu (10/12/2025).
Yang bikin heboh, Hashim Djojohadikusumo, yang udah menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hidup, kini resmi ditunjuk sebagai anggota Dewan Pengawas IPA periode 2026.
Penunjukan ini jelas ngasih sinyal penting soal chemistry antara pemerintah dan industri migas. IPA sendiri udah ngasih apresiasi mendalam atas komitmen Hashim.
Mereka berharap banget Hashim bisa sharing arahan strategis dan pengalaman industrinya yang luas, yang bakal ngebantu anggota IPA ngasih kontribusi lebih besar buat ketahanan energi dan transisi energi Indonesia.
Sinergi Pusat dan Prioritas Investasi
Kehadiran Hashim di pucuk Dewan Pengawas IPA diharapin bisa jadi jembatan komunikasi yang lebih mulus antara pelaku industri hulu migas dan pemerintah pusat.
Nggak cuma nambahin bobot organisasi, tapi juga ngasih kepercayaan lebih bagi investor asing yang tergabung di IPA. Maklum, IPA ini diisi oleh perusahaan migas raksasa global dan domestik.
Sesuai dengan target pemerintah buat ningkatin produksi, IPA udah netapin empat area prioritas. Salah satunya yang paling penting adalah kepastian hukum dan penghormatan terhadap kontrak. Isu ini emang jadi concern utama investor.
Dengan adanya Hashim, diharapin advokasi IPA buat narik investasi ke sektor hulu migas Indonesia bakal makin kuat dan didengar.
Kathy Wu, Nakhoda Baru dari BP
Selain Hashim, IPA juga ngumumin susunan kepengurusan baru yang nggak kalah keren. Kathy Wu, yang kini menjabat sebagai Regional President Asia Pacific BP, resmi ditunjuk sebagai Presiden IPA untuk periode 2026.
Kathy didampingi oleh Wakil Presiden dari Medco E&P Indonesia (Ronald Gunawan) dan ExxonMobil Cepu Ltd (Wade Floyd).
Wih, komposisinya bener-bener ngumpulin para big boss migas!
Presiden IPA 2026 yang baru, Kathy Wu, negesin komitmen IPA buat kerja sama dengan pemerintah. Ini nunjukin kalau fokus IPA tetep di nge-gas produksi domestik.
Eksplorasi Cepat dan Revisi UU Migas
Dua prioritas penting IPA lainnya adalah percepatan kegiatan eksplorasi dan dukungan terhadap revisi Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas).
IPA ngarepin agar proses persetujuan untuk PSC (Production Sharing Contract) baru bisa dipercepat dan ada kepastian gede soal perpanjangan kontrak.
Soalnya, eksplorasi itu kunci buat nemuin cadangan migas baru demi ketahanan energi masa depan Indonesia.
3 Poin Penting:
-
Hashim Djojohadikusumo Gabung Dewan Pengawas: Utusan Khusus Presiden, Hashim Djojohadikusumo, resmi diangkat sebagai anggota Dewan Pengawas IPA periode 2026, diharapkan dapat memberikan arahan strategis dan menjembatani komunikasi dengan pemerintah.
-
Kepemimpinan Baru dan Komposisi Global: Kathy Wu (Regional President Asia Pacific BP) ditetapkan sebagai Presiden IPA 2026, didukung Dewan Pengurus yang melibatkan perusahaan migas raksasa global seperti ExxonMobil, ENI, Inpex, dan Mubadala.
-
Empat Isu Prioritas IPA: Fokus strategis IPA untuk 2026 adalah kepastian hukum, percepatan eksplorasi, peningkatan kemudahan berusaha, dan dukungan terhadap revisi Undang-Undang Migas.

![Andre Kuncoro - ayah ocha pontianak [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/nwQDdJT8QcH6Sgep4yc9x0K4JT1oUvSHRBnwTbux-300x169.webp)

