Pajak Januari 2026 Tumbuh Gila-gilaan: Ekonomi Domestik Makin Solid

Kamis, 5 Februari 2026

Menkeu Purbaya (Antara)

Awal tahun 2026 dibuka dengan kabar yang bikin optimis banget buat dompet negara! Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru saja membocorkan kalau realisasi penerimaan pajak pada Januari 2026 mencatatkan tren positif yang sangat impresif.

Nggak main-main, pertumbuhannya tembus 30% secara tahunan atau year on year (yoy). Lonjakan yang signifikan ini diklaim menjadi cerminan nyata kalau kondisi ekonomi domestik kita memang lagi solid-solidnya di awal tahun ini.

Dalam acara Indonesia Economic Summit 2026 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (3/2/2026), Purbaya mengungkapkan kalau penerimaan pajak net tumbuh 30%. Kalau kita intip data Kemenkeu tahun lalu, realisasi per 31 Januari 2025 itu cuma Rp88,89 triliun.

Nah, dengan pertumbuhan segede itu, setoran pajak di Januari 2026 diperkirakan sudah menembus angka Rp115,55 triliun. Angka ini jadi bukti kalau aktivitas ekonomi masyarakat memang lagi “gas pol”.

Rotasi Besar-besaran Pegawai DJP Demi Integritas

Meskipun angkanya lagi cantik banget, Kementerian Keuangan nggak mau cepat puas apalagi lengah. Ada strategi besar yang disiapkan buat mengejar target ambisius sebesar Rp2.357,7 triliun sampai akhir tahun 2026.

Salah satu langkah paling berani yang diambil adalah melakukan pembenahan internal lewat rotasi pegawai. Kabarnya, ada sekitar 70 pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang bakal kena rotasi pada Kamis, 5 Februari 2026 besok.

Langkah rotasi ini bukan tanpa alasan kuat. Selain buat menyegarkan organisasi, kebijakan ini adalah respons tegas atas kegagalan DJP mencapai target di tahun 2025 kemarin. Menkeu Purbaya ingin memastikan nggak ada lagi oknum yang menghambat kinerja institusi.

Rotasi ini diharapkan bisa jadi mesin penggerak baru agar target penerimaan pajak yang super jumbo di tahun ini bisa benar-benar tercapai dengan cara yang bersih dan profesional.

Sikat Oknum Nakal dan Sorotan Kasus Suap KPP Madya

Bicara soal bersih-bersih, kebijakan rotasi ini juga muncul di tengah sorotan tajam netizen dan publik terhadap integritas aparat pajak.

Belum lama ini, jagat hukum digegerkan dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK terhadap tiga pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara.

Nama-nama seperti Dwi Budi Iswahyu, Agus Syaifudin, hingga Bahtiar kini harus berurusan dengan rompi oranye setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap.

Kasusnya pun tergolong nekat. Para tersangka diduga kuat melakukan praktik “main mata” dengan PT Wanitiara Persada buat memangkas kewajiban pajak. Bayangkan saja, pajak yang seharusnya senilai Rp75 miliar secara ajaib dipangkas menjadi cuma Rp15,7 miliar.

Sebagai imbalannya, oknum-oknum ini diduga menerima suap sebesar Rp4 miliar. Skandal ini tentu jadi luka di tengah prestasi pertumbuhan 30% yang baru saja diraih oleh kementerian.

Upaya Menkeu Kembalikan Kepercayaan Publik

Menkeu Purbaya pun nggak tinggal diam dengan adanya kasus hukum tersebut. Ia sempat melempar pesan menohok kalau pegawai yang ketahuan “main-main” bakal dipindahkan ke tempat sepi. Ini jadi kode keras buat seluruh punggawa pajak agar tetap setia pada aturan dan integritas.

Perbaikan internal menjadi harga mati agar pertumbuhan ekonomi yang sudah bagus ini nggak terhambat oleh praktik korupsi yang merusak tatanan keuangan negara.

Dengan adanya rotasi besar-besaran minggu ini, pemerintah berharap kepercayaan publik bisa pelan-pelan pulih. Fokus utama Kemenkeu saat ini adalah menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik sambil terus melakukan reformasi birokrasi yang transparan.

Target Rp2.357,7 triliun memang berat, tapi kalau ekosistemnya bersih dan ekonomi terus tumbuh positif, angka tersebut bukan mustahil untuk digapai di akhir tahun nanti.

Statement:

Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan

“Angka yang baru kita terima, penerimaan pajak Januari net tumbuh 30%. Jadi bagus keadaannya. Ekonomi juga tumbuh lebih bagus. Namun, rotasi terhadap 70 pegawai pajak akan tetap dilakukan hari Kamis, terutama bagi yang ketahuan main-main, kita pindahkan ke tempat sepi,” tegas .

3 Poin Penting:

  • Realisasi penerimaan pajak Januari 2026 tumbuh impresif 30% (yoy) mencapai sekitar Rp115,55 triliun sebagai indikator ekonomi domestik yang kuat.

  • Menkeu melakukan rotasi tegas terhadap 70 pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) pada 5 Februari 2026 untuk membenahi integritas dan performa institusi.

  • Langkah pembersihan internal ini merupakan imbas dari kasus suap oknum pajak di KPP Madya Jakarta Utara dan kegagalan pencapaian target pajak di tahun sebelumnya.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam Terakhir

Sepekan Terakhir